Aktual.co.id – Kabupaten Aceh Selatan merupakan salah satu Kabupaten tertua di Provinsi Aceh, disahkan melalui Undang-Undang Nomor 7 (drt) Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-kabupaten dalam Lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1092).
Serupa dituangkan dalam Rencana Tara Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Selatan memiliki luas 4.173,82 Km2 atau 417.382,50 Ha.
Dikutip dari laman Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh, Kabupaten Aceh Selatan memiliki potensi pembangunan yang sangat beragam, baik potensi di darat maupun potensi laut beserta isinya.
Kabupaten Aceh Selatan memiliki luas daratan 417.658,85 ha dengan panjang garis pantai ± 169 Km dan luas wilayah laut kewenangan Kabupaten seluas 134.568,62 Ha.
Potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang cukup besar terutama potensi penangkapan ikan karena wilayah Aceh Selatan memiliki batas alam Samudera Indonesia.
Dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 13 kecamatan yang bersinggungan langsung dengan Samudera Indonesia dengan jumlah desa pesisir mencapai 71 desa/gampong.
Hasil penangkapan ikan di wilayah Aceh Selatan mencapai ± 14.154 ton/tahun (2012) dengan jenis potensi ikan yang paling tinggi adalah jenis ikan tongkol, cakalang dan lainnya. Sanggakan untuk potensi lahan budidaya mencapai 367,32 ha.
Suaka Alam Perairan Kabupaten Aceh Selatan merupakan salah satu Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Provinsi Aceh yang dicadangkan melalui SK Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 76/Kepmen-Kp/2020 Tentang Kawasan Konservasi Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Aceh Selatan Dan Perairan Sekitarnya Di Provinsi Aceh.
Kawasan Konservasi Perairan Aceh Selatan dengan luas 3.590,34 (tiga ribu lima ratus sembilan puluh koma tiga empat) Hektare.
Kondisi terumbu karang di Perairan Aceh Selatan, merupakan terumbu karang yang memiliki tipe terumbu karang tepi atau karang tepi (fringing reefs) yang pembentukan terumbu yang mengitari pulau atau susuran dari daratan dan perairan.
Aceh Selatan juga memilki jenis terumbu karang datar atau gosong terumbu (patch reefs) yang kadang-kadang disebut dengan pulau datar.
Terumbu ini tumbuh dari bawah sampai ke atas permukaan dan dalam waktu geologis akan membentuk pulau datar.
Umumnya pulau-pulau ini nantinya akan berkembang secara horizontal atau vertikal dengan kedalaman yang berhubungan dengan dangkal.
Ikan yang ditemukan di perairan Kabupaten Aceh Selatan berjumlah sebanyak 3080 individu di semua lokasi, dengan rata-rata setiap lokasi pengamatan jumlah individu ikan mencapai 2121,25 indi.ha-1 ±.
Jumlah spesies yag ditemukan sebanyak 35 spesies dan 17 famili. Spesies yang mendominasi adalah Pterocaesio tile dan Pterocaesio digramma dari famili Caesionidae dan diikuti oleh spesies Odonus niger dari famili Balistidae. (ndi/Perikanan Kelautan Aceh)
