• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tersangka Penembakan di Bondi Dijerat dengan Pasal Berlapis
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Hukum Kriminal

Tersangka Penembakan di Bondi Dijerat dengan Pasal Berlapis

Redaktur III Rabu, 17 Desember 2025
Share
2 Min Read
Naveed Akram yang tertangkap kamera/ Foto: capture The Guardian
Naveed Akram yang tertangkap kamera/ Foto: capture The Guardian

Aktual.co.id – Terduga pelaku penyerangan Bondi yang selamat dari baku tembak dengan polisi didakwa dengan 59 pelanggaran.  Termasuk 15 tuduhan pembunuhan dan satu tuduhan melakukan tindakan terorisme yang menurut penyelidik mungkin terinspirasi oleh ISIS.

“Polisi akan mendakwa tersangka di pengadilan karena menyebabkan kematian, cedera serius, dan membahayakan nyawa meski bertujuan untuk keagamaan dan menimbulkan ketakutan di masyarakat,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Indikasi awal menunjukkan serangan teroris yang terinspirasi oleh ISIS, sebuah organisasi teroris yang terdaftar di Australia.

“Setelah penyelidikan ekstensif di bawah Operasi Arques, para penyidik ​​mendatangi sebuah rumah sakit tempatnya mendakwa seorang pria berusia 24 tahun dari Bonnyrigg dengan 59 pelanggaran,” kata polisi

Baca Juga:  Aksi Penembakan Menyebabkan 4 Orang Tewas di Carolina Selatan

Mengutik dari The Guatrdian, Akram didakwa setelah sadar dari koma pada hari Selasa dan perkaranya disidangkan di pengadilan pada Rabu sore. Dia tidak mengajukan permohonan jaminan dan akan kembali menghadapi persidangan pada tanggal 8 April.

Di antara dakwaan terhadapnya terdapat 40 tuduhan melukai dengan maksud membunuh, satu tuduhan menempatkan bahan peledak di dalam atau di dekat bangunan, satu tuduhan menembakkan senjata api dengan maksud menyebabkan luka berat, dan satu tuduhan mempertontonkan simbol teroris di depan umum.

Akram dan ayahnya, Sajid Akram yang berusia 50 tahun, diduga melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang menghadiri acara untuk menandai dimulainya festival Hanukkah selama delapan hari di pantai Bondi pada hari Minggu (14/12)

Baca Juga:  Seorang Turis Jerman Carolina Wilga Hilang di Daerah Terpencil Wheatbelt, Australia Barat

Polisi mengatakan bahwa Sajid, yang ditembak mati oleh petugas di tempat kejadian, telah memperoleh senjata yang digunakan dalam serangan itu secara sah.

Penembakan massal tersebut mengakibatkan 15 orang tewas akibat ulah para pelaku, termasuk seorang anak berusia 10 tahun. Sebanyak 17 orang lainnya masih dirawat di rumah sakit karena luka-luka pada saat kejadian.

Insiden tersebut dinyatakan sebagai peristiwa terorisme. Dakwaan terhadap Naveed muncul sehari setelah Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengatakan bahwa serangan tersebut tampaknya terinspirasi oleh ISIS. (ndi/the guardian)

SHARE
Tag :AustraliaBondiPenembakanTeroris
Ad imageAd image

Berita Aktual

Byeon Woo Seok dan IU/ Foto: allkpop
Drama ‘Perfect Crown’ Menuai Banyak Kontroversi Sejarah Tradisi Kerajaan
Selasa, 19 Mei 2026
Ilustrasi siswa SD dan SMP/ Foto: Ist
Ajeng Wirawati: Daya Tampung SMP Negeri Memang Tidak Sebanding Jumlah Lulusan SD
Selasa, 19 Mei 2026
Tangkapan layar pasukan Israel cegat Armada Global Sumud/ Foto: Aljazeera
RI Desak Agar Israel Melepaskan Awak Misi Kemanusiaan
Selasa, 19 Mei 2026
Ilustrasi SPMB/ Foto: Ist
Pemkot Surabaya Akan Membuka Posko Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru
Selasa, 19 Mei 2026
Choi Seung-ho, kepala serikat pekerja Samsung Electronics/ Foto: reuters
Dialog Terus Berlanjut Antara Pekerja dan Manajemen Samsung Terkait Mogok Kerja
Selasa, 19 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Lisa BLACKPINK Pamerkan Gelas Seharga Rp23 Ribu di Media Sosial

Bocoran Ponsel Huawei Nova 16 Akan Segera Diluncurkan

Harga Emas Antam Turun Rp5.000 Menjadi Rp2,764 juta/gr

Ella Langley Menyapu Bersih Semua Kategori di ACM Awards 2026

WNI Peserta Global Sumud Flotilla Ikut Dicegat oleh Pasukan Israel

More News

Song Young Kyu / Foto : Dokumen

Polisi Menelusuri Penyebab Kematian Song Young Kyu di Mobil

Senin, 4 Agustus 2025
Riza Chalid / Foto : Dok

Riza Chalid Dikenal Pengusaha Jaringan Minyak Serta Bidang Usaha yang Menggurita

Jumat, 11 Juli 2025
Polisi berjaga di sekitar Museum Lovre Paris pasca pencurian perhiasan/ Foto: capture People

Museum Louvre Tutup Pasca Peristiwa Pencurian Perhiasan Milik Istri Napoleon Bonaparte

Senin, 20 Oktober 2025
Abdul Wahid (tengah) saat ditunjukkan kepada media/ Foto: courtesy ANTARA

KPK Terus Mendalami Kasus Korupsi Mantan Gubernur Riau Abdul Wahid

Jumat, 5 Desember 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id