Aktual.co.id – Dua pekan usai berpulangnya Lula Lahfah pada 23 Januari 2026, Reza Arap membuat keputusan kontroversial: Marapthon Season 3: The Last Tale tetap tayang sesuai jadwal mulai Sabtu (8/2/2026).
Pengumuman tersebut disampaikan melalui platform X pada Jumat (7/2) ini memicu gelombang reaksi beragam di jagat maya.
Dalam unggahan bertuliskan panjang, Reza menjelaskan keputusannya bukan semata-mata demi konten. Ia menyebut proyek ini amanah sekaligus keinginan terakhir Lula semasa hidup, termasuk impian membeli rumah dari hasil kerja keras bersama.
“Ini bukan soal mengejar views. Ada puluhan orang di balik layar yang menggantungkan nafkah pada proyek ini,” tulisnya. Lula Lahfah, yang dikenal sebagai sosok pendukung setia dalam perjalanan karier Reza Arap, meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat komplikasi kesehatan.
Kabar duka ini membuat publik menduga Marapthon Season 3 telah dinantikan sejak pengumuman awal Desember 2025, akan ditunda hingga kreator siap secara emosional.
Fakta menunjukkan Reza masih berjuang mengelola duka. Dalam unggahan terpisah, ia mengaku belum sanggup membuka galeri ponsel atau media sosial visual seperti Instagram dan TikTok karena dipenuhi kenangan bersama almarhumah.
Platform X menjadi saluran utamanya mengekspresikan perasaan melalui tulisan. Keputusan ini memicu perdebatan sengit. Sebagian warganet menuding adanya “komodifikasi kesedihan”, dengan narasi bahwa tragedi pribadi dimanfaatkan untuk menarik perhatian penonton. Tuduhan ini viral di X dengan tagar #RespectLula yang sempat menjadi trending topik pada Sabtu pagi (8/2).
Ribuan komentar mendukung Reza dengan argumen cara berduka setiap orang berbeda, bagi sebagian orang, melanjutkan aktivitas menjadi mekanisme bertahan.
“Duka bukan kompetisi. Biarkan ia menjalani proses dengan caranya,” tulis salah satu pengguna X yang unggahannya dibagikan lebih dari 5.000 kali. (ndi/berbagai sumber)
