Aktual.co.id – Sepeninggalan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono banyak yang mengaku kehilangan dengan wafatnya pria yang dikenal kalem tersebut.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufida mengaku kehilangan dan memberikan kesan mendalam terhadap almarhum.
“Orangnya adem tidak mudah emosi ketika ada sesuatu yang tidak sejalan dengan dirinya. Oleh sebab itu terlihat betapat lingkungan DPRD Surabaya sangat kondusif,” katanya.
Suatu ketika akan ada paripurna, katanya, Adi sebagai ketua menanyakan kesiapan sampai konsumsi yang akan dihidangkan.
“Neng ada makanan apa, saya jawab bakso ada, tahu campur ada, tapi dalam hati bertanya kok telpon saya, biasanya kan staf yang mengambilkan,” kisah Laila.
Kemudian Adi mendatangi ruangan Laila untuk mengambil makanan tersebut sambil berseloroh paling tidak dimasakkan oleh istrinya.
Di mata Laila Mufida, sosok Adi dikenal santun dan sabar tidak menyukai yang ribut. Toleransi terhadap semua anggota sangat tinggi terutama masalah menjalankan keagamaan.
“Misalnya pada saat adzan beliau menghentikan dahulu meski agenda rapat yang sangat padat. Termasuk pada saat Jumatan dia memberikan kesempatan kepada umat Islam untuk menjalankan ibadahnya,” ujarnya.
Kesantunan Adi inilah yang membuat suasana DPRD Surabaya tenang serta tidak diwarnai konflik, karena dia segera melakukan peredaman dilingkungan dewan. (ndi)
