Aktual.co.id – Steakburger berakar pada kecintaan Amerika terhadap daging sapi. Meskipun hamburger sendiri sudah ada sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, steakburger muncul kemudian ketika para koki dan juru masak rumahan mencari alternatif yang lebih kaya dan lebih juicy daripada patty daging sapi giling standar.
Berbeda dengan burger tradisional, dikutip dari national today, patty steakburger terbuat dari satu potongan daging steak berkualitas tinggi, seperti sirloin, ribeye, atau chuck. Hal ini memberikan tekstur yang lebih konsisten dan rasa yang lebih kuat dan lebih kaya daging pada burger.
Munculnya steakburger terkait erat dengan meningkatnya minat masyarakat Amerika terhadap daging sapi premium dan makanan cepat saji gourmet pada akhir abad ke-20.
Ketika restoran dan para pencinta kuliner mulai bereksperimen dengan burger kelas atas, steakburger mulai muncul di menu restoran dan rumah makan steak kelas atas.
Konsep ini menyebar secara internasional, memengaruhi tren burger di Eropa, Asia, dan sekitarnya. Saat ini, steakburger dirayakan bukan hanya karena rasanya tetapi juga karena keahlian pembuatannya. (ndi/the national today)
