• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)

Redaktur III Kamis, 5 Maret 2026
Share
2 Min Read
ilustasi / Foto: freepik
ilustasi / Foto: freepik

Aktual.co.id – Jangan tertukar, introvert menjauh untuk mengisi energi, sementara Narsisis Terselubung (Covert NPD) menjauh untuk menghakimi dan mencari perhatian.

Introvert vs. Covert NPD Banyak orang salah mengira pengidap NPD sebagai introvert karena keduanya bisa tampak pendiam atau tertutup.

Namun, secara psikologis, motivasi dan perilaku mereka sangatlah bertolak belakang

Tujuan Menarik Diri:

Introvert: Menjauh dari keramaian karena interaksi sosial yang berlebihan menguras energi mereka. Mereka hanya butuh waktu tenang untuk memulihkan diri.

Covert NPD: Menarik diri sebagai bentuk detachment (penjagaan jarak) yang menghakimi. Mereka merasa lebih unggul dari orang lain namun takut dibandingkan atau dikritik, sehingga memilih mengamati dengan sinis dari jauh.

Baca Juga:  Berikut Kebiasaan Menyebalkan yang Merasa Berhak Atas Waktu dan Energi Seseorang

Empati dan Mendengarkan:

Introvert: Umumnya merupakan pendengar yang baik dan memiliki tingkat empati yang tinggi terhadap perasaan orang lain.

Covert NPD: Cenderung menjadi pendengar yang buruk. Mereka sering kali hanya mendengarkan setengah hati dan akan langsung “absen” secara emosional jika topik pembicaraan tidak menguntungkan atau tidak memuja mereka.

Kebutuhan akan Validasi:

Introvert: Biasanya tidak terlalu peduli dengan pengakuan sosial atau menjadi pusat perhatian.

Covert NPD: Memiliki rasa haus yang dalam akan pujian. Orang ini merendahkan diri secara palsu (fishing for compliments) hanya agar orang lain memuji kehebatannya.

Baca Juga:  Psikiatri : Hindari Beban Mental pada Anak Anxiety Selama MPLS

Reaksi terhadap Kritik:

Introvert: Mungkin merasa malu atau reflektif saat dikritik.

Covert NPD: Menganggap kritik sebagai serangan personal yang berat. Karena harga dirinya rapuh, dia akan bereaksi dengan sikap pasif-agresif, menyimpan dendam, atau merasa menjadi korban (playing victim).

Intinya: Introvert murni fokus pada kenyamanan diri sendiri, sedangkan narsisis terselubung fokus pada superioritas diri yang disembunyikan di balik topeng kerendahhatian. (fb)

SHARE
Tag :Gangguan KejiwaanMental healthpsikologi

Berita Aktual

LSP alias Jenderal Listyo Sigit Prabowo/ Foto: Ist
Tersangka LSP Dikenakan Pasal Berlapis Terkait Penyadapan Ilegal
Selasa, 3 November 2026
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (tengah) menyampaikan keterangan pers di Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Yusril Mengajak Masyarakat Percaya Kepada Polri dalam Kasus Penyadapan Ilegal
Selasa, 3 November 2026
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo / Foto: capture ANTARA
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tersangka Penyadapan Ilegal Nomor Telepon Presiden
Selasa, 3 November 2026
Kantor Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia/ Foto: Tribun
Polri Memutasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah di Mabes Maupun Kewilayahan
Selasa, 3 November 2026
Petugas berjuang memadamkan Karhutla/ Foto: Kemenhut
Karhutla Berulang, di Mana Tanggung Jawab Presiden?
Selasa, 3 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mentan Andi Amran Memastikan Stok Pangan Aman di Saat Kondisi Darurat

Pesawat Jet Pribadi Jatuh Menyebabkan Semua Penumpang Meninggal Dunia di Florida

Mabes Polri Buka Suara Terkait Penggeledahan di Ponpes Hamalatul Quran

Getaran Banjir Lahar Berlangsung 6 Jam Usai Hujan di Gunung Semeru

Seorang Mantan Juru Bicara Israel Mengaku Memanipuasi Data Operasi di Gaza

More News

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Penelitian Psikologi, CEO yang Narsisistik Cenderung Memalsukan Emosi Ketika Merasa Kesepian.

Jumat, 30 Mei 2025
Ilustrasi kebahagiaan/ Foto: Freepik

Tips Agar Lebih Tenang Menghadapi Perubahan dalam Kehidupan

Selasa, 11 November 2025
Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026
Remaja yang pernah mengalami cidera otak cenderung memiliki perilaku psikopat kekerasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Remaja dengan Cidera Otak Menunjukan Sifat Psikopat Lebih Tinggi

Rabu, 16 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id