Aktual.co.id – Jangan tertukar, introvert menjauh untuk mengisi energi, sementara Narsisis Terselubung (Covert NPD) menjauh untuk menghakimi dan mencari perhatian.
Introvert vs. Covert NPD Banyak orang salah mengira pengidap NPD sebagai introvert karena keduanya bisa tampak pendiam atau tertutup.
Namun, secara psikologis, motivasi dan perilaku mereka sangatlah bertolak belakang
Tujuan Menarik Diri:
Introvert: Menjauh dari keramaian karena interaksi sosial yang berlebihan menguras energi mereka. Mereka hanya butuh waktu tenang untuk memulihkan diri.
Covert NPD: Menarik diri sebagai bentuk detachment (penjagaan jarak) yang menghakimi. Mereka merasa lebih unggul dari orang lain namun takut dibandingkan atau dikritik, sehingga memilih mengamati dengan sinis dari jauh.
Empati dan Mendengarkan:
Introvert: Umumnya merupakan pendengar yang baik dan memiliki tingkat empati yang tinggi terhadap perasaan orang lain.
Covert NPD: Cenderung menjadi pendengar yang buruk. Mereka sering kali hanya mendengarkan setengah hati dan akan langsung “absen” secara emosional jika topik pembicaraan tidak menguntungkan atau tidak memuja mereka.
Kebutuhan akan Validasi:
Introvert: Biasanya tidak terlalu peduli dengan pengakuan sosial atau menjadi pusat perhatian.
Covert NPD: Memiliki rasa haus yang dalam akan pujian. Orang ini merendahkan diri secara palsu (fishing for compliments) hanya agar orang lain memuji kehebatannya.
Reaksi terhadap Kritik:
Introvert: Mungkin merasa malu atau reflektif saat dikritik.
Covert NPD: Menganggap kritik sebagai serangan personal yang berat. Karena harga dirinya rapuh, dia akan bereaksi dengan sikap pasif-agresif, menyimpan dendam, atau merasa menjadi korban (playing victim).
Intinya: Introvert murni fokus pada kenyamanan diri sendiri, sedangkan narsisis terselubung fokus pada superioritas diri yang disembunyikan di balik topeng kerendahhatian. (fb)
