Aktual.co.id – Mulai dari doodle keju, puff keju, keripik keju, hingga bola keju, camilan lezat ini pasti membuat jari-jari berwarna oranye terang.
Proses pembuatan camilan lezat ini sama menariknya dengan camilan itu sendiri. Doodle keju termasuk dalam daftar eksklusif makanan yang dibuat secara tidak sengaja, yang meliputi es loli, es krim, dan keripik kentang.
Semua makanan enak layak mendapatkan hari perayaan, jadi camilan populer ini memiliki hari untuk menikmati kejayaan kejunya.
Seperti banyak kisah camilan populer lainnya, sejarah cheese doodle memiliki beberapa kemungkinan asal usul. Salah satu yang paling diterima melibatkan seorang pria bernama Morrie Yohai.
Yohai adalah presiden perusahaan ayahnya, Old London Foods, yang berbasis di distrik Bronx, New York. Setelah penemuan makanan, perusahaan tersebut menciptakan makanan lain menggunakan pakan ternak berbahan dasar tepung jagung.
Pada tahun 1948, mesin mereka secara tidak sengaja memproses tepung jagung ini di bawah tekanan tinggi, menghasilkan bentuk tabung.
Sebagai tambahan dalam proses ini, Old London Foods memanggang berbagai rasa keju sebelum menemukan campuran yang tepat.
Cheese Doodlez kemudian memasuki pasar, menjadi hit yang lezat. Sayangnya bagi mereka, Cheetos, merek camilan keju lainnya, mendapatkan distribusi nasional dan memiliki daya tarik pasar yang lebih luas, mengalahkan pesaingnya.
Pada tahun 1965, Borden Condensed Milk Company membeli Cheez Doodle Company, Old London Foods. Borden mengakuisisi perusahaan makanan ringan Wise, tempat Cheez Doodle akhirnya ditempatkan.
Wise menciptakan Crunchy Cheez Doodles pada akhir tahun 1960-an karena orang-orang sangat menyukai camilan ini. Mereka menyukai bentuknya, rasanya, dan tidak keberatan jari-jari mereka tertutup debu keju. Itu berarti mereka bisa menikmati lebih banyak rasa keju.
Saat ini, cheese doodles dianggap sebagai salah satu camilan paling populer dan berbagai rasanya sangat disukai. Camilan ini termasuk dalam kelompok camilan yang biasa ditemukan di pesta, serta menjadi bahan untuk hidangan lainnya.
Sama seperti penciptaannya yang tidak sengaja, cheese doodles telah memiliki kehidupan sendiri. Tidak heran jika camilan lezat ini layak mendapatkan hari spesialnya sendiri. (ndi/national today)
