• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tahu Campur Sudah Ada Sejak Tahun 1700 an dari Lamongan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Tahu Campur Sudah Ada Sejak Tahun 1700 an dari Lamongan

Redaktur III Rabu, 12 Februari 2025
Share
2 Min Read
Tahu campur yang asli khas Lamongan
Tahu campur yang asli khas Lamongan

Aktual.co.id – Sering kali menikmati tahu campur namun banyak yang belum tahu kapan makanan khas Lamongan tersebut ditemukan. Berdasarkan data dari lamongankab.go.id, tahu campur ini berasal dari Desa Padenganploso, Kecamamatan Pucuk Kabupaten Lamongan pada tahun 1700 an.

Dikisahkan, seseorang menjadi koki Belanda di Surabaya membuat menu makanan dengan cara mencampur semua bahan makanan. Resep tersebut tetap dipertahankan ketika dirinya tidak lagi bekerja menjadi juru masak orang Belanda dan menjajakan kepada masyarakat.

Melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, masakan tersebut makin diminati oleh masyarakat yang membeli menu tersebut. Maka dikenalah makanan yang dulunya untuk orang Belanda bernama tahu campur, yang terdiri dari petis, cingur, lontong, kuah, kecambah, serta sayuran.

Baca Juga:  Kue Hazelnut Diyakini Memiliki Kekuatan untuk Menyembuhkan

Dulu tahu campur ditambakan tauco tapi karena rasanya kurang pas, tauco tidak lagi dipakai dalam resepnya. Nama orang Padenganploso tersebut tidak diketahui dikarenakan sudah turun temurun sejak tahun 1700 dan belum didokumentasikan.

Resep penyempurnaan tahu campur dilakukan setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut sejarah, tahu campur ini makanan khas pemberontakan, karena waktu berjualan, pikulan atau rombong tempat jualan diberikan simbol kain warna merah sebelah kanan dan warna putih di sebelah kiri.

“Tahu campur juga pernah menjadi icon kabupaten, yaitu Lamongan kota tahu campur. Para pemimpin Padenganploso sejak dulu ingin membuat event atau festival tahu campur. Hal ini sebagai perkenalan bahwa tahu campur asli dari Padenganploso,” ketik Lamongankab.go.id.

Baca Juga:  Bermula dari Lambang Hati, Cokelat Jadi Simbol Hari Kasih Sayang

Kemudian pada tahun 2023 untuk kali pertama di gelar Festival Tahu Campur di desa Padenganploso dengan menyajikan 3000 porsi tahu campur. Festival ini dihadiri Bupati Lamongan, Dr. Yuhronur Effendi, MBA. dan Desa Padenganploso mendapatkan penghargaan sebagai desa Bumi Tahu Campur. (ndi)

 

SHARE
Tag :kulinerlamongantahu campur
Ad imageAd image

Berita Aktual

iPhone 17/ Foto: Gizmochina
Beredar Rumor Apple Akan Menaikkan Harga iPhone
Kamis, 13 Agustus 2026
Chaeyoung/ Foto: soompi
Chaeyong Meninggalkan TWICE dan JYP Agensi
Kamis, 13 Agustus 2026
Para petugas di antara reruntuhan gempa di Kolombia/ Foto: Anadolu
Jumlah Korban Akibat Gempa Magnitudo 7,4 Bertambah 265 di Kolombia
Kamis, 13 Agustus 2026
Petugas memadamkan kebakaran di kawasan Gunung Bromo/ Foto: tribrata
Wisata Seruni Point Ditutup Dampak Kebakaran di Kawasan Gunung Bromo
Kamis, 13 Agustus 2026
Ilustrasi warga mengamat gerhana matahari/ Foto: vietnam
Eropa Sedang Mengalami Gerhana Matahari Total Pertama Abad Ini
Rabu, 12 Agustus 2026

Mental Health

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ciptakan Inovasi Kelola Sampah, Mahasiswa UPNVJT Hadirkan Teknologi Bottle Press di Bali

Bangunan Tiga Lantai Runtuh Total Akibat Gempa Magnitudo 7,4 di Cali

MUI Kecam Aksi Tantangan Booth Minuman Keras Newport di Jakarta

Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,4 Menyebabkan 111 Korban Meninggal di Kolombia

Harga Emas Antam Naik Rp20.000 Jadi Rp2,710 Juta Per Gram

More News

Erupsi Gunung Semeru/ Foto: capture ANTARA

Gunung Semeru Mengalami Erupsi 300 Hingga 700 Meter di Atas Pucak

Senin, 3 Agustus 2026
Erupsi Gunung Semeru/ Foto; ANTARA

Letusan Awan 3,5 Km Menyertai Erupsi Gunung Semeru

Minggu, 5 April 2026
Wisata sungai menggunakan papan dayung / Foto : Ali Yusa

Wisata Sungai dengan Stand Up Paddle di Surabaya

Selasa, 9 September 2025
Kaldera Danau Toba / Foto : Indonesia

Latar Belakang Geopark Kaldera Toba dapat Kartu Kuning dari UNESCO

Rabu, 21 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id