• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Wabah Meningitis Mengancam Warga Canterbury Inggris
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Wabah Meningitis Mengancam Warga Canterbury Inggris

Redaktur III Kamis, 19 Maret 2026
Share
3 Min Read
Mahasiswa Universitas Kent sedang antri untuk mendapatkan vaksin Meningitis/ Foto: BBC
Mahasiswa Universitas Kent sedang antri untuk mendapatkan vaksin Meningitis/ Foto: BBC

Aktual.co.id – Peringatan kesehatan masyarakat mengeluarkan peringatan wabah meningitis mematikan di Kent. Atas peringatan tersebut seluruh pekerja kesehatan di seluruh Inggris didesak untuk mewaspadai tanda-tanda infeksi.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengeluarkan peringatan saat program vaksinasi yang menargetkan sekitar 5.000 mahasiswa dimulai di Universitas Kent, menyusul wabah yang diduga berasal dari sebuah klub malam di Canterbury.

Seorang siswi kelas enam bernama Juliette di Queen Elizabeth’s Grammar School di Faversham, telah meninggal dunia sehingga jumlah kasus yang terkonfirmasi mencapai 20.

Mengutip dari BBC, Kepala eksekutif UKHSA, Susan Hopkins mengatakan pihaknya sedang berupaya mencari tahu infeksi tersebut menyebar begitu cepat di Canterbury.

Dia mengatakan bahwa vaksin yang dimiliki pemerintah akan digunakan untuk pasien NHS, termasuk siswa di Kent. Pemerintah juga tidak menutup kemungkinan memasok sebagian vaksin tersebut ke apotek untuk kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Cara Cek Bantuan Insentif Guru Non ASN Tahun 2025

Kasus serupa juga dikonfirmasi di Universitas Canterbury Christ Church di mana seorang mahsiswi Tyra Skinner, 20 tahun, tertular meningitis setelah mengunjungi klub malam Club Chemistry.

“Kami hanya mengira dia mengalami gejala flu. Matanya merah selama akhir pekan dan saya pikir dia terkena konjungtivitis, lalu pada hari Senin dia benar-benar sakit, lemas, tidak bertenaga, jadi kami membawanya ke rumah sakit,” kata orang tua Tyra.

Pada hari Rabu, 600 vaksin diberikan kepada mahasiswa di kampus Universitas Kent dengan dosis kedua akan diberikan minimal empat minggu kemudian.

Bersamaan dengan vaksin, lebih dari 6.500 antibiotik pencegahan telah diberikan sebagai tindakan pencegahan. Sejauh ini, vaksin tersebut hanya tersedia untuk mahasiswa yang tinggal di asrama di kampus Canterbury.

Baca Juga:  Pemprov Jawa Timur Mulai Menerapkan Pembatasan Gadget di Sekolah

Para dokter umum di seluruh negeri diinstruksikan meresepkan antibiotik kepada siapa pun yang mengunjungi klub malam tersebut dari tanggal 5 hingga 7 Maret, serta mahasiswa dari Universitas Kent.

Wakil Rektor dan Kepala Universitas Canterbury Christ Church, Prof Rama Thirunamachandran, mengatakan UKHSA telah mengkonfirmasi kasus penyakit meningitis yang melibatkan seorang mahasiswa.

“Kami telah menghubungi individu tersebut secara langsung untuk memberikan dukungan. Kasus ini terkait dengan klaster awal yang berhubungan dengan Klub Kimia,” kata rektor. Thirunamachandran mengatakan kampus tetap terbuka, pembelajaran, dan penelitian akan terus berlanjut.

Menteri Kesehatan Wes Streeting mengatakan wabah tersebut tidak bersifat nasional, tetapi penanganannya dikelola secara nasional.

Dia mengatakan setidaknya ada 350 kasus meningitis setiap tahun dan dia tidak akan terkejut jika ada kasus di berbagai bagian negara yang tidak terkait dengan wabah di Kent.

Baca Juga:  Izin PT GAG Tidak Dicabut Hanya Diawasi Amdal Reklamasi

“Yang membuat kami khawatir tentang wabah di Canterbury adalah kecepatan dan luasnya penyebaran penyakit ini – itu belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

“Itulah mengapa kami sangat proaktif dalam penyediaan antibiotik, karena antibiotik merupakan pengobatan yang efektif, tetapi juga meningkatkan vaksinasi dengan kecepatan dan cara yang biasanya tidak kami lakukan,” kata Wes Streeting

Perdana Menteri Sir Keir Starmer mengatakan ini adalah waktu yang sulit bagi keluarga yang meninggal atau sakit parah. Dia mengatakan para ahli kesehatan sedang berupaya mengidentifikasi kontak dekat, mendistribusikan antibiotik, dan memulai vaksinasi yang ditargetkan. (ndi/BBC)

SHARE
Tag :CanterburyMeningitisUniversitas Kent
Ad imageAd image

Berita Aktual

BABYMONSTER/ Foto: ANTARA
BABYMONSTER Akan Menggelar Konser Tur di Jakarta
Senin, 11 Mei 2026
Warga berkumpul untuk memprotes kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/ Foto: middle east monitor
PM Israel Sebut Perang dengan Iran Belum Berakhir
Senin, 11 Mei 2026
Ilustrasi berawan/ Foto: freepik
Sebagian Kota Besar Indonesia Diperkirakan Berawan Tebal
Senin, 11 Mei 2026
Hostess CupCakes/ Foto: National today
Hostess CupCakes Diproduksi Pertama Tahun 1919
Senin, 11 Mei 2026
Aktifitas pasar di Iran/ Foto: aljazeera
Iran Mengalami Inflasi Kalangan Rumah Tangga Dampak Perang
Senin, 11 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ilustrasi bekerja/ Foto: freepik

Berikut Kiat Agar Tidak Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Bocoran Spesifikasi Honor Magic9 Pro Max yang Bakal Diluncurkan

Perayaan Hari Ibu Dunia Sejak Zaman Romawi Meski Sempat Dihapus dari Kalender

Jennie BLACKPINK Mengumpulkan Pendapatan Rp302 Miliar dari Bisnis Agensinya

Arya Khan dan Pinkan Mambo Mengumumkan Bercerai

BPOM Tindak 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

More News

Petugas gabungan mencari korban banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat/ Foto: capture ANTARA

Korban Bencana Banjir Mencapai 88 Orang di Sumatera Barat

Sabtu, 29 November 2025
Tampilan Cyclone Senyar dari satelit/ Foto: thecsrjournal

BMKG Minta Siaga Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sumut Dampak Siklom Tropis Senyar

Kamis, 27 November 2025
Pantauan Gunung Semeru di Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang / Foto: Capture Semeru

Status Darurat Erupsi Semeru Diperpanjang Hingga 2 Desember 2025

Senin, 24 November 2025
Presiden Prabowo di depan sidang PBB / Foto: youtube

Presiden Prabowo : Kita Harus Mengakui Palestina Sekarang

Selasa, 23 September 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id