Aktual.co.id – Presiden AS Donald Trump berangkat ke Cina pada Selasa (12/05) untuk menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Cina Xi Jinping. Keduanya diperkirakan akan membahas isu-isu perdagangan dan ekonomi, serta Taiwan dan konflik Iran.
Trump mengatakan kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih, “Saya pikir Anda akan melihat bahwa hal-hal baik akan terjadi. Ini akan menjadi perjalanan yang sangat menyenangkan. Banyak hal baik akan terjadi.”
Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu (13/05/2026) malam dan berada di sana hingga Jumat (15/05/2026). Trump terakhir kali mengunjungi Cina pada tahun 2017 di masa jabatan pertamanya.
Trump dan Xi dijadwalkan bertemu pada Kamis (14/05/2026) pagi.
Pertemuan tatap muka ini merupakan yang pertama sejak Oktober, ketika kedua pemimpin itu bertemu di Korea Selatan di sela-sela KTT APEC.
Keduanya akan mengunjungi Kuil Surga, situs Warisan Dunia UNESCO, sebelum menghadiri jamuan makan malam kenegaraan.
Pada Jumat, pemimpin AS dan Cina itu akan mengadakan pertemuan makan siang sebelum Trump meninggalkan Cina.
Taiwan diperkirakan akan menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuan itu. Diyakini Beijing menginginkan agar Trump menyampaikan komentar yang dapat membantu menekan Taiwan. Washington telah menyatakan bahwa tidak akan ada perubahan dalam kebijakannya.
Namun, kekhawatiran makin meningkat mengenai kemampuan daya penggentar AS terhadap Cina, terutama karena AS menghabiskan persediaan senjata dalam konflik Iran.
Trump juga diperkirakan akan membahas penjualan senjata AS ke Taiwan pada pertemuan puncak tersebut. (ndi/NHK)
