Aktual.co.id – Setiap tahun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada tanggal 31 Mei.
Mengutip dari National Today tujuan peringatan ini untuk menyebarkan kesadaran tentang risiko penggunaan tembakau dan menjadikan dunia bebas tembakau.
Sekitar 6 juta orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan tembakau. Dan angka itu meningkat menjadi lebih dari 8 juta pada tahun 2030.
Hari Tanpa Tembakau Sedunia adalah inisiatif dari Organisasi Kesehatan Dunia. Kampanye ini bertujuan menyebarkan kesadaran bahaya tembakau dan dampak negatifnya terhadap kesehatan, serta eksploitasi industri nikotin yang ditujukan kepada kaum muda.
Kampanye ini bertujuan mengurangi penyakit dan kematian yang disebabkan oleh konsumsi tembakau. Tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia untuk tahun 2021 adalah “Berkomitmen untuk Berhenti.”
Negara-negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menciptakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada tahun 1987 sebagai respons terhadap krisis tembakau global serta penyakit dan kematian yang disebabkan oleh epidemi tersebut.
Majelis Kesehatan Dunia mengesahkan Resolusi WHA40.38 pada tahun 1987, yang menyerukan agar tanggal 7 April ditetapkan sebagai “Hari Tanpa Rokok Sedunia”.
Selanjutnya, Resolusi WHA42.19 disahkan tahun 1988, menetapkan tanggal 31 Mei sebagai peringatan tahunan Hari Tanpa Tembakau Sedunia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 8 juta kematian setiap tahun akibat konsumsi tembakau. Tembakau adalah penyebab utama gangguan pernapasan seperti penyakit paru obstruktif kronis, tuberkulosis, dan penyakit paru-paru lainnya.
Pada tahun 2008, WHO melarang segala bentuk iklan atau promosi tembakau. Sebagai negara terpadat di dunia, Tiongkok pemimpin dalam industri rokok. Lebih dari 30% dari total rokok di dunia diproduksi dan dikonsumsi di Tiongkok pada tahun 2014. (ndi/national today)
