Aktual.co.id – Militer AS siap melancarkan serangan lebih lanjut terhadap Iran kapan pun mereka mau demikian disampaikan Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu.
“Serangan semalam sangat dahsyat, dan kami siap melakukan serangan lain kapan pun kami mau,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. Trump mengatakan, militer AS menghancurkan semua peralatan baru yang dicoba bangun oleh Iran di sepanjang Selat Hormuz.
Para pejabat Iran mengatakan pada hari Rabu serangan AS pada Selasa malam menghantam pesta pernikahan di Iran selatan, menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai puluhan lainnya.
Komando Pusat AS mengatakan pada hari Rabu bahwa tengah menyelidiki laporan tersebut dan militer AS tidak pernah menargetkan warga sipil.
Ketika ditanya pada Rabu sore apakah Trump ingin bermaksud mengganti nama Selat Hormuz dengan namanya sendiri, Trump menjawab: “Tidak, tidak… itu hanya sekadar ucapan yang dilontarkan.”
Trump mengemukakan gagasan mengganti nama jalur air strategis tersebut pada Rabu pagi, kurang dari seminggu setelah menandatangani perintah eksekutif yang mengganti nama Danau Ontario menjadi “Danau Amerika” di tengah meningkatnya ketegangan dengan Kanada terkait sengketa tarif.
“Sekarang setelah kita menguasainya di bawah kendali AS, haruskah mengganti nama Selat Hormuz menjadi SELAT TRUMP???” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.
Trump mengatakan dalam sebuah rapat umum di Long Island bulan lalu bahwa dia akan mendeklarasikan selat itu sebagai wilayah AS, menurut laporan media AS.
“Setelah kita selesai mengalahkan Iran yang sedang mengalami kekalahan telak sebentar lagi saya akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat,” kata Trump. (Xinhua/ndi)
