• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Etika dan Profesionalisme Jurnalistik dari Kontroversi Tayangan XPOSE Trans7 
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

Etika dan Profesionalisme Jurnalistik dari Kontroversi Tayangan XPOSE Trans7 

redaksi Rabu, 15 Oktober 2025
Share
5 Min Read
ilustrasi #boikot trans 7/istimewa
ilustrasi #boikot trans 7/istimewa

Aktual.co.id – Dalam era media digital dan penyiaran yang semakin cepat, tanggung jawab jurnalistik terhadap akurasi, keberimbangan, dan etika menjadi semakin krusial. Kasus tayangan XPOSE dari Trans7 berjudul “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?” memberikan catatan penting bagi dunia komunikasi, khususnya jurnalistik dan penyiaran nasional.

Dalam ilmu jurnalistik, cara sebuah peristiwa dibingkai atau framing akan sangat menentukan bagaimana khalayak memaknainya. Judul yang provokatif dan narasi yang disajikan dalam tayangan tersebut telah melakukan negative framing terhadap kehidupan pesantren. Dunia pesantren yang sarat dengan nilai-nilai kedisiplinan, penghormatan, dan adab direduksi menjadi sekadar praktik konservatif yang tidak masuk akal di mata awam.

Dari sudut pandang ilmu komunikasi, tayangan ini menampilkan framing negatif yang jelas mendiskreditkan dunia pesantren dengan cara yang problematis. Produksi siaran yang seharusnya mewakili media nasional malah menampilkan cuplikan ala akun pribadi yang tidak profesional dan menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas informasi.

Sebuah produksi berita atau feature yang bertanggung jawab wajib memberikan ruang yang seimbang bagi semua pihak yang terlibat. Dalam kasus ini, pihak pesantren, dalam hal ini Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Anwar Manshur dan para santri, tidak diberikan hak untuk memberikan penjelasan atau konteks. Tayangan hanya sebatas potongan video dan menyusun narasinya secara sepihak. Praktik semacam ini sangat mencederai etika jurnalistik yang mengedepankan verifikasi, akurasi, serta keadilan, dan yang lebih memprihatinkan adalah pengabaian prinsip dasar cover both sides.

Sebagai lembaga penyiaran yang memiliki jangkauan nasional, TRANS7 memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Broadcasting Code of Ethics menekankan bahwa konten siaran harus menghormati norma-norma sosial, agama, dan kesusilaan masyarakat. Tayangan XPOSE ini mengesankan standar produksi yang lemah, layaknya konten akun media sosial pribadi yang mengejar sensasi tanpa pertimbangan dampaknya kepada penonton.

Baca Juga:  Publik #BoikotTrans7 Kecewa Penayangan Program yang Melecehkan Santri

Dari hal ini, muncul pertanyaan: apakah dengan rating dan share yang tinggi, sebuah media boleh mengorbankan nilai-nilai penghormatan terhadap sebuah institusi pendidikan yang telah berjasa mencetak generasi bangsa? Prinsip do no harm (tidak menimbulkan bahaya/kerugian) seharusnya menjadi panduan. Narasi yang dangkal dan tidak kontekstual tidak hanya berpotensi memicu konflik sosial tetapi juga mengukuhkan stereotip dan prasangka negatif di masyarakat.

Sebagai seorang yang tumbuh di lingkungan pesantren, saya memahami betul bahwa nilai-nilai seperti “minum susu sambil jongkok” bagi seorang santri bukanlah bentuk penindasan, melainkan bagian dari adab dan penghormatan. Nilai-nilai semacam ini, yang mungkin tampak “asing” dari luar, memiliki logika dan filosofi yang dalam di dalam ekosistem pesantren, yang bertujuan untuk melatih kerendahan hati, kedisiplinan diri, dan kesadaran bahwa setiap tindakan, sekecil apa pun, memiliki nilai ibadah. Media memiliki kekuatan untuk membentuk opini publik. Ketika ia hanya menampilkan “potongan” tanpa “konteks”, yang lahir adalah kesimpulan yang dangkal.

Baca Juga:  Digitalisasi Buku Menu di Rest Area Kopi Kluncing, Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Petakan Kebutuhan Menu Digital

Pesantren adalah miniatur masyarakat yang mengajarkan nilai-nilai luhur Islam, seperti saling menghargai, kesederhanaan, dan tanggung jawab sosial, serta nilai-nilai yang justru sangat dibutuhkan bangsa ini hari ini, tidak seharusnya ditampilkan sebagai lelucon atau ejekan. Kontroversi ini memberikan gambaran jelas bahwa penyajian isu budaya atau agama dalam media perlu sensitivitas yang lebih tinggi dan riset mendalam, bukan sekadar mengejar angka penonton atau sensasi semata. Media massa harus mengedepankan peran edukatif dan memperkuat dialog sosial yang konstruktif, bukan memicu konflik akibat framing negatif yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  UPN Veteran Jatim Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Webinar Wellness Tourism Berbasis Riset Ekonomi

Berdasarkan kasus yang sedang terjadi hari ini, saya mendukung langkah yang ditempuh oleh berbagai pihak untuk meminta pertanggungjawaban. Kami mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menindak tegas tayangan yang telah terbukti melanggar prinsip-prinsip penyiaran yang beretika, serta menegakkan standar penyiaran yang melindungi marwah pesantren dari penggambaran yang tidak proporsional dan menyesatkan.

Pihak TRANS7 harus memiliki keberanian moral untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka, sebagai bentuk kedewasaan dan tanggung jawab sebuah lembaga media nasional. Sudah saatnya media kembali kepada khittah jurnalisme yang berpihak pada kebenaran, bukan sensasi yang membangun perspektif, yang memanusiakan subjek, bukan mendiskreditkannya. Implementasi dan pengawasan terhadap etika jurnalistik yang humanis merupakan bagian untuk menjaga kepercayaan publik terhadap media sebagai pilar demokrasi.

(Penulis: Zahrotul Munawwaroh/Dosen Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jawa Timur)

SHARE
Tag :#BoikotTrans7Boikot Trans7
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi penerima KIP jalur SNBT/ Foto: gemini
Sebanyak 39 Ribu Pendaftar KIP Jalur SNBT Layak Terima Bantuan
Senin, 25 Mei 2026
Huawei nova 16 Ultra/ Foto: GSM Arena
Huawei Seri Nova 16 Segera Diluncurkan dengan Kemampuan Baterai 7.000 mAh
Senin, 25 Mei 2026
Dome dengan tampilan BTS/ Foto: allkpop
BTS Membuat Merah Las Vegas Sebelum Pentas Arirang The City
Senin, 25 Mei 2026
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026
Countdown UTBK SNBT/ Foto: laman UTBK SNBT
Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri

Kuil-Kuil Buddha Menyediakan Penginapan Bagi Penonton BTS di Busan

More News

Foto bersama usai acara/dok.aktual.co.id

Public Speaking for Personal Branding, Dosen UPNVJT Ajak Mahasiswa Lampung Tampil Percaya Diri dan Berkarakter

Minggu, 31 Agustus 2025
Tersangka kasus pemerasan sertifikasi K3 di gelar oleh KPK / Foto : youtube KPK

Korupsi di Kementerian Tenaga Kerja dan Relevansi Terhadap Target Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 24 Agustus 2025
Pertemuan CLAS dengan Universidad de La Plata, Argentina/dok.aktual.co.id

UPN Veteran Jatim dan Universidad de La Plata Argentina Jalin Kerja Sama Akademik Lintas Kawasan

Sabtu, 25 Oktober 2025
Foto bersama usai pelatihan/dok.aktual.co.id

Pelatihan Public Speaking Bekali Siswa MTs Nurul Huda Lebih Percaya Diri di Era Digital

Minggu, 17 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id