Aktual.co.id – Pencuri berhasil membobol museum Lovre Paris, Prancis dengan membawa kabur perhiasan senilai jutaan dolar yang dipajang. Hal tersebut disampaikan juru bicara Louvre dalam pernyataan terkait penutupan musem Louvre. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 9.30 waktu setempat, dengan beberapa orang memaksa masuk melalui jendela di Galerie d’Apollon (Galeri Apollo).
“Mereka mencuri perhiasan dari etalase di dalam museum dan melarikan diri dengan sepeda motor,” demikian bunyi pernyataan tersebut. Disampaikan bahwa penyelidikan terkait pencurian ini sedang dilakukan dan daftar detail barang curian sedang disusun.
“Di luar nilai pasarnya, barang-barang ini memiliki warisan dan nilai sejarah yang tak ternilai. Menteri Kebudayaan dan Menteri Dalam Negeri berada di lokasi bersama manajemen museum,” lanjut pernyataan tersebut.
Manajemen museum memutuskan menutup objek wisata tersebut setelah insiden pencurian sebagai tindakan keamanan dan untuk “melestarikan bukti” di tengah penyelidikan yang berlangsung.

“Semua tindakan yang mungkin sedang diambil untuk mendapatkan kembali barang-barang yang dicuri,” demikian simpulan pernyataan Louvre.
Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati mengungkapkan dalam sebuah pernyataan di X, bahwa tidak ada korban luka di antara masyarakat, staf Louvre, atau petugas penegak hukum yang dilaporkan setelah perampokan tersebut.
“Saya ada di lokasi bersama tim museum dan polisi. Investigasi sedang berlangsung,” kata Dati. Dilaporkan oleh media setempat, para pencuri diduga memasuki gedung sambil membawa gergaji mesin kecil dan gerinda sudut untuk mencapai ruangan yang mereka incar. Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez mengatakan kepada media bahwa perampokan tersebut berlangsung sekitar tujuh menit.
Menurut media Le Parisien, Diyakini ada empat orang yang terlibat pencurian tersebut. Dua di antaranya mengenakan rompi kuning yang menyamar sebagai pekerja museum, sementara dua lainnya mengendarai skuter.
Sembilan perhiasan dari koleksi Napoleon dan Permaisuri Marie-Louise dan Eugenie dicuri. Menteri Kebudayaan Dati mengonfirmasi bahwa sebuah perhiasan “ditemukan di dekat museum.” Total dua perhiasan telah ditemukan kembali.
Menurut web museum, Galeri Apollo menyimpan permata tertua paling berharga di Prancis. Permata Mahkota Prancis dipamerkan, bersama berlian-berlian bersejarah seperti Regent, Sancy, dan Hortensia, milik istri kedua Napoleon, Permaisuri Marie Louise,
Setelah pencurian pada hari Minggu, Louvre mengumumkan di media sosial bahwa museum tersebut tetap ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan karena alasan yang luar biasa. (ndi/people)
