• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Lembaga Dewan Adat Mempertanyakan Keabsahan Pengukuhan SISKS Paku Buwono XIV
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Lembaga Dewan Adat Mempertanyakan Keabsahan Pengukuhan SISKS Paku Buwono XIV

Redaktur III Senin, 17 November 2025
Share
3 Min Read
Jelang kirab SISKS Pakubuwono (PB) XIV / Foto: Kompas
Jelang kirab SISKS Pakubuwono (PB) XIV / Foto: Kompas

Aktual.co.id – Prosesi pengukuhan KGPH Purbaya sebagai SISKS Paku Buwono (PB) XIV yang berlangsung di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Sabtu 15/11) langsung menuai penolakan keras dari dua pihak kunci.

Mahamenteri KGPA Tedjowulan dan Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta menyatakan bahwa Jumenengan Nata Binayangakre dianggapnya tidak sah.

Melalui juru bicaranya, Kanjeng Pakoenagoro, Mahamenteri KGPA Tedjowulan yang mengklaim menjabat sebagai ad interim penanggung jawab keraton berdasarkan SK Mendagri 430/2017—menegaskan sikapnya tetap teguh pada adat.

Disampaikan bahwa Mahamenteri tetap teguh pada sikap menghormati masa berkabung 40 hari wafatnya SISKS PB XIII Hangabehi. Berdasarkan surat dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon tertanggal 10 November 2025 menjelaskan bahwa semua pihak diminta untuk menahan diri.

Baca Juga:  Grab Indonesia: Driver Ojol yang Menghadap Wapres Adalah Asli

Pihak mahamenteri menilai penobatan tanggal 15 November 2025 dianggap tindakan yang tidak mengindahkan arahan dari pemerintah maupun dari Mahamenteri.

Tedjowulan juga menyuarakan keinginan agar kedua putra laki-laki mendiang raja PB XIII, baik Purbaya maupun KGPH Hangabehi, dapat berembuk dan mencapai kesepakatan setelah masa 40 hari berlalu.

Sementara pihak Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta yang dipimpin GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng), adik mendiang PB XIII, menyatakan penobatan KGPH Purboyo tidak sah menurut versi keluarga besar mereka.

Penolakan LDA ini didasarkan pada dua poin utama. Pertama pelanggaran paugeran adat di mana tidak ada dasar penunjukan Purbaya sebagai PB XIV. “Ini kan direkayasa seakan-akan ada permaisuri, ada surat wasiat, ada pengangkatan adipati anom (putra mahkota) sebelumnya, ini yang akan kita kaji secara hukum,” tegasnya.

Baca Juga:  Dua Raja Kembali Mewarnai Konflik Keraton Surakarta

Dikatakan juga surat wasiat atau sabdo dalem pihaknya belum pernah diajak komunikasi. Dirinya menunjukkan adanya keretakan komunikasi dan ketidakpercayaan terhadap klaim dasar penobatan Purbaya

Langkah kubu LDA selanjutnya adalah melakukan kajian hukum atas dasar penobatan Purbaya, menegaskan bahwa konflik suksesi dengan dualisme kepemimpinan tetap berlanjut setelah penobatan Purbaya.

Dalam penobatannya Sabtu lalu (15/11), Sri Susuhunan Paku Buwono XIV (PB XIV), yang sebelumnya dikenal sebagai KGPH Purbaya, telah secara resmi dinobatkan sebagai raja baru Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrah di Watu Gilang.

Purbaya menegaskan sabda penobatan: “Ing Watu Gilang iki, Ingsun hanetepake nggenteni kalenggahane Kanjeng Rama Sinuhun Paku Buwono XIII, minangka Sri Susuhunan ing Karaton Surakarta Hadiningrat (Di Watu Gilang ini, Saya menetapkan untuk menggantikan kedudukan Kanjeng Rama (Ayahanda) Sinuhun Paku Buwono XIII, sebagai Sri Susuhunan di Keraton Surakarta Hadiningrat.” (ndi/RADARSOLO)

SHARE
Tag :Keraton SurakartaKGPH PurbayaSISKS Paku Buwono (PB) XIVSolo
Ad imageAd image

Berita Aktual

Gedung Bank Indonesia./ foto : Ist
Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Dilakukan Secara Kolektif Kolegial
Senin, 27 Juli 2026
Masyarakat menyelematkan diri dari badai Noul/ Foto: reuters
Topan Noul Memaksa 700 Ribu Orang Mengungsi di Guangdong
Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo/ Foto: ANTARA
Mensesneg: Presiden Sudah Menerima Surat Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Senin, 27 Juli 2026
emas antam / Foto: Ist
Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2.622 Juta Per Gram
Senin, 27 Juli 2026
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti/ Foto: Capture ANTARA
Destry Damayanti Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia
Senin, 27 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Penggemar Kim Soo Hyun Menyumbangkan Pakaian Anak Tidak Mampu di Korea

Beredar Rumor iPhone Ultra Akan Ditunda Tanggal Perilisannya

ChatGPT Mengalami Down Bagi Pengguna Sebagian Dunia

Febrie Adriansyah Ditahan Selama 20 Hari ke Depan di Rutan KPK

More News

Ganjar Pranowo Ikut Posting Soal LPG 3 Kg

Selasa, 4 Februari 2025
Makkah / Foto : net

Dok ! DPR RI Menyetujui Ada Kementerian Haji dan Umrah

Selasa, 26 Agustus 2025
Asap mengepul setelah serangan Israel di desa al-Katrani di Lebanon selatan / Foto : capture Al Jazeera

Israel Gempur Lebanon Selatan Menyebaban 1 Orang Tewas

Senin, 12 Januari 2026
SPBU Pertamina / Foto: Ist

Kejakgung : BBM Pertamina Sekarang Aman. Warganet : Masyarakat Sudah Kecewa

Minggu, 2 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id