• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: UPN Veteran Jatim Kenalkan Gastronomi Mangrove Lewat Praktikum Lapangan di KRM Surabaya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pakar Menulis

UPN Veteran Jatim Kenalkan Gastronomi Mangrove Lewat Praktikum Lapangan di KRM Surabaya

redaksi Jumat, 5 Desember 2025
Share
4 Min Read
Mahasiswa UPN Veteran Jatim saat praktikum lapangan di Kebun Raya Mangrove Surabaya/dok.istimewa
Mahasiswa UPN Veteran Jatim saat praktikum lapangan di Kebun Raya Mangrove Surabaya/dok.istimewa

Aktual.co.id — Program Studi Pariwisata Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) memperkenalkan konsep gastronomi mangrove kepada mahasiswa melalui praktikum lapangan di Kebun Raya Mangrove (KRM) Gunung Anyar, Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus menguatkan pemahaman ekowisata sekaligus mendorong inovasi kuliner berbasis potensi pesisir.

Kepala UPTD KRM, Dyan Prasetyaningtyas, S.T., mengatakan bahwa KRM Surabaya selama ini dikenal sebagai kawasan konservasi penting dan pusat edukasi lingkungan. Bagi dia, kawasan tersebut kini berkembang menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan konservasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kebun Raya Mangrove bukan hanya destinasi wisata, tetapi laboratorium hidup. Bahkan, produk olahan mangrove menunjukkan bahwa konservasi dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Dyan saat menyambut kedatangan para mahasiswa dan akademisi UPN Veteran Jatim.

Baca Juga:  MTQ Internal 2026 UPN Veteran Jatim, Rektor Dorong Generasi Qur’ani Berjiwa Bela Negara

Ia juga menunjukkan beberapa produk olahan mangrove seperti sirup bogem, selai pidada, dan camilan berbasis mangrove. Semua produk itu merupakan contoh inovasi yang memiliki nilai komersial dan dapat menjadi pendorong wisata edukasi.

Pada kesempatan itu pula, mahasiswa mengikuti tur interpretasi menyusuri jalur kayu di tengah hutan mangrove. Para edukator memperkenalkan karakteristik bogem, pidada, dan lindur, termasuk potensi masing-masing sebagai bahan pangan. Banyak mahasiswa mengaku baru pertama kali mengetahui bahwa buah mangrove dapat diolah menjadi produk kuliner.

“Saya baru tahu mangrove bisa dibuat sirup, dan rasanya cukup unik. Ini menunjukkan potensi kuliner lokal yang masih sangat luas,” ujar salah satu mahasiswa.

Foto bersama usai kegiatan di Kebun Raya Mangrove Surabaya/dok.istimewa
Foto bersama usai kegiatan di Kebun Raya Mangrove Surabaya/dok.istimewa

Praktikum dilanjutkan dengan workshop pengolahan mangrove bersama pelaku UMKM lokal Somano, yang selama ini memproduksi aneka olahan mangrove di Surabaya. Mahasiswa diperlihatkan tahap demi tahap pembuatan sirup bogem hingga proses pengemasan.

Baca Juga:  Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, UPN Veteran Jatim Gelar Edukasi “Anak Hebat, Bijak Pilah Sampah”

Pemilik Somano menekankan pentingnya keberlanjutan bahan baku dan peran generasi muda dalam memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas. “Mahasiswa memiliki peran besar dalam mengenalkan inovasi ini. Semoga pengalaman hari ini memberi inspirasi untuk usaha di masa depan,” katanya.

Pada sesi berikutnya, dosen pengampu mata kuliah, Farta Ade Saputra, S.Pd., Gr., M.Sc., menampilkan demonstrasi teknik flambé pada menu banana split yang dipadukan dengan sirup bogem. Ia menegaskan bahwa gastronomi tidak hanya soal cita rasa, tetapi juga pengalaman visual dan storytelling yang mampu menarik wisatawan. “Bahan pangan lokal bisa memiliki nilai jual tinggi jika dikemas secara kreatif,” ujar Farta.

Baca Juga:  Korupsi di Kementerian Tenaga Kerja dan Relevansi Terhadap Target Pembangunan Berkelanjutan

Di akhir kegiatan, mahasiswa diminta menyusun refleksi akademik dari hasil observasi lapangan. Berbagai gagasan muncul, mulai dari paket wisata edukasi “from forest to table”, kelas memasak mangrove, hingga festival kuliner pesisir.

Dosen Prodi Pariwisata menilai praktikum ini memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memahami penerapan ekowisata secara langsung, mulai dari konservasi lingkungan hingga pemberdayaan UMKM.

Kegiatan di KRM Surabaya ini juga mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal. UPN Veteran Jatim berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung pengembangan wisata mangrove yang berkelanjutan serta memperluas pemanfaatan mangrove sebagai sumber inovasi kuliner.

(Penulis: Praja Firdaus Nuryananda, Farta Ade Saputra, Farid Asfari Rahman, Bergas Anggito Adjie, Alfiandi Imam Mawardi/Dosen UPN Veteran Jawa Timur)

SHARE
Tag :Kebun Raya Mangrove SurabayaUPN Veteran Jawa Timur
Ad imageAd image

Berita Aktual

Dome dengan tampilan BTS/ Foto: allkpop
BTS Membuat Merah Las Vegas Sebelum Pentas Arirang The City
Senin, 25 Mei 2026
Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026
Countdown UTBK SNBT/ Foto: laman UTBK SNBT
Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri
Senin, 25 Mei 2026
Dashboard aplikasi "Reviu Menu MBG" yang memungkinkan guru hingga kepala posyandu untuk menilai kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat/ Foto: Capture ANTARA
BGN Meluncurkan Aplikasi Reviu Menu Makan Bergizi Gratis
Senin, 25 Mei 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Harga Minyak Anjlok di Tengah Harapan Kesepakatan AS dan Iran
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Kuil-Kuil Buddha Menyediakan Penginapan Bagi Penonton BTS di Busan

Hujan Lebat dan Ringan Masih Terjadi Periode 22 – 24 Mei 2026 di Kota Besar

More News

Ilustrasi gejolak di Pati/dok.Aktual.co.id

Gagalnya Manajemen Isu dan Krisis Komunikasi Politik: Pelajaran dari Gejolak Pati

Kamis, 14 Agustus 2025
Pelaksanaan webiner literasi keuangan/dok.istimewa

Kuatkan Literasi Keuangan, UPN Veteran Jatim dan KKKS Plosoklaten Gelar Webinar “Guru Cerdas Financial”

Senin, 17 November 2025
ilustrasi research

Efisiensi Anggaran dan Adaptasi Riset Dosen di Era Digital

Jumat, 14 Februari 2025
Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist

Nutrisi Sehat Saat Puasa: Sederhana, Cukup, dan Optimal

Kamis, 19 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id