Aktual.co.id – KH Zulfa Mustofa resmi menjadi Pejabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kelompok Sultan oleh Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof M Nuh di Jakarta, Selasa (9/12).
Mengutip dari NUonline, Prof M Nuh menjelaskan bahwa KH Zulfa langsung memimpin PBNU sampai masa bakti serta melaksanakan tugas sebagai ketua PBNU sampai terlaksananya muktamar.
“Muktamar ke-35 nanti pelaksanaannya bakal disesuaikan waktunya. Bukan dimajukan karena Muktamar Ke-34 NU di Lampung itu terhitung paling lambat 1 tahun dari semestinya,” katanya
Artinya Muktamar dikembalikan pada siklus semula. “Sebelum hari Raya Haji sudah dilakukan (Muktamar ke-35),” katanya.
Sementara itu, Pj Ketum PBNU Kelompok Sultan KH Zulfa Mustofa bertekad akan menjalankan amanah yang diputuskan dalam rapat pleno.
“Malam ini sebagaimana kita semua ketahui rapat pleno telah menetapkan alfaqir, menetapkan diri saya sebagai Penjabat Ketua Umum,” katanya pada sambutan.
“Saya juga menyampaikan, tidak mau menjadi bagian konflik masa lalu. Tapi saya ingin menjadi solusi jam’iyyah ini di masa depan. Saya mengajak pengurus NU, mari kita bersatu kembali di rumah besar ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Katib Syuriyah PBNU Sarmidi Husna mengungkapkan terdapat dua calon Ketum PBNU Kelompok Sultan, yakni KH Zulfa Mustofa dan Prof Nizar Ali.
“Yang jadi Pj Ketum masih ada dua opsi Prof Nizar sama Kiai Zulfa,” katanya di sela-sela pleno. Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya setelah pengabdiannya selama empat tahun terakhir. “Mudah-mudahan ada perbaikan untuk muktamar yang akan datang,” terangnya. (ndi/NUOnline)
