• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Budi Leksono: Pemerintah Harus Kontrol Harga Jelang Nataru 2026
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Budi Leksono: Pemerintah Harus Kontrol Harga Jelang Nataru 2026

Redaktur III Rabu, 17 Desember 2025
Share
2 Min Read
Budi Leksono/ Foto: aktual
Budi Leksono/ Foto: aktual

Aktual.co.id – Antisipasi kenaikan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota Surabaya untuk mengontrol setiap perubahan harga di berbagai pasar di Surabaya.

“Kami meminta agar Pemkot Surabaya melakukan kotrol harga terhadap perubahan harga terutama yang berkaitan dengan harga barang pokok,” kata Bulek panggilan akrabnya saat ditemui di Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (17/12).

Menurutnya, semua jajaran harus turun memantau serta melakukan perbandingan harga dengan kota kabupaten yang lain.

“Hal ini untuk dijadikan pembanding perubahan harga serta melakukan pencegahan jika ada yang mencoba memainkan harga,” katanya.

Baca Juga:  Pembukaan Selat Hormuz Menurunkan Harga Minyak Mentah Dunia

Bulek menyampaikan agar update harga harus dilakukan oleh Pemkot Surabaya supaya bisa mengatahui jika ada kecurangan yang dilakukan oleh pelaku kecurangan sehingga menyulitkan Masyarakat.

“Produk untuk UMKM harus dipantau oleh pemerintah agar pelaku usaha seperti pembuatan kue kering kesulitan mendapatkan bahan dengan harga baik,” katanya.

Kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 tidak bisa dipungkiri karena adalah momentum untuk memainkan harga, maka pemerintah perlu interfensi terkait fluktuasi harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

“Biasanya yang memainkan harga adalah tengkulak, petani tidak tahu jika ada permainan harga. Makanya pemerintah perlu detail jika ada perubahan harga terutama moment hari besar dan libur bersama,” katanya.

Baca Juga:  Usai Jadi Perbincangan di Media Sosial Terkait Parkir, Ketua DPRD Dukung Penataan Pemkot Surabaya

Tujuan update harga ini untuk memandu konsumen dan masyarakat untuk berbelanja di pasar sehingga bisa ikut mengontrol jika ada kenaikan yang tidak wajar.

“Masyarakat bisa langsung menegur kepada pedagang apabila ada ketidaksamaan antara harga yang disampaikan oleh pemerintah dengan fakta di lapangan,” katanya.

bagi yang melakukan pelanggaran, Bulek meminta agar pemerintah tegas memberikan sanksi kepada pelaku yang memainkan harga, agar tidak terjadi kesewenangan untuk bermain di saat moment hari raya seperti saat ini. (ndi)

SHARE
Tag :DPRD SurabayaKenaikkan HargaNatalTahun Baru 2026
Ad imageAd image

Berita Aktual

Jumpa pers Bareskrim Polri terkait listrik mati di Sumatera/ Foto: courtesy ANTARA
Polri Pastikan Tidak Ada Sabotase Dalam Pemadaman Listrik di Sumatera
Senin, 25 Mei 2026
Countdown UTBK SNBT/ Foto: laman UTBK SNBT
Hari Ini Pengumuman Peserta UTBK SNBT Perguruan Tinggi Negeri
Senin, 25 Mei 2026
Dashboard aplikasi "Reviu Menu MBG" yang memungkinkan guru hingga kepala posyandu untuk menilai kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat/ Foto: Capture ANTARA
BGN Meluncurkan Aplikasi Reviu Menu Makan Bergizi Gratis
Senin, 25 Mei 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Harga Minyak Anjlok di Tengah Harapan Kesepakatan AS dan Iran
Senin, 25 Mei 2026
Foto bersama Panitia dan Peserta Offline Workshop Poster Ilmiah ENLIT 2026/dok.aktual.co.id
Roadshow Enlit 2026, Ajak Anak Muda Kampanyekan Kota Berkelanjutan melalui Poster Ilmiah
Senin, 25 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Aktor Jang Dong Joo Memposting di Media Sosial yang Memicu Kekhawatiran Warganet

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Listrik Padam Membuat Gelap Gulita di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

More News

Poster GTA VI/ Foto: engagatged

Pengembang Game GTA VI Baru Saja PHK Kepala Divisi AI

Sabtu, 4 April 2026
Bisnis baju bekas import/ Foto: Ist

Menkeu: Tindakan Praktik Impor Ilegal Fokus pada Arus Masuk di Pelabuhan

Senin, 27 Oktober 2025
Realme 16T/ Foto: GSM Arena

Realme 16T Diluncurkan dengan Kemampuan Battery 8.000 mAh

Sabtu, 23 Mei 2026
Logo gemini/ Foto: The Verge

Google Meluncurkan Gemini 3 Flash yang Lebih Cepat

Kamis, 18 Desember 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id