• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Rencana Pengangkatan Staf SPPG Menjadi PPPK Jadi Gunjingan Publik di Media Sosial
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Rencana Pengangkatan Staf SPPG Menjadi PPPK Jadi Gunjingan Publik di Media Sosial

Redaktur III Kamis, 22 Januari 2026
Share
4 Min Read
Dapur makan bergizi gratis/ Foto: Jawa Pos
Dapur makan bergizi gratis/ Foto: Jawa Pos

Aktual.co.id – Isu pengangkatan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik.

Warganet pun mencurahkan pendapatnya di platfrom X terkait rencana tersebut. “Negara rajin menelurkan program, tapi abai merawat jasa. Pengangkatan pegawai BGN ke PPPK terasa menampar guru honorer yang bertahun-tahun mengabdi dalam ketidakpastian. Gizi siswa penting, tapi pendidikan karakter dan akal budi jauh lebih mendasar. Guru—yang oleh Bung Karno disebut Rasul Peradaban—tak boleh terus dikorbankan. Prioritas ASN harus segera disetarakan, agar negara tak mengenyangkan perut sambil melaparkan harapan para pendidik,” ketik @Khus***

“Katanya negara lagi DEFISIT, tapi hobi banget nambah beban GAJI PEGAWAI ​Badan Gizi Nasional (BGN) baru lahir langsung dapet Rp217 Triliun, yang mana Rp7,45 Triliun cuma buat biaya ‘ngantor’alias manajemen. Di saat yang sama, mau angkat ribuan ASN/PPPK baru lagi? Efisiensi?,” ungkap @165***

“JPPI mencatat sudah 21.254 orang yang keracunan MBG dan hingga sekarang tidak ada satupun yang mempertanggung jawabkan di hadapan hukum.lebih konyolnya lagi sekarang malah akan di angkat menjadi pegawai PPPK,” kata @Zaky****

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tinjau SPPG Milik Polri di Palmerah Jakarta Barat

“Kok Pegawai SPPG bisa Berstatus PPPK padahal kan swasta gw lebih iklas kalo semua goro honorer puluhan tau jadi PPPK,” ujar @AZ1Z***

Terkait hal tersebut Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan berbagai tafsir keliru yang berkembang di masyarakat.

BGN menegaskan bahwa kebijakan pengangkatan PPPK dalam program MBG tidak mencakup seluruh pegawai maupun relawan yang terlibat di SPPG.

Penegasan ini disampaikan menyusul polemik penafsiran Pasal 17 Peraturan Presiden Nomor 115 tentang tata kelola penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis.

Dalam pasal tersebut tertulis bahwa pegawai SPPG diangkat sebagai PPPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yang kemudian dimaknai secara luas oleh sebagian pihak.

Wakil Kepala BGN, Nanik SD, menjelaskan bahwa frasa “pegawai SPPG” dalam Pasal 17 Perpres Nomor 115 tidak dimaksudkan untuk seluruh tenaga yang terlibat dalam operasional program MBG.

Baca Juga:  KNKT Akan Menggunakan ROV untuk Mendeteksi KMP Tunu Pratama Jaya

Menurutnya, regulasi tersebut hanya merujuk pada posisi tertentu yang memiliki peran strategis. “Yang dimaksud pegawai SPPG dalam konteks PPPK adalah personel inti dengan fungsi teknis dan administratif strategis, bukan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional harian,” ujar Nanik, Selasa (13/1/2026), dikutip dari Kompas.com.

Ia menegaskan, penafsiran yang terlalu umum justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama bagi relawan dan tenaga pendukung yang berharap status PPPK.

BGN menyebut hanya tiga jabatan inti di lingkungan SPPG yang masuk dalam skema pengangkatan PPPK. Jabatan tersebut dinilai memiliki peran vital dalam menjamin keberlangsungan dan akuntabilitas program Makan Bergizi Gratis.

Adapun jabatan yang dimaksud adalah Kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. Ketiganya dianggap memiliki fungsi strategis, baik dalam aspek perencanaan, pengawasan gizi, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan program.

Baca Juga:  Pengambilan PIN SPMB SMA / SMK di Jatim Sudah Dibuka

“Di luar jabatan tersebut, termasuk relawan, tidak masuk dalam skema pengangkatan PPPK,” tegas Nanik.

Meski tidak masuk dalam skema PPPK, BGN menegaskan bahwa peran relawan dan tenaga operasional tetap sangat penting dalam mendukung kelancaran program MBG di lapangan. Keberadaan mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan program yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat secara luas.

BGN berharap penjelasan ini dapat meredam polemik sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis. Kejelasan status kepegawaian dinilai penting agar tidak menimbulkan ekspektasi berlebihan maupun kekecewaan di kemudian hari.

BGN juga mengimbau masyarakat untuk membaca regulasi secara utuh dan tidak menafsirkan satu pasal secara terpisah. Menurut Nanik, kebijakan pemerintah selalu disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kemampuan anggaran negara.

Dengan adanya klarifikasi ini, BGN berharap pelaksanaan program MBG tetap berjalan optimal tanpa dibayangi kesalahpahaman terkait pengangkatan PPPK SPPG. (ndi)

SHARE
Tag :badan gizi nasionalmbgPPPKSPPG
Ad imageAd image

Berita Aktual

Annie ALLDAY PROJECT saat wisuda/ Foto: allkpop
Annie ALLDAY PROJECT Menjadi Wisudawan dari Universits Colombia
Rabu, 20 Mei 2026
Google Gemini/ Foto: engagatged
Gemini Spark dari Google Asisten AI yang Memiliki Kemampuan Bertindak
Rabu, 20 Mei 2026
Foto korban penembakan di Masjid San Diego, California/ Foto: APNews
Polisi Mengatakan Pelaku Teror Menembak di Sekitar Masjid San Diego, California
Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo/ Foto: parlement TV
Presiden Prabowo Target Turunkankan Kemiskinandari 6,0 hingga 6,5 Persen
Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo dalam KEM-PPKF/ Foto: Parlemen TV
Pemerintah Target Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar Rp16,800,- Hingga Rp17,500,-
Rabu, 20 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Lisa BLACKPINK Pamerkan Gelas Seharga Rp23 Ribu di Media Sosial

Bocoran Ponsel Huawei Nova 16 Akan Segera Diluncurkan

Ella Langley Menyapu Bersih Semua Kategori di ACM Awards 2026

Harga Emas Antam Turun Rp5.000 Menjadi Rp2,764 juta/gr

WNI Peserta Global Sumud Flotilla Ikut Dicegat oleh Pasukan Israel

More News

Mobil Plat RI 25/ Foto: capture ANTARA

Polisi Minta Konfirmasi Pemilik Mobil RI 25 yang Menyerobot di Gerbang Tol

Sabtu, 3 Januari 2026
Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri rapat dengar pendapat di DPR RI/ Foto: Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Hadir di Dengar Pendapat Tentang Tanah Eigendom Verponding di DPR RI

Rabu, 19 November 2025
Panser Tarantula milik TNI/ Foto: wikipedia

Dok! Anggaran Kemenhan dan TNI Disetujui Rp187,1 Triliun

Minggu, 21 September 2025
Demo ricuh depan DPR RI Jakarta / Foto : Courtesy ANTARA

Massa Demo Diikuti Pelajar dan Tanpa Korlap di Depan DPR/MPR RI

Senin, 25 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id