Aktual.co.id – Elon Musk mengumumkan akan menghentikan produksi SUV Model X dan sedan ukuran penuh Model S pada forum para investor Rabu (28/1).
“Pada dasarnya sudah waktunya mengakhiri program Model S dan X. Kami memperkirakan akan menghentikan produksi S dan X pada kuartal berikutnya,” katanya dalam forum investor tersebut.
Disampaikan jika pabrik Model S dan X di Fremont, California akan diubah untuk memproduksi robot Optimus Tesla yang akan datang.
Laporan pendapatan triwulanan terbaru Tesla menunjukkan penurunan penjualan dan pendapatan yang merosot karena menggantungkan masa depan perusahaan pada AI dan robotika.
Laporan pendapatan menggambarkan tahun yang kacau bagi Tesla sebagai transisi dari bisnis yang berpusat pada perangkat keras menjadi perusahaan AI fisik.
Harapan tinggi dan yang diuraikan Musk membantu Tesla melampaui ekspektasi Wall Street, meskipun perusahaan tersebut melaporkan penurunan pendapatan total pertamanya kehilangan 3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Tesla melaporkan laba per saham kuartal keempat sebesar $0,50 setelah penutupan pasar pada hari Rabu, melebihi $0,45 yang diperkirakan Wall Street.
Pendapatan yang dilaporkan adalah $24,9 miliar, mengalahkan perkiraan analis sebesar $24,79 miliar. Total pendapatan otomotif perusahaan turun 11% dari tahun ke tahun pada tahun 2025.
Awal bulan ini, Tesla melaporkan angka pengiriman kendaraan kuartal keempatnya, yang mengukur penerimaan mobil oleh pembeli dan bukan penjualan dealer, terjadi penurunan 16% dari tahun ke tahun, terutama di Eropa.
Saham perusahaan naik hingga 4% dalam perdagangan setelah jam kerja, sebelum kemudian mengalami penurunan.
Seiring penurunan penjualan Tesla selama setahun terakhir, Musk dan perusahaan menekankan pergeseran ke arah proyek-proyek berbasis AI seperti robot konsumen Optimus dan Robotaxi yang dapat mengemudi sendiri.
Semua teknologi masih belum terbukti dan belum tersedia secara luas untuk publik, apalagi menguntungkan secara perusahaan. Tetapi Musk mengklaim perusahaan akan mengalami pertumbuhan yang tak tertandingi.
Musk menyatakan Optimus akan menjadi produk terbesar sepanjang masa dan menjadi robot, bersama kendaraan otonom yang akan mengantarkan dunia tanpa kemiskinan.
Tesla berencana produksi Optimus sebelum akhir tahun 2026. Musk mengatakan perusahaan akan menjual robot tersebut kepada publik pada tahun 2027.
Tesla juga mengungkapkan awal bulan ini investor setuju untuk menginvestasikan $2 miliar ke xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk.
Kepala bagian keuangan Tesla, Vaibhav Taneja, menyatakan dalam konferensi pendapatan bahwa belanja modal perusahaan akan mencapai $20 miliar
Meskipun harga saham Tesla anjlok selama masa pemerintahan Musk, namun harga saham pulih ke level tertinggi sepanjang masa pada bulan Desember
Tesla menghadapi persaingan yang ketat dari perusahaan kendaraan listrik lainnya, terutama BYD dari Tiongkok.
Penjualan BYD tumbuh sebesar 28% pada tahun 2025, karena menawarkan alternatif yang lebih murah kepada konsumen di sejumlah pasar dibandingkan Tesla. (ndi/theguardian)
