Aktual.co.id – Iran mengatakan telah melancarkan serangan rudal ke pangkalan udara di Yordania yang menampung pasukan AS, setelah sebelumnya juga menargetkan Kuwait dan Bahrain.
Garda Revolusi mengatakan rudal-rudal tersebut menargetkan pangkalan udara Muwaffaq Salti, yang dikenal tempat berlabuh jet tempur F-35 AS dan pesawat lainnya.
Baik Yordania maupun AS belum mengakui adanya serangan, tetapi jika dikonfirmasi, kemungkinan ini akan menjadi kali pertama Iran menargetkan Yordania sejak dimulainya gencatan senjata pada bulan April.
Serangan AS terhadap Iran menyusul jatuhnya helikopter Apache AS di atas Selat Hormuz, di mana dua awaknya berhasil diselamatkan dalam kondisi stabil.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengatakan AS harus menanggapi kecelakaan helikopter tersebut.
AS melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter militer di lepas Selat Hormuz yang menurut Donald Trump telah ditembak jatuh oleh Iran.
Associated Press melaporkan bahwa helikopter Apache yang jatuh tersebut terbentur drone Iran, tetapi tidak jelas apakah tabrakan itu disengaja.
Serangan udara AS dilaporkan terjadi di sepanjang pantai selatan Iran, di Selat Hormuz. Setelah lebih dari tiga jam aksi militer, Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan serangan telah selesai, dan menambahkan AS tetap siap membela diri terhadap agresi Iran yang tidak beralasan.
Tak lama kemudian, Iran melancarkan serangan balasan terhadap AS, menurut media pemerintah negara tersebut, yang mengatakan pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan itu dan armada kelima AS di Bahrain menjadi sasaran serangan drone.
Kuwait dan Bahrain mengeluarkan peringatan serangan udara dan melaporkan pertahanan udara aktif dalam menangkis serangan. Iran juga mengklaim menargetkan pangkalan AS di Yordania dengan rudal jarak jauh.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan tidak ada serangan yang akan dibiarkan tanpa balasan, tak lama setelah AS melancarkan serangan terhadap Iran.
Dengan mengunggah gambar Selat Hormuz dengan label, Selamanya Teluk Persia, Araghchi mengatakan bahwa terlepas dari kekalahannya di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami.
Lima jam sebelum serangan udara, Trump mengunggah di media sosial bahwa AS harus menanggapi kecelakaan helikopter tersebut , di mana dua awaknya berhasil diselamatkan dalam kondisi stabil.
Namun, sebelum unggahan media sosialnya, Trump meremehkan kecelakaan itu, dengan mengatakan kepada Wall Street Journal dalam sebuah wawancara telepon bahwa itu bukan masalah besar dan bahwa pilotnya baik-baik saja.
Media pemerintah Iran melaporkan tidak ada operasi militer udara yang terjadi di Selat Hormuz selama 24 jam terakhir, menurut Reuters.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan 11 orang tewas dalam serangan udara Israel di kota Tyre di selatan pada hari Selasa. Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola pemerintah melaporkan serangan pertama terjadi tidak lama sebelum militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk seluruh kota dan daerah sekitarnya menjelang serangan di sana. (ndi/the guardian)
