• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Militer AS Kembali Melakukan Serangan Terhadap Obyek Vital di Iran
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

Militer AS Kembali Melakukan Serangan Terhadap Obyek Vital di Iran

Redaktur III Kamis, 9 Juli 2026
Share
4 Min Read
Tangkapan layar serangan AS terhadap Iran/ Foto: The Guardian
Tangkapan layar serangan AS terhadap Iran/ Foto: The Guardian

Aktual.co.id – Militer AS melakukan gelombang serangan lain terhadap Iran pada hari Rabu, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang telah “berakhir” .

Media pemerintah Iran melaporkan ledakan di kota pelabuhan Bandar Abbas di Selat Hormuz; di Sirik, kota pesisir selatan lainnya; dan provinsi Bushehr di barat daya, tempat kompleks pembangkit listrik tenaga nuklir Iran.

Dilaporkan The Guardian, bersamaan dengan gambar yang diklaim sebagai ledakan di Chabahar, Trump menulis di Truth Social: “Ini sebagai pembalasan atas pemboman kapal kemarin oleh Iran. Jika terjadi lagi, akan jauh lebih buruk!”

Komando Pusat AS mengkonfirmasi serangan tersebut dengan memposting di X. “Atas arahan Panglima Tertinggi, pasukan Komando Pusat AS mulai melakukan serangan tambahan terhadap Iran untuk lebih melemahkan kemampuan mereka mengancam kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” ketiknya

Baca Juga:  Mengenal Charlie Kirk Politisi yang Dekat dengan Presiden Trump

“Amerika Serikat meminta pertanggungjawaban Iran atas agresi tak beralasan baru-baru ini terhadap kapal komersial dan awak sipil yang bebas berlayar di jalur perairan internasional yang vital.”

Menurut salah satu pejabat AS mengatakan bahwa serangan Rabu malam ini diperkirakan lebih besar daripada serangan yang dilakukan pada hari Selasa

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa ledakan lebih lanjut terdengar di Pulau Abu Musa. Pulau tersebut adalah salah satu dari tiga pulau kecil yang diklaim oleh Uni Emirat Arab yang menjadi tulang punggung kendali Iran atas Selat Hormuz.

Kantor berita Iran, Mehr, melaporkan bahwa serangan di provinsi Bushehr di Iran selatan tidak menyebabkan kerusakan pada pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr.

Baca Juga:  Kontroversi "Pertamax Oplosan" dan Krisis Komunikasi Pemerintah dalam Era Digital

Senator AS Bernie Sanders mengatakan tentang tindakan Trump dengan memulai kembali perang gegabah dengan Iran tidak akan membuat Amerika lebih kuat.

“Itu akan menelan lebih banyak nyawa dan membuang lebih banyak uang pembayar pajak,” katanya. Dalam sebuah unggahan di X, Sanders menambahkan bahwa setelah menyeret Amerika Serikat ke dalam perang yang didasarkan pada kebohongan, Trump kini telah menyatakan gencatan senjata dengan Iran ‘berakhir’ setelah kurang dari sebulan.

Pada hari Selasa, AS menyerang berbagai situs militer dan fasilitas pelabuhan setelah Iran menargetkan beberapa kapal dagang di lepas pantai Oman .

Sebelumnya di KTT NATO di Ankara, Trump mengatakan bahwa AS mungkin akan menyerang Iran dengan keras lagi malam ini, dan menambahkan serangan terbaru ini tidak akan mengakibatkan aksi militer jangka panjang.

Baca Juga:  Kiper Timnas Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel

“Apa pun yang terjadi akan terjadi dengan sangat cepat,” kata Trump, meskipun ia juga mengisyaratkan bahwa militer AS akan menyelesaikan pekerjaan itu begitu saja.

Berbicara di sela-sela KTT tersebut, presiden AS mengatakan bahwa serangan itu merupakan pembalasan berkelanjutan atas serangan Iran terhadap kapal-kapal dagang di Selat Hormuz.

“Mereka berperilaku sangat buruk,” katanya, menuduh negara itu meluncurkan drone dan rudal ke kapal-kapal.

Iran menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata sementara memberinya hak untuk mengatur lalu lintas melalui selat tersebut.

Ketua parlemen, Mohammad Bagher Ghalibaf, seorang negosiator kunci dalam pembicaraan mengenai pengakhiran permanen perang, menulis di X: “Era intimidasi dan pemerasan telah berakhir. Itu tidak membawa ke mana-mana. Kami tidak akan menyerah.” (ndi/the guardian)

SHARE
Tag :Amerika SerikatIsraelPerang AS Vs IranSelat Hormuz
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi gempa bumi / Foto: freepik
Gempa Bumi Magnitudo 4,7 di Selatan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat
Kamis, 9 Juli 2026
emas antam / Foto: Ist
Harga Emas Antam Mengalami Penurunan Rp2.643 Juta Per Gram
Kamis, 9 Juli 2026
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres / Foto : capture ANTARA
PBB Prihatin Konfrontasi Militer Antara AS dengan Iran di Kawasan Teluk
Kamis, 9 Juli 2026
Lee Seung Gi (kanan) dan Lee Da In / Foto: allkpop
Lee Seung Gi dan Lee Da In Menyambut Kelahiran Putranya
Kamis, 9 Juli 2026
Ilustrasi berawan/ foto: freepik
BMKG Memperkirakan Cuaca Berawan di Sebagian Besar Indonesia
Kamis, 9 Juli 2026

Mental Health

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ilustrasi depresi/ Foto: freepik

Peristiwa Negatif Memicu Gejala Depresi pada Remaja Putri dan Putra.

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KCM Akan Mengadakan Acara Pernikahan Setelah Istrinya Melahirkan

Hari Coklat se Dunia Menikmati Makanan yang Populer Seluruh Masyarakat

Kapolri Menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Kepada Tiga Personel Polres Katingan

Presiden Prabowo Menerima Kedatangan PM India Narendra Modi

Pemerintah Mempertahankan Tarif Listrik Untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat

More News

Poster Demon Slayer / Foto : Ist

Film Demon Slayer Cetak Rekor Pendapatan Terbesar di Amerika Serikat

Senin, 15 September 2025
Prof. Dr. Mahfud MD

Mahfud MD : #KaburAjaDulu Bisa Melunturkan Rasa Cinta Tanah Air

Selasa, 18 Februari 2025
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani / Foto : capture ANTARA

Sri Mulyani Posting di Instagram: Kami Mohon Maaf Pasti Banyak Kekurangan

Senin, 1 September 2025
Ilustrasi Pulau Sumatra / Foto : Ist

Dok ! Sengketa 4 Pulau Masuk Wilayah Provinsi Aceh

Selasa, 17 Juni 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id