Aktual.co.id – Yunani mencatat 75 kasus baru virus West Nile sepanjang 19-26 Agustus 2026, sementara enam orang meninggal dalam periode yang sama akibat penyakit yang ditularkan melalui nyamuk tersebut
Sebanyak enam orang meninggal akibat virus West Nile di Yunani dalam sepekan terakhir, sementara 75 kasus baru terdeteksi di tengah meningkatnya penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk tersebut.
Badan Kesehatan Masyarakat Nasional Yunani (EODY) merilis data terbaru mengenai perkembangan virus West Nile di negara itu. Menurut data tersebut, sebanyak 75 kasus baru virus West Nile terdeteksi di Yunani selama periode 19-26 Agustus 2026.
Jumlah korban meninggal akibat virus tersebut sejak awal tahun juga bertambah enam orang dalam sepekan terakhir sehingga totalnya mencapai 19 orang.
Berdasarkan data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), Yunani menjadi negara dengan jumlah kasus virus West Nile terbanyak kedua di Eropa setelah Italia.
Menurut laporan surat kabar Kathimerini, tingginya penyebaran virus West Nile di Yunani dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk letak geografis negara tersebut dan kondisi iklim yang memungkinkan nyamuk bertahan hidup sepanjang tahun.
Selain itu, tidak adanya program pengendalian nyamuk di sejumlah wilayah administratif setempat juga sebagai faktor yang berkontribusi terhadap meluasnya penyebaran virus tersebut. (Anadolu)