• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Batasan yang Ditetapkan oleh Orang yang Memiliki Sehat Mental
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Batasan yang Ditetapkan oleh Orang yang Memiliki Sehat Mental

Redaktur III Kamis, 15 Mei 2025
Share
5 Min Read
Orang yang sehat mental memiliki batasan untuk kenyamanan diri / Foto : blogherald
Orang yang sehat mental memiliki batasan untuk kenyamanan diri / Foto : blogherald

Aktual.co.id – Orang yang sehat secara emosional mengetahui pentingnya menetapkan batasan dan menjalankan batasan tersebut. Tanpa harus meminta maaf kepada orang yang mengganggu kehidupan mentalnya

Psikolog Mia Zhang memberikan kisi – kisi batasan yang bisa diterapkan oleh seseorang jika menghadapi perilaku racun dari orang lain.

Harga Diri

Inti dari semua batasan ini adalah prinsip mendasar: harga diri.  Individu yang sehat secara emosional memiliki rasa hormat yang mendalam terhadap diri sendiri.

Dirinya tidak membiarkan orang lain merendahkannya. Artinya tidak menoleransi perilaku tidak sopan atau membiarkan orang lain memperlakukan hal yang buruk.

Harga diri bukan tentang kesombongan atau menganggap diri lebih baik daripada orang lain.

Ini tentang mengakui harga diri dan menuntut pengakuan yang sama dari orang lain.

Keseimbangan Antara Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi

Dalam dunia yang serba cepat saat ini, mencapai keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi bisa tampak seperti perjuangan berat.

Tetapi individu yang sehat secara emosional menjadikannya prioritas. Menetapkan batasan yang jelas antara tanggung jawab profesional dan waktu pribadi.

Batasan ini adalah tentang mengenali pentingnya waktu istirahat dan waktu luang dalam menjaga kesejahteraan emosional.

Baca Juga:  Menepis Stigma: Dampak Perceraian Terhadap Kesehatan Mental Anak

Penerimaan Terhadap Ketidaksempurnaan

Ini mungkin tampak aneh, tetapi satu batasan penting yang ditetapkan oleh orang yang sehat secara emosional adalah penerimaan terhadap ketidaksempurnaan.

Namun, individu yang sehat secara emosional memahami bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna. Ini tentang mengakui bahwa semua adalah hasil karya yang masih dalam proses, dan tidak apa-apa untuk membuat kesalahan dan belajar darinya.

Mengakhiri Hubungan Beracun

Sikap negatif dan kurangnya dukungan yang terus-menerus membuat seseoramh merasa lelah dan tidak bahagia. Orang-orang yang sehat secara emosional, tahu kapan saatnya untuk meninggalkan hubungan yang merugikan.

Menetapkan batasan ini tidak mudah. ​​Dibutuhkan keberanian untuk mengakui suatu hubungan tidak berjalan baik dan terlebih lagi untuk menjauh darinya. Melepaskan hubungan yang beracun memberi ruang bagi tumbuhnya hubungan yang lebih sehat.

Melindungi Energi Emosional

Menetapkan batasan tegas guna menjaga energi emosional, memilih menghabiskan waktu bersama orang-orang yang membangkitkan semangat daripada yang menjatuhkan. Ini bukan tentang menghindari situasi atau orang yang sulit, tetapi lebih memilih secara sadar menginvestasikan energi emosional seseorang demi kebaikan terbesar.

Baca Juga:  Hal yang Dilakukan Pembicara Hebat yang Tidak Dilakukan Kebanyakan Orang.

Memprioritaskan kesejahteraan emosional dan ketenangan pikiran adalah keputusan yang tulus . Tidak hanya baik-baik saja, tetapi juga perlu untuk melindungi energi emosional. Ini bagian penting dalam menjaga kesehatan emosional dan kebahagiaan.

Privasi

Privasi adalah batasan yang ditetapkan oleh orang yang sehat secara emosional tanpa permintaan maaf. Tidak semua aspek harus diketahui secara terbuka. Orang ini merasa nyaman menjaga privasi sebagian kehidupan, seperti pikiran, perasaan, atau sejarah pribadi.

Privasi bukan tentang kerahasiaan . Privasi tentang memiliki ruang di mana bisa menjadi diri sendiri tanpa tekanan dari penilaian atau pengaruh eksternal.

Keterpisahan Secara Emosional

Individu yang sehat secara emosional memahami tidak bertanggung jawab atas perasaan orang lain. Orang ini berempati, peduli, tetapi juga menghindari gejolak emosi orang lain.

Maksudnya begini, boleh saja bersimpati terhadap masalah teman, namun jangan biarkan stres karena memikirkan teman tersebut.

Batasan ini tidak berarti dingin atau tidak peduli. Melainkan menyadari bahwa setiap orang bertanggung jawab atas emosinya sendiri. Menjaga jarak emosional sangat penting untuk menjaga kesejahteraan emosional diri.

Baca Juga:  Memaafkan Langkah Menyehatkan Mental Seutuhnya

Waktu Perawatan Diri

Orang yang sehat secara emosional mengetahui pentingnya menyisihkan waktu untuk perawatan diri. Ini bukan tentang hari-hari di spa atau perawatan memanjakan; ini tentang menjaga kesehatan mental, emosional, dan fisik.

Menetapkan batasan perawatan diri itu seperti menetapkan batasan di sekitar harta karun – terlalu berharga untuk tidak dilindungi. Jadi, silakan, jadwalkan waktu untuk diri sendiri tanpa merasa bersalah.

Menghormati Ruang Pribadi

Ruang pribadi adalah batasan yang dibutuhkan setiap orang. Orang yang sehat secara emosional memahami bahwa ruang pribadi, baik fisik maupun emosional, sangat penting.

Mengatakan Tidak

Salah satu batasan paling mendasar yang ditetapkan oleh orang yang sehat secara emosional adalah kemampuan untuk mengatakan “tidak”.

Orang yang sehat secara emosional memahami bahwa tidak bisa menjadi segalanya bagi semua orang.  Memiliki keberanian mengatakan tidak tanpa merasa bersalah adalah tanda kedewasaan emosional dan kesadaran diri. Mengatakan tidak tidak berarti orang yang jahat atau egois. Sebaliknya, hal itu menunjukkan menghargai kesehatan mental dan emosional. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthPsikolog

Berita Aktual

LSP alias Jenderal Listyo Sigit Prabowo/ Foto: Ist
Tersangka LSP Dikenakan Pasal Berlapis Terkait Penyadapan Ilegal
Selasa, 3 November 2026
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (tengah) menyampaikan keterangan pers di Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Yusril Mengajak Masyarakat Percaya Kepada Polri dalam Kasus Penyadapan Ilegal
Selasa, 3 November 2026
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo / Foto: capture ANTARA
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tersangka Penyadapan Ilegal Nomor Telepon Presiden
Selasa, 3 November 2026
Kantor Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia/ Foto: Tribun
Polri Memutasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah di Mabes Maupun Kewilayahan
Selasa, 3 November 2026
Petugas berjuang memadamkan Karhutla/ Foto: Kemenhut
Karhutla Berulang, di Mana Tanggung Jawab Presiden?
Selasa, 3 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pesawat Jet Pribadi Jatuh Menyebabkan Semua Penumpang Meninggal Dunia di Florida

Seorang Mantan Juru Bicara Israel Mengaku Memanipuasi Data Operasi di Gaza

Getaran Banjir Lahar Berlangsung 6 Jam Usai Hujan di Gunung Semeru

Harga Minyak Mentah Turun 6% Usai Iran dan AS Berniat Mengakhiri Konflik

Karhutla Berulang, di Mana Tanggung Jawab Presiden?

More News

Kekecewaan akan menjadi kuat dikemudian hari / Foto : freepik

Sikap yang Bisa Mengobati Rasa Sakit Setelah Dikhianati Orang Terdekat

Selasa, 13 Mei 2025
Kecemasan butuh pendampingan untuk latihan meredam gejolak dalam pikirannya / Foto : Freepik

Kecemasan yang Membuat Penderiatanya Merasa Tersiksa

Kamis, 1 Mei 2025
ilustrasi

Lima Kalimat yang Membuat Orang Kurang Cerdas Menurut Psikologi

Rabu, 19 Februari 2025
Berlebihan kadang dinilai ketidakberdayaan seseorang/Foto : Freepik

Berikut Perilaku Seseorang yang Berusaha Keras Padahal Rapuh

Sabtu, 15 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id