• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Nasi Goreng Berasal dari Nasi yang Berlebih Kemudian Digoreng Kembali
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Nasi Goreng Berasal dari Nasi yang Berlebih Kemudian Digoreng Kembali

Redaktur III Senin, 23 Juni 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi nasi goreng / Foto : wikipedia
Ilustrasi nasi goreng / Foto : wikipedia

Aktual.co.id – Nasi goreng memiliki awal yang sama dengan versi nasi goreng lainnya, yakni menghindari pemborosan nasi.

Menggoreng nasi dapat mencegah penyebaran kuman, bakteri, mikroba berbahaya, terutama dalam teknologi pra-pembekuan di Indonesia dan menghindari kebutuhan membuang makanan yang berharga.

Nasi goreng secara tradisional disajikan di rumah untuk sarapan dan secara tradisional dibuat dari nasi sisa dari malam sebelumnya.

Nasi goreng sebenarnya terinspirasi oleh sebuah hidangan Timur Tengah yang disebut Pilaf, yaitu nasi yang dimasak dengan kuah kaldu yang dibumbui.

Saran ini cukup masuk akal dalam kaitannya dengan varian tertentu, yaitu nasi goreng kambing Betawi, yang menggunakan daging kambing, rempah-rempah yang kaya dan minyak Samin yang menunjukkan pengaruh Timur Tengah.

Baca Juga:  Libur Idul Adha Wisatawan Serbu Kepulauan Seribu

Nasi goreng dianggap sebagai bagian dari budaya India. Penyebutan nasi goreng muncul dalam kesusastraan kolonial Hindia Belanda, seperti dalam cerita murid Hidjo karya Marco Kartodikoromo, yang dimuat di surat kabar Sinar Hindia tahun 1918.

Disebutkan dalam buku masak Belanda tahun 1925 Groot Nieuw Vollemenggali Oost Indisch Kookbook. Perdagangan antara Belanda dan Hindia Belanda pada saat itu telah meningkatkan popularitas nasi goreng ke dunia.

Setelah Indonesia merdeka, nasi goreng dianggap sebagai hidangan nasional. Itu ada di menu yang diperkenalkan, ditawarkan dan disajikan di Restoran Teater Indonesia 1964 di dalam paviliun Indonesia di pameran dunia New York.

Baca Juga:  Bau Busuk Akibat Minimnya Aktifitas Nelayan Mencari Ikan di Danau Qorun Mesir

Howard Palfrey Jones, Duta Besar AS untuk Indonesia pada tahun terakhir pemerintahan Ir. Soekarno pada pertengahan dasawarsa 1960-an, dalam memoarnya “Indonesia: a dream possible”, mengatakan bahwa dia seperti nasi goreng.

Dia menggambarkan keberaniannya untuk nasi goreng yang dimasak oleh Hartini, salah satu istri dari Soekarno, dan memujinya sebagai nasi goreng paling enak yang pernah dia rasakan. (ndi/Wikipedia)

SHARE
Tag :Kuliner NusantaraMasakan Indonesiamasakan nusantaraNasi Goreng
Ad imageAd image

Berita Aktual

Foto bersama usai kegiatan/dok.aktual.co.id
UPN Veteran Jatim Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan WhatsApp Marketing Berbasis AI di Malang
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi pertobatan/dok.aktual.co.id
Refleksi Sebuah Fenomen: Perlukah Pertobatan Nasional?
Rabu, 29 April 2026
Tangkapan layar google translate/ Foto: engagatged
Google Translate Ulang Tahun ke-20 Dirayakan Penggunaan AI untuk Pengucapan
Rabu, 29 April 2026
Ilustrasi bugar/ Foto: freepik
Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup
Rabu, 29 April 2026
Logo YouTube/ Foto: Techcrunch
YouTube Menggunakan AI untuk Kebutuhan Perjalanan Pengguna Aplikasi
Selasa, 28 April 2026

Mental Health

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Tips Tetap Bugar di Tengah Tekanan Tuntutan Hidup

Ilustrasi terbakar surya/ Foto: freepik

Musim Kemarau Waspada Penyakit Kulit Dermatitis, Jamur, dan Sun Burn

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Pakar Meminta Meningkatkan Kewaspadaan Megagempa di Jepang

M Qodari Dilantik Sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI

China Blokir Akuisisi Meta Atas Terhadap Pengembang Agen AI Manus

More News

Masyarakat Badui yang masih menyimpan tradisinya / Foto : capture ANTARA

Warga Badui Laksanakan Seba Tanggal 2 – 4 Mei 2025

Minggu, 20 April 2025
Suasana pemandian air panas Pacet / Foto ; captur Radar Mojokerto

Pemandian Air Panas Pacet Tutup Sementara

Rabu, 21 Mei 2025
Desain skyloop yang bisa diakses oleh umum / Foto : capture CNBC

Resor Ultra Mewah Las Vegas Senilai 8 Miliar USD Dibangun di Singapura

Jumat, 18 Juli 2025

Masakan Asia Tenggara Makin Diminati di Cina

Jumat, 23 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id