• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tindakan Seseorang yang Memiliki Kualitas Tinggi Menurut Psikolog
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Tindakan Seseorang yang Memiliki Kualitas Tinggi Menurut Psikolog

Redaktur III Jumat, 4 Juli 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi sikap positif dalam kelompok / Foto : freepik
Ilustrasi sikap positif dalam kelompok / Foto : freepik

Aktual.co.id – Seseorang yang memiliki kualitas baik bukan dilihat dari berapa banyak orang mengenalnya atau berapa kekayaan dimilikinya.

Mental yang sehat menurut psikolog dan juga penulis Farley Ladgerwood ditentukan oleh sikap ketika berkomunikasi dengan lawan bicara atau dalam komunitas.

Untuk menjadi orang yang nyaman di dalam lingkungan dibutuhkan latihan serta pemahaman tengan sikap mental yang baik.

Menanyakan Kabar Seseorang

Cukup kirim pesan bagaimana kabar tanpa harus mengharapkan balasan salah satu cara menjadi sosok yang baik.

Kadang orang selalu mengharapkan balasan ketika menanyakan kabar dari orang tersebut. Namun menurut Farley menanyakan kabar sudah bagian dari membuka diri untuk berkomunikasi.

Memberi Ruang untuk Emosi Seseorang

Sebagian orang sulit melakukan ini karena tiap orang memilikin tipikal yang berbeda. Memberikan ruang emosi kepada orang lain adalah tindakan bijaksana karena mengerti tentang empati.

Baca Juga:  Tanda Wanita yang Hidupnya Tampak Sempurna Namun Tidak Bahagia

Memberikan emosi ini sama halnya memberikan keamanan serta kenyamanan kepada teman atau pasangan untuk meredam gejolak emosinya.

Mengungkapkan Terima Kasih

Orang yang melakukan ini sering kali tidak hanya membuat orang lain senang namun juga mengingatkan orang lain penting terhadap kehadirannya

Mengatakan terima kasih bukan sebatas penghargaan namun juga memberikan kedekatan hubungan sehingga memberikan kebaikan kepada semua.

Berhenti Sejenak Sebelum Bereaksi

Menghembuskan napas sambil mengontrol emosi merupakan kemampuan yang baik untuk kontrol diri. Bentuk ini bisa membuat orang merasa aman karena tidak terlalu reaktif.

Perilaku menunda sejenak untuk tidak beraksi menandakan kemampuan mental terhadap kontrol yang baik, sehingga bisa menahan diri jika tiba-tiba emosi ingin meledak.

Baca Juga:  Kecemasan yang Membuat Penderiatanya Merasa Tersiksa

Melakukan Sesuatu Tanpa Mengharapkan Imbalan

Orang yang memberi tanpa mencatat skor adalah orang yang diam-diam membuat dunia lebih ramah. Memberikan jalan kepada orang yang lebih senior atau membukakan pintu kepada orang lain juga menjadikan kegiatan yang meneduhkan.

Mengakui Ketika Salah

Orang yang berkualitas tinggi berkata, “Itu salahku. Seharusnya bisa mengatasinya dengan lebih baik.” Orang ini tidak membiarkan kesombongan menghalangi pertumbuhan.

Dengan mengakui kesalahan telah meletakkan kesombongan yang mencoba menutupi kebenaran. Lewat pengakuan ini menahan egoisme yang mencoba menyeruak di otak untuk membela diri.

Tidak Butuh Validasi

Baca Juga:  Chat Tidak Berbalas Bisa Memicu Diam yang Berarah pada Negatif

Menyelesaikan tugas tanpa dilihat oleh siapapun bentuk ketulusan mencapai kepuasan positif. Dia tidak membutuhkan validasi untuk menaikkan citra diri.

Bagi orang yang memiliki gangguan narsisistik agak sulit ketika meninggalkan validasi. Dia akan terus mencari celah agar keinginan menjadi penting selalu didapatkan.

Memaafkan Seseorang

Menjadi orang yang berkualitas bukan tentang kesempurnaan. Bukan tentang bagaimana orang lain melihat diri. Melainkan tentang bagaimana tampil dengan cara yang tenang dan konsisten, bahkan tanpa ada orang yang melihat.

Karena pada akhirnya, yang terpenting bukanlah seberapa banyak kebisingan yang dibuat. Melainkan menjadi tenang adalah kekuatan yang baik. Serta memaafkan kepada siapapun yang sudah melukai. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan jiwaMental healthPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tim SAR sedang mencari korban di bekas longsor di Nepal/ Foto: Vietnam
Biaya Pembangunan Pasca Banjir Mencapai Miliaran Dollar di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam
Badan Penanggulangan Bencana Nepal Menyebutkan 675 Jenazah Ditemukan di Daerah Longsor Lumpur
Minggu, 30 Agustus 2026
Suasana Muktamar ke -35 NU di Jombang/ Foto: Ist
Disepakati Pemilihan Ketum PBNU Melalui Mekanisme Ahlu Halli wal Aqdi
Minggu, 30 Agustus 2026
Suasana Muktamar ke -35 Nahdlatul Ulama / Foto: ANTARA
Sidang Pleno Muktamar ke 35 NU Memutuskan Pemungutan Suara untuk Ketua PBNU
Sabtu, 29 Agustus 2026
Gedung KPK/ Foto: KPK
Gedung KPK Dipastikan Aman dari Kebakaran Usai Muncul Asap Putih dari Bawah Tanah
Sabtu, 29 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan per 15 Desember 2026

Zhoumi SUPER JUNIOR-M Ditunjuk CEO Perusahaan Patungan SM Entertainment dan Tencent Music Entertainment Group

Sebanyak 75 Kasus Kasus Virus West Nile dan 6 Orang Meninggal di Yunani

iPhone 17 dan Samsung Galaxy S26 Ultra Dinobatkan Ponsel Terlaris Kuartal Pertama 2026

More News

Terlalu banyak bicara membuat lawan bicara tidak nyaman / Foto : Freepik

Perilaku yang Membuat Seseorang Dianggap Tidak Peduli dengan Orang Baru

Kamis, 3 April 2025
Ilustrasi berpikir/ Foto : Freepik

Perilaku Rapuh yang Segera Dihindari untuk Kesehatan Mental

Sabtu, 21 Juni 2025
Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Senin, 1 Juni 2026
Pendidikan anak akan mempengaruhi ketika dewasa / Foto : freepik

Orang yang Tumbuh dalam Keluarga Penuh Emosi, Memiliki Kepribadian Berikut Ini

Jumat, 23 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id