• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Hubungan Kecemasan Hari Senin untuk Lansia Terhadap Hormon di Dalam Tubuh
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Hubungan Kecemasan Hari Senin untuk Lansia Terhadap Hormon di Dalam Tubuh

Redaktur III Jumat, 11 Juli 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi lansia dengan beban kecemasan / Foto : freepik
Ilustrasi lansia dengan beban kecemasan / Foto : freepik

Aktual.co.id – Penelitian baru mengungkap hubungan antara perasaan lansia di hari Senin dan tingkat stres biologis pada jangka panjang.

Studi ini menemukan bahwa orang berusia 50 tahun ke atas yang melaporkan merasa cemas di hari Senin memiliki kadar hormon stres yang jauh lebih tinggi dalam tubuhnya hingga 2 bulan.

Efek ini tidak terbatas pada yang masih bekerja, bahwa kecemasan yang berkaitan dengan hari Senin mungkin mengakar dan dapat berkontribusi pada masalah kesehatan jangka panjang, termasuk penyakit kardiovaskular.

Berdasarkan postingan Psypost, studi yang dipimpin oleh Tarani Chandola dari Universitas Hong Kong dan dipublikasikan di Journal of Affective Disorders ini merupakan studi pertama yang menunjukkan pengalaman psikologis kecemasan di hari Senin ini memiliki efek terukur pada sistem pengaturan stres pada tubuh.

Baca Juga:  Penelitian Neurosains Mengungkapkan Adanya Defisit Antioksidan Otak pada Orang Depresi

Temuan ini memberikan wawasan mengapa serangan jantung dan kardiovaskular lebih sering terjadi pada hari Senin.

Sebuah fenomena yang membingungkan ilmuwan selama beberapa dekade. Tim peneliti berupaya mengeksplorasi mengapa hari Senin berkaitan dengan dampak kesehatan yang lebih buruk.

Studi sebelumnya menunjukkan peningkatan serangan jantung, stroke, dan bunuh diri di awal minggu. Beberapa peneliti berpendapat bahwa transisi dari akhir pekan ke awal minggu memicu stres dan kecemasan, yang membebani sistem tubuh.

Namun, hingga saat ini, hanya ada sedikit bukti yang menghubungkan gagasan ini dengan perubahan biologis hormon stres yang berlangsung lebih lama dari saat itu.

Studi ini menemukan pola yang jelas. Lansia yang melaporkan merasa cemas pada hari Senin memiliki kadar kortisol yang lebih tinggi dalam sampel rambutnya dibandingkan yang melaporkan merasa cemas pada hari-hari lain dalam seminggu.

Baca Juga:  Individu dengan Kecemasan Rendah Lebih Sensitif Terhadap Masa Depan

Perbedaan ini terlihat pada yang memiliki kadar kortisol tertinggi. Bagi yang berada dalam 10 persen distribusi kortisol teratas, merasa cemas pada hari Senin memiliki kadar hormon sekitar 23 persen lebih tinggi dibandingkan yang cemas pada hari-hari lain.

Menariknya, hubungan antara kecemasan dan kadar kortisol yang lebih tinggi tidak terlihat pada hari lain dalam seminggu.

Orang yang merasa cemas misalnya hari Rabu atau Jumat tidak menunjukkan peningkatan kadar hormon stres yang sama seperti cemas pada hari Senin.

Hal ini menyoroti beban psikologis unik yang tampaknya ditanggung banyak orang pada hari Senin, terlepas dari tanggung jawab mereka sehari-hari.

Baca Juga:  Jika Seseorang Tidak Pernah Bertanya, Menurut Psikologi Menyimpan Sifat Berikut Ini

Merasa cemas di hari Senin berkorelasi respons stres biologis jangka panjang. Kabar baiknya, perasaan cemas tidak berkorelasi dengan respons stres di hari-hari lain dalam seminggu. Hal ini menunjukkan pentingnya akhir pekan untuk istirahat dan pemulihan.

Penelitian ini bersifat observasional, yang berarti tidak dapat membuktikan bahwa perasaan cemas di hari Senin menyebabkan kadar hormon stres yang lebih tinggi.

Data tersebut hanya didasarkan pada satu pengukuran kecemasan dan satu sampel rambut, sehingga perubahan kadar hormon dari waktu ke waktu pada individu yang sama tidak terlacak.

Terdapat juga ketidakpastian mengenai periode waktu pasti yang ditangkap oleh setiap sampel rambut, karena laju pertumbuhan rambut dapat sedikit bervariasi antar individu. (ndi)

SHARE
Tag :anxietygangguan kecemasanMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Lokasi gempa bumi di Jepang/ Foto: NHK
KBRI Tokyo Mengimbau WNI Mengikuti Arahan Otoritas Jepang Terkait Gempa
Selasa, 28 Juli 2026
Titik gempa bumi di Prefektur Kumamoto, Jepang/ Foto: Vietnam
Gempa Bumi Memaksa Lebih dari 150 Ribu Orang Mengungsi di Jepang
Selasa, 28 Juli 2026
Lokasi gempa bumi di Jepang/ Foto: NHK
Gempa Bumi Magnitudo 7,1 Berpotensi Tsunami Terjadi di Jepang
Selasa, 28 Juli 2026
Tangkapan layar - Lembar salinan dokumen Perpres RI Nomor 40 Tahun 2026/ Foto: ANTARA
Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Tujuh Kejaksaan Negeri Baru
Selasa, 28 Juli 2026
Aplikasi Gojek/ Foto: Ist
Layanan Dompet GoPay dan GoFood Mengalami Gangguan Sistem
Selasa, 28 Juli 2026

Mental Health

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ilustrasi menenangkan diri/ Foto: freepik

Seni Menenangkan Diri untuk Menghadapi Setiap Persoalan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri

Topan Noul Memaksa 700 Ribu Orang Mengungsi di Guangdong

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2.622 Juta Per Gram

Kecelakaan Truk Pasuruan Memakan Empat Korban Meninggal Dunia

Kasat Narkoba Polres Tangsel Terlibat Kasus Peredaran Narkoba

More News

Ilustrasi kepemimpinan / Foto : freepik

Penelitian : Pemimpin Radikal Meningkatkan Loyalitas pada Pendukung

Minggu, 29 Juni 2025
Doktrin minum air 8 gelas sehari tidak seluruhnya benar/ Foto : Freepik

Aturan Kesehatan yang Diakui Umum, Namun Salah Kaprah Menurut Penelitian

Sabtu, 22 Maret 2025
Hubungan racun membawa beban yang berat / Foto : Freepik

Kebohongan Berbahaya yang Diucapkan Agar Tetap Dalam Hubungan yang Salah

Senin, 21 April 2025
Tetap dalam kendali ketika menggunakan media sosial / Foto : Freepik

Mendikdasmen Imbau Guru Berhati-Hati Gunakan Medsos

Sabtu, 26 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id