• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Berikut Cara Menghadapi Orang yang Merendahkan Orang Lain, Menurut Psikologi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Berikut Cara Menghadapi Orang yang Merendahkan Orang Lain, Menurut Psikologi

Redaktur III Selasa, 19 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi penghinaan seseorang ke orang lain / foto: freepik
Ilustrasi penghinaan seseorang ke orang lain / foto: freepik

Aktual.co.id – Semua pernah mengalami ketika mendapat perlakuan yang tidak baik meski sudah melakukan hal yang maksimal. Sikap tidak hormat memang menyakitkan, namun bagi orang yang memiliki kecerdasan emosional akan menangani hal tersebut dengan cara yang berbeda.

Menurut penulis kepribadian Lachlan Brown berbagi cara menangani psikologis ketika berhadapan dengan orang yang merendahkan orang lain.

Berhenti Sejenak Sebelum Bereaksi

Sikap tidak hormat secara alami memicu luapan emosi: marah, sakit hati, defensif. Namun, psikologi menunjukkan bahwa bertindak dalam luapan emosi sering kali berujung pada penyesalan. Amigdala, pusat pendeteksi ancaman di otak menjadi aktif sehingga mendorong ke mode lawan atau lari.

Untuk meredamkan, maka berhenti sejenak kemudian bernapas, memberi ruang beberapa menit untuk memberikan kesempatan korteks prefrontal, bagian otak yang rasional mengambil alih. Jeda sebentar ini untuk menciptakan ruang antara stimulus dan respons, memberi kembali kendali atas situasi ini.

Baca Juga:  Begini Cikal Bakal Hari Kedokteran Nasional Tanggal 24 Oktober

Menilai Niat Sebelum Berasumsi Adanya Niat Jahat

Psikologi memiliki istilah kecenderungan berasumsi yang terburuk yakni bias atribusi bermusuhan. Bias ini terjadi ketika meyakini tindakan seseorang didorong oleh niat buruk, meskipun belum tentu demikian.

Orang-orang yang benar-benar pintar menolak bias ini. “Bisa jadi dia lelah sehingga mengucapkan hal tersebut,” ujar dalam benaknya.

Jangan sampai kehilangan ketenangan dengan berasumsi suatu penghinaan itu disengaja. Terkadang masalahnya ada pada orang tersebut.

Menetapkan Batasan dengan Tenang

Jika seseorang terus-menerus tidak menghormati, sebaiknya membiarkan begitu saja. Psikologi menunjukkan bahwa ketegasan adalah jalan tengah antara agresi dan kepasifan.

Baca Juga:  Kepribadian Ekstroversi, Narsisme dan Histrionik Memiliki Keinginan Menjadi Influencer

“Aku akan sangat menghargai jika kamu tidak berbicara seperti itu kepadaku,”

“Saya ingin kita fokus pada solusi daripada serangan pribadi.”

Dengan melakukan ini menunjukkan orang tersebut menghargai diri sendiri. Batasan melindungi harga diri. Ketegasan yang tenang lebih ampuh daripada amarah yang meledak-ledak.

Memilih Pertempuran dengan Bijak

Tidak semua bentuk ketidakhormatan pantas ditanggapi. Psikologi menyebutnya pengabaian strategis adalah pilihan untuk membalasnya dengan perhatian.

Misalnya, jika orang asing memotong jalan lalu melontarkan sindiran kecil, maka biarkan saja tindakan orang tersebut.

Terlibat dalam setiap pertempuran menguras energi emosional dan seolang memberi kekuasaan kepada orang  yang tidak pantas mendapatkan penghormatan.

Mengubah Rasa Tidak Hormat Menjadi Praktik Penguasaan Diri

Bagi orang bijak, mendapat ketidakhormatan adalah kesempatan melatih pengendalian diri, ketahanan, dan kerendahan hati.

Baca Juga:  Penelitian : Orang Narsisistik Sering Dikucilkan dan Salah Membaca Isyarat Sosial

Ini bukan tentang menyalahkan diri sendiri atas perilaku orang lain, melainkan memilih pertumbuhan daripada kebencian. Setiap hinaan adalah kesempatan memperkuat kekuatan. Orang bijak menggunakan sebagai latihan, bukan siksaan.

Pergi Saat Diperlukan

Terkadang langkah terpintar adalah tidak mengambil langkah sama sekali. Menjauh bukanlah kelemahan melainkan kebijaksanaan. Ketika seseorang berulang kali tidak menghormati, orang-orang bijak tidak membuang waktu untuk mengubah hal yang tak dapat diubah. Mengubah seseorang yang memang keras kepala justru menyia-nyiakan waktu dan energi.

Entah itu mengakhiri pertemanan yang tidak sehat, meninggalkan pekerjaan dengan atasan yang tidak sopan, atau sekadar meminta maaf atas pertengkaran yang tidak produktif, orang bijak mengutamakan harga diri. (ndi)

 

SHARE
Tag :Gangguan MentalMental healthpsikologis
Ad imageAd image

Berita Aktual

Tim SAR sedang mencari korban di bekas longsor di Nepal/ Foto: Vietnam
Biaya Pembangunan Pasca Banjir Mencapai Miliaran Dollar di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam
Badan Penanggulangan Bencana Nepal Menyebutkan 675 Jenazah Ditemukan di Daerah Longsor Lumpur
Minggu, 30 Agustus 2026
Suasana Muktamar ke -35 NU di Jombang/ Foto: Ist
Disepakati Pemilihan Ketum PBNU Melalui Mekanisme Ahlu Halli wal Aqdi
Minggu, 30 Agustus 2026
Suasana Muktamar ke -35 Nahdlatul Ulama / Foto: ANTARA
Sidang Pleno Muktamar ke 35 NU Memutuskan Pemungutan Suara untuk Ketua PBNU
Sabtu, 29 Agustus 2026
Gedung KPK/ Foto: KPK
Gedung KPK Dipastikan Aman dari Kebakaran Usai Muncul Asap Putih dari Bawah Tanah
Sabtu, 29 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Pimpinan DPR RI Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tidak Disahkan per 15 Desember 2026

Zhoumi SUPER JUNIOR-M Ditunjuk CEO Perusahaan Patungan SM Entertainment dan Tencent Music Entertainment Group

Sebanyak 75 Kasus Kasus Virus West Nile dan 6 Orang Meninggal di Yunani

iPhone 17 dan Samsung Galaxy S26 Ultra Dinobatkan Ponsel Terlaris Kuartal Pertama 2026

More News

Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik

Penelitian Bahwa Kepribadian Narsistik Cenderung Memiliki Sedikit Anak

Selasa, 27 Mei 2025
Ilustrasi kepemimpinan / Foto : freepik

Penelitian : Pemimpin Radikal Meningkatkan Loyalitas pada Pendukung

Minggu, 29 Juni 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Begini Agar Tidak Diremehkan oleh Orang Lain

Rabu, 25 Maret 2026
Ilustrasi/ Foto: freepik

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Kepribadian Empath

Jumat, 27 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id