• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tanda Saatnya Seseorang Detok dari Media Sosial Menurut Psikologi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Tanda Saatnya Seseorang Detok dari Media Sosial Menurut Psikologi

Redaktur III Sabtu, 13 September 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi mengeluh / Foto; Freepik
Ilustrasi mengeluh / Foto; Freepik

Aktual.co.id –  Menurut psikologi, ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa sudah waktunya untuk beristirahat dari dunia digital.

Istirahat ini untuk mengevaluasi ulang penggunaan platform media sosial serta menemukan keseimbangan yang lebih sehat.

Penulis dan psikolog Isabella Chase memberika tanda kapan harus beristirahat dari media sosial dan mulai mengevaluasi kepentingan dari media sosial yang dimiliki.

Membandingkan dengan Orang Lain yang Ada di Media Sosial

Apakah terus-menerus membandingkan dengan kehidupan orang lain yang tampak sempurna di feed media sosial? Jika demikian, itu pertanda perlu detoks media sosial.

Jika harga diri mulai terpukul karena media sosial, saatnya untuk istirahat dari menggulir media sosial. Dengan istirahat maka biarkan psikolgi mulai membersihkan dari gangguang media sosial.

Baca Juga:  Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Hubungan Terasa Terputus

Meskipun terasa lebih ‘terhubung’ berkat media sosial, tetapi terasa jauh karena kurangnya intensitas komunikasi.

Interaksi daring mudah disalahartikan sebagai koneksi yang mudah, namun perlu diingat interaksi daring sering merasa hampa.

Detoks media sosial dapat membantu terhubung kembali dengan dunia di sekitar dengan cara yang lebih bermakna.

Produktivitas Menurun

Di saat sedang sibuk mengerjakan sebuah proyek, tiba-tiba terhenti karena sibuk menggulir media sosial untuk melihat notifikasi.

Keadaan ini membuat psikolog mengkhawatirkan karena bisa menjadi indikasi menurunkan produktifitas di saat bekerja.

Maka dengan menhindari ponsel cara paling efektif untuk detoktifikasi terhadap ketergantungan media sosial.

Pola Tidur Terganggu

Jika menelusuri umpan media sosial hingga larut malam dan kesulitan tidur atau bangun dalam keadaan lelah, maka ini tanda perlu detoks media sosial.

Baca Juga:  Ciri Orang yang Tidak Tahan Obrolan Ringan Menurut Psikologi.

Sebuah penelitian oleh Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh menemukan korelasi  antara penggunaan media sosial dan gangguan tidur.

Penelitian menunjukkan bahwa pengguna media sosial berat dua kali lebih mengalami gangguan tidur dibandingkan dengan yang menghabiskan lebih sedikit waktu di media sosial.

Kesulitan Mengingat Percakapan

Kesulitan mengingat percakapan tanpa melihat ponsel menjadi tanda untuk istirahat dari media sosial. Lupa mengingat ini bisa diakibatka konsentrasi yang terpecah dengan penggunaan media sosial.

Mengingat percakapan dapat meningkatkan kerja otak lebih sehingga bisa menghindarkan dari persoalan demensia.

Merasa Lebih Cemas

Ketika melihat feed Instagram tiba-tiba muncul perasaan cemas karena ada kebutuhan yang tidak tercapai karena membandingkan dengan akun lain.

Baca Juga:  Berikut Batasan yang Ditetapkan oleh Orang yang Sehat Mental

Persoalan ini perlu mendapatkan pendekatan psikologis lebih dalam agar bisa menghilangkan kecemasan akibat media sosial.

Mengejar kesempurnaan semu yang dihadirkan oleh media sosial sangat mengganggu mental hingga memunculkan kecemasan.

Lebih Banyak Menggulir Media Sosial Dibanding Aktifitas

Berapa banyak menggulir media sosial dibandingkan dengan aktifitas? Jika lebih banyak aktifitas media sosial, maka saatnya untuk menghentikan aktifitas menggulir ponsel.

Kebutuhan sosial tetap lebih diutamakan daripada menggulir media sosial yang hanya menawarkan imajinasi semu.

Mundur dari media sosial bukan berarti meninggalkan melainkan mengurai durasi untuk menggulir media sosial, atau hanya satu aplikasi untuk menunjang pekerjaan. (ndi)

 

SHARE
Tag :Gangguan CemasKecanduan GadgedMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik
Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak
Minggu, 26 April 2026
Rektor dan Senat berfoto bersama dengan 5 profesor yang baru dikukuhkan/dok.aktual.co.id
Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Prof Dedin Kembangkan Inovasi Pangan Fungsional Berbasis Potensi Pesisir
Sabtu, 25 April 2026
Praka Rico Pramudia / Foto: capture ANTARA
Perwakilan Indonesia Sedang Mengurus Proses Pemulangan Jenazah Praka Rico
Sabtu, 25 April 2026
Mendiang Michael Jackson/ Foto: variety
Keluarga Michael Jakson Kembali Digugat Masalah Pelecehan Asusila
Sabtu, 25 April 2026
Park Bo-young dan Kim Hee-won/ Foto: chosun
Park Bo-young Menyangkal Kencan dengan Kim Hee-won di Dialog Podcast
Sabtu, 25 April 2026

Mental Health

Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Ilustrasi banyak drama di kantor/ Foto: freepik

Berikut Tanda Seseorang Berada di Lingkungan Racun

Ilustrasi panik/Foto: freepik

Watak Asli Seseorang Akan Muncul Saat Mengalami Seperti Ini

Ilustrasi/ Foto: freepik

Cara Kendalikan Diri Ketika Menghadapi Situasi Penuh Emosi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gerhana Matahari Total Terjadi 12 Agustus 2026 Dapat Dilihat di Belahan Eropa

Keponakan Michael Jackson Mengejek Media Melalui Platform X

RM BTS Tertangkap Kamera Saat Merokok di Zona Larangan Rokok

Mayat di Bawah Jembatan Cangar Diketahui Pria Asal Lumajang

Desas Desus iPhone 18 Menggunakan Material OLED M12+ Milik Samsung

More News

Susah berhubungan dengan pria yang tidak bertanggung jawab / Foto : blogherald

Kebiasaan Pria yang Memiliki Kualitas Rendah

Minggu, 11 Mei 2025
Ilustrasi terhubung dengan orang menguras mental / Foto : Freepik

Hal yang Harus Ditinggalkan Jika Ingin Menyelamatkan Mental Supaya Tetap Sehat

Selasa, 28 Oktober 2025
Ilustrasi kecanduan melihat video pendek di media sosial / Foto : freepik

Kecanduan Video Pendek Menunjukkan Perubahan Respons Otak Saat Mengambil Keputusan

Rabu, 9 Juli 2025
Depresi bisa karena tuntutan pada diri sendiri yang tinggi / Foto : Freepik

Perilaku yang Merusak Kesehatan Mental Diri Sendiri

Jumat, 2 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id