• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pengalaman Masa Kecil yang Merusak Rasa Percaya Diri Ketika Dewasa
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pengalaman Masa Kecil yang Merusak Rasa Percaya Diri Ketika Dewasa

Redaktur III Selasa, 18 Maret 2025
Share
2 Min Read
Mengkritisi anak berlebih bisa menurunkan rasa percaya diri ketika dewasa/ Foto : Freepik
Mengkritisi anak berlebih bisa menurunkan rasa percaya diri ketika dewasa/ Foto : Freepik

Aktual.co.id – Kepercayaan diri jarang muncul begitu saja. Biasanya kepercayaan diri dibentuk oleh momen-momen pada saat masih anak-anak. Psikolog Tara Whitemore memberikan paparan pengalaman masa kecil yang bisa merusak kepercayaan diri ketika dewasa.

Perbandingan dengan Orang Lain

Jika orang dewasa sering berkata, “Mengapa kamu tidak bisa lebih seperti kakakmu?” atau “Lihat betapa mudahnya sepupumu melakukan ini,” sangat berbahaya untuk kepercayaan diri anak. Perbandingan seperti di atas dapat merusak kepercayaan anak.

Suasana Penuh Kesalahan dan Kegagalan

Jika menghadapi kemarahan atau ejekan setiap kali melakukan kesalahan, mungkin telah menginternalisasi gagasan bahwa melakukan kesalahan adalah bencana yang membuat seseorang menghindari risiko atau pengalaman baru sebagai orang dewasa.

Baca Juga:  Barang Mahal yang Dibeli Orang dengan Kecerdasan Tinggi

Mendengar Komentar tajam

Carl Rogers menekankan bahwa konsep diri sering kali dibentuk bagaimana memandang orang lain kepada seseorang. Itulah sebabnya hinaan yang pernah diterima di masa kanak-kanak dapat tertanam dalam jiwa sehingga mewarnai cara menghadapi tantangan di masa dewasa.

Pengabaian Emosi

Jika masa kecil dididik pengabaian atau meremehkan emosi seperti “Berhentilah menangis, itu bukan apa-apa,” atau “Kamu terlalu sensitif” mungkin di masa dewasa akan meragukan reaksi emosional tersebut. Bahkan merasa malu menunjukkan kerentanan, takut diejek atau disalahpahami.

Pengawasan yang Ketat

Anak yang diawasi secara ketat atau jarang diizinkan memecahkan masalah mungkin tumbuh dengan rasa tidak yakin akan kemampuan mereka. Memunculkan harapan orang lain turun tangan atau menunjukkan cara mengatasi kesulitan.

Baca Juga:  Berikut Ciri Orang yang Mimiliki Stabilitas Mental Dalam Diri

Pemodelan Negatif Terhadap Diri Sendiri

Jika orang tua terus-menerus mencaci diri sendiri atas setiap kesalahan kecil pada dirinya, maka akan mengadopsi pembicaraan diri yang sama pada anak. Mengkritik diri sendiri tidak secara otomatis merusak, tetapi menenggelamkan rasa harga diri serta kepercayaan diri menjadi cepat terkikis.

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

Wali Kota London Sadiq Khan / Foto: anadolu
Walikota London Didakwa Bersalah Karena Tidak Membayar Pajak Mobil
Rabu, 2 September 2026
Kelapa/ Foto: Ist
Konsumsi Air Kelapa untuk Menunjang Kesehatan Badan
Rabu, 2 September 2026
Ilustrasi AI/ Foto: vietnam
Diperkirakan Sebanyak 20 Brangkas Berisi Uang Milik Bank Hanyut Banjir di Nepal
Rabu, 2 September 2026
Rumor pilihan warna iPhone 18 Pro
Beredar Rumor iPhone 18 Pro yang Terdiri Tiga Warna Pilihan
Rabu, 2 September 2026
Suasana siswa keracunan MBG di Sidorajo/ Foto: TikTok
Seluruh Pihak Berkonsentrasi Kejadian Keracunan MBG di Kabupaten Sidoarjo
Rabu, 2 September 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Gus Kikin yang Memiliki Kemampuan Bisnis Bidang Pelayaran

Diperkirakan 20 Orang Dinyatakan Hilang dalam Banjir Bandang di Grand Canyon

Sophia KATSEYE Dipastikan Tidak Ikut dalam Tur Dublin Karena Masalah Kesehatan

KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026 – 2031

AHWA Menetapkan KH Miftahul Akhyar Sebagai Rais Am PBNU 2026 – 2031

More News

Iustrasi depresi / Foto : freepik

Orang yang Memendam Stres dan Kecemasan Menampilkan Perilaku Seperti Ini

Sabtu, 14 Juni 2025
Ilustrasi mabuk perjalanan / Foto : freepik

Mendengarkan Musik Diyakini Bisa Meredam Mabuk di Perjalanan

Senin, 8 September 2025
Kepribadian narsistik mengakui dirinya paling keren / Foto : Freepik

Study : Narsisistik Sering Merasa Diperlakukan Tidak Adil Karena Mengaku Paling Keren

Minggu, 15 Juni 2025
Perlu pendelegasian untuk menyelesaikan pekerjaan / Foto : Freepik

Merasa Sibuk Terus-Menerus Namun Tidak Pernah Maju, Bisa Jadi di Sini Masalahnya

Jumat, 30 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id