• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kalimat yang Dilontarkan Pasangan Manipulatif untuk Mengontrol Pasangan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kalimat yang Dilontarkan Pasangan Manipulatif untuk Mengontrol Pasangan

Redaktur III Senin, 15 September 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi ngobrol dengan pasangan / Foto : freepik
Ilustrasi ngobrol dengan pasangan / Foto : freepik

Aktual.co.id – Menjalin hubungan seharusnya dilandasi rasa saling menghormati, kejujuran, dan cinta. Namun, ada sebagian orang yang menganggapnya sebagai permainan kendali, menggunakan taktik halus untuk memanipulasi pasangannya.

Berikut taktik manipulasi yang dipakai oleh orang yang tidak sehat secara mental yang dianalisa psikolog Tina Fey.
Perangkap ‘jika kamu mencintaiku’

Salah satu taktik yang umum digunakan orang manipulatif adalah jebakan “kalau kamu mencintaiku”. Orang ini akan meminta melakukan sesuatu yang membuat tidak nyaman, dan jika menolak, akan mempertanyakan cinta kepadanya.

Jika pasangan benar-benar mencintai dan menghormati, tidak akan pernah meminta melakukan sesuatu yang membuat tidak nyaman atau mengorbankan nilai-nilai pasangan.

Kartu Korban

Kartu korban merupakan alat ampuh yang dimiliki si manipulator. Di sini, pasangan terus-menerus menggambarkan diri sebagai korban, apa pun situasinya. Tidak jarang memutarbalikkan argumen, isu, agar tampak dirugikan.

Baca Juga:  Kalimat yang Menunjukkan Pribadi Sehat Secara Mental Menurut Psikologi

Taktik ini dirancang untuk menciptakan perasaan bersalah dan simpatik, yang akhirnya membuat menyerah pada tuntutan dalam upaya ‘memperbaiki keadaan’.

Perlakuan Diam

Sikap diam adalah bentuk manipulasi emosional yang dapat merusak. Sikap diam terjadi saat pasangan bersikap dingin, menolak berkomunikasi atau berinteraksi  sampai menuruti tuntutannya.

Ini adalah taktik yang dirancang membuat merasa cemas, bersalah, dan putus asa. Pola ini untuk memanipulasi agar pasangan menuruti keinginannya.

Kartu ‘Tidak ada orang lain yang akan mencintaimu’

Beberapa pasangan manipulatif menggunakan rasa takut dan rasa tidak aman untuk mempertahankan kendali. Sering kali menyiratkan tidak ada orang lain yang akan mencintai atau peduli selain dirinya.

Jika pasangan pernah menggunakan taktik ini, ketahuilah itu adalah kebohongan yang dirancang untuk membuat dalam kendalinya. Setiap orang berhak mendapatkan cinta dan rasa hormat, dan banyak di luar sana yang menghargai apa adanya.

Baca Juga:  Berikut Cara Menghadapi Orang yang Sombong

Permainan Memberi Pujian Berlebihan

Orang manipulatif akan menghujani pujian sampai orang merasa tersanjung dengan pujiannya. Begitu memuji tiba-tiba menarik kembali penguatan positif itu. Keadaan ini orang yang dipuji menginginka kembali pujian yang selama ini diberikan oleh orang manipulatif.

Psikolog menjelaskan bahwa harga diri tidak datang dari pujian, melainkan dari penghargaan yang datangnya dari diri sendiri. Seseorang tidak perlu mendapatkan pengakuan dari pihak luar, karena penghargaan dalam diri lebih baik.

Pendekatan ‘Kamu Berutang Padaku’

Orang yang manipulatif sering kali menyimpan catatan mental tentang segala hal yang telah dilakukan. Hal ini digunakan untuk menginginkan sesuatu.

Suatu hubungan seharusnya didasarkan pada rasa saling menghormati dan kemitraan, bukan pertukaran transaksional. Jika melihat pasangan sering menggunakan pendekatan “Anda berutang pada saya”, mungkin sudah saatnya untuk menilai ulang keadaan.

Baca Juga:  Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Menciptakan Rasa Bersalah

Orang manipulatif sering menggunakan perasaan bersalah untuk merusak harga diri seseorang. Pola ini untuk memberikan peneguhan memiliki banyak kendali terhadap orang lain.

Para psikolog pun memberikan gambaran  setiap orang berhak memiliki kehidupan sendiri di luar hubungan. Rasa bersalah tidak boleh digunakan sebagai alat untuk mengendalikan orang lain.

Kecemburuan

Kecemburuan merupakan emosi wajar yang dirasakan dalam suatu hubungan. Tetapi pasangan yang manipulatif menggunakannya sebagai alat untuk menguji batasan pasangan.

Orang-orang ini dengan sengaja menggoda orang lain atau membicarakan mantan untuk memancing reaksi. Jika marah, orang manipulatif ini akan menuduh pasangan terlalu cemburu, sehingga membuat rasa bersalah.

SHARE
Tag :gangguan kepribadiankesehatan jiwaMental healthpsikologi

Berita Aktual

LSP alias Jenderal Listyo Sigit Prabowo/ Foto: Ist
Tersangka LSP Dikenakan Pasal Berlapis Terkait Penyadapan Ilegal
Selasa, 3 November 2026
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (tengah) menyampaikan keterangan pers di Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Yusril Mengajak Masyarakat Percaya Kepada Polri dalam Kasus Penyadapan Ilegal
Selasa, 3 November 2026
Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo / Foto: capture ANTARA
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tersangka Penyadapan Ilegal Nomor Telepon Presiden
Selasa, 3 November 2026
Kantor Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia/ Foto: Tribun
Polri Memutasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah di Mabes Maupun Kewilayahan
Selasa, 3 November 2026
Petugas berjuang memadamkan Karhutla/ Foto: Kemenhut
Karhutla Berulang, di Mana Tanggung Jawab Presiden?
Selasa, 3 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pesawat Jet Pribadi Jatuh Menyebabkan Semua Penumpang Meninggal Dunia di Florida

Seorang Mantan Juru Bicara Israel Mengaku Memanipuasi Data Operasi di Gaza

Mabes Polri Buka Suara Terkait Penggeledahan di Ponpes Hamalatul Quran

Getaran Banjir Lahar Berlangsung 6 Jam Usai Hujan di Gunung Semeru

Harga Minyak Mentah Turun 6% Usai Iran dan AS Berniat Mengakhiri Konflik

More News

Perlu komunikasi ketika diabaikan

Menghadapi Orang yang Mengabaikan

Minggu, 9 Februari 2025
ilustasi / Foto: freepik

Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)

Kamis, 5 Maret 2026
Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Selasa, 9 Juni 2026
Meditasi salah satu cara melepaskan/ Foto: freepik

Seni Melepaskan Salah Satu Cara untuk Menyembuhkan Diri

Selasa, 3 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id