• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: “Standar TikTok” pada Rumah Tangga: Dari Konflik hingga Perceraian
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Big Data

“Standar TikTok” pada Rumah Tangga: Dari Konflik hingga Perceraian

Redaktur Rabu, 5 Februari 2025
Share
7 Min Read
ilustrasi Tiktok/ Foto: Ist
ilustrasi Tiktok/ Foto: Ist

Aktual.co.id – Media sosial kembali menjadi sorotan setelah perbincangan mengenai “standar TikTok” ramai dibahas di Twitter. Banyak pengguna berbagi pengalaman tentang bagaimana standar kecantikan dan gaya hidup yang ditampilkan di platform ini berkontribusi pada pertengkaran rumah tangga, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga perceraian.

Fenomena Standar TikTok

TikTok, sebagai platform berbasis video pendek, menjadi ajang bagi para penggunanya untuk menampilkan berbagai konten, mulai dari tren fashion, kecantikan, hingga gaya hidup mewah. Seiring dengan meningkatnya popularitas platform ini, muncul pula fenomena “standar TikTok,” yakni ekspektasi tinggi terkait penampilan dan gaya hidup yang dianggap ideal oleh banyak pengguna.

Data yang diperoleh dari analisis komunikasi big data Twitter dan penguatan pembacaan media sosial serta non-media sosial menunjukkan peningkatan signifikan dalam perbincangan mengenai “standar TikTok” di Twitter sejak awal Januari 2025. Lonjakan diskusi terjadi pada tanggal 2 Januari dan kembali meningkat tajam pada 21-22 Januari 2025, dengan lebih dari 200 percakapan per hari yang mengaitkan fenomena ini dengan isu rumah tangga, tekanan sosial, dan dinamika hubungan.

Menurut laporan terbaru (6 Januari 2025 – 5 Februari 2025), volume penyebutan ‘standar TikTok’ mengalami peningkatan tajam dari sebelumnya hanya beberapa sebutan menjadi 399 kali dalam sebulan. Jangkauan media sosial mencapai lebih dari 3,2 juta pengguna, sementara non-media sosial mencatatkan jangkauan sebesar 219 ribu. Teridentifikasi160 penyebutan bersifat negatif, menunjukkan adanya respons yang beragam terhadap fenomena ini.

Baca Juga:  One Way Nasional Akan Diberlakukan oleh Korlantas Polri Jelang Lebaran

Dampak Terhadap Hubungan dan Rumah Tangga

Berdasarkan analisis jaringan komunikasi X (Twitter) dan laporan dari berbagai platform media sosial dan non-media sosial, terdapat beberapa pola utama dalam percakapan ini:

  1. Ekspektasi Tidak Realistis Percakapan didominasi oleh keluhan tentang tekanan dalam memenuhi standar kecantikan atau gaya hidup yang dipromosikan di TikTok. Beberapa pasangan mengalami konflik karena perbedaan pandangan mengenai bagaimana kehidupan rumah tangga seharusnya terlihat.
  2. Perbandingan Sosial Berlebihan Data menunjukkan bahwa kelompok percakapan dengan kata kunci “standar”, “TikTok”, “hidup”, “perbandingan” dan “ekspektasi” terhubung erat dengan diskusi tentang ketidakpuasan dalam hubungan. Hal ini menandakan adanya peningkatan rasa tidak aman dan kekecewaan akibat membandingkan kehidupan pribadi dengan standar yang dianggap ideal di media sosial.
  3. Tekanan untuk Mengikuti Tren Banyak pasangan mengaku menghadapi tekanan untuk mengikuti tren viral, yang dalam beberapa kasus bertentangan dengan nilai atau kebiasaan mereka. Jaringan diskusi di media sosial X (Twitter) menunjukkan keterkaitan kuat antara kata “tren”, “pasangan”, “ikutin” dan “hubungan”, yang mengindikasikan adanya tekanan sosial dalam konteks rumah tangga.
  4. Pemicu Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Dalam beberapa kasus ekstrem, data menunjukkan adanya korelasi antara “standar TikTok” dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga. Percakapan dalam cluster ini mengaitkan tekanan sosial dengan meningkatnya emosi negatif yang berujung pada pertengkaran.
  5. Perceraian Akibat Konflik yang Tak Terkendali Temuan menunjukkan bahwa perbincangan tentang perceraian meningkat seiring dengan diskusi mengenai standar TikTok. Data komunikasi memperlihatkan keterkaitan erat antara kata “cerai”, “standar”, “pasangan”, dan “emosi”, yang menunjukkan bahwa konflik yang dipicu oleh ekspektasi sosial ini dapat berujung pada perpisahan.
Baca Juga:  Kecelakaan Ciawi Tranding di Medsos
Jaringan aktor berdasarkan analisis Big Data/Dok.Aktual.co.id
Jaringan aktor berdasarkan analisis Big Data/Dok.Aktual.co.id

Pendalaman Temuan oleh Pakar Komunikasi Big Data

Menurut Dr. Irwan Dwi Arianto, M.I.Kom., Pakar Analisis Komunikasi Big Data sekaligus Kepala Laboratorium Integrated Digital – FISIBPOL – UPN “Veteran” Jawa Timur, fenomena ini mencerminkan bagaimana algoritma media sosial menciptakan ekosistem informasi yang dapat memperkuat ekspektasi tidak realistis.

“Algoritma TikTok memprioritaskan konten yang menarik engagement tinggi, sehingga semakin banyak orang yang terpapar standar yang dianggap menarik oleh mayoritas pengguna. Ini memicu fenomena perbandingan sosial yang intens, yang dapat berdampak pada dinamika hubungan rumah tangga,” jelasnya.

Dr. Irwan juga menambahkan bahwa tren ini memerlukan perhatian lebih lanjut, terutama dari sisi psikologi sosial dan keluarga. “Peran media sosial dalam membentuk ekspektasi hubungan perlu dikaji lebih dalam, terutama dalam konteks bagaimana individu memproses informasi dan membangun persepsi tentang kehidupan mereka sendiri berdasarkan apa yang mereka lihat di platform seperti TikTok.”

Dr. Irwan Dwi Arianto, M.I.Kom saat menyampaikan analisis Big Datanya/Dok. Aktual.co.id
Dr. Irwan Dwi Arianto, M.I.Kom saat menyampaikan analisis Big Datanya/Dok. Aktual.co.id

Insight

Standar TikTok yang kini menjadi tren di media sosial memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap hubungan rumah tangga. Ekspektasi tidak realistis, perbandingan sosial, serta tekanan untuk mengikuti tren dapat memicu konflik, bahkan berujung pada KDRT dan perceraian.

Baca Juga:  Membangun Kepercayaan Publik dengan Strategi Komunikasi Berbasis Big Data di Era Digital

“Temuan dari analisis komunikasi big data dan laporan media sosial serta non-media sosial menunjukkan bahwa lonjakan perbincangan mengenai fenomena ini berkorelasi dengan isu sosial yang lebih luas, termasuk persepsi terhadap hubungan ideal yang terus dipengaruhi oleh media sosial,” kata dia.

Untuk itu, temuan ini sebaiknya dikaji lebih lanjut oleh para psikolog guna memahami dampaknya terhadap kesejahteraan mental dan dinamika keluarga secara lebih mendalam. Pendekatan multidisiplin antara komunikasi big data dan psikologi diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam menghadapi fenomena ini.

“Selain itu, temuan ini menjadi masukan yang sangat penting bagi dinas terkait, misalnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sebagai dasar program kerja mereka dan tolak ukur keberhasilan dalam penanganan kasus berbasiskan data,” katanya.

Menurutnya, dinas terkait harus segera bertindak sebelum situasi ini semakin tak terkendali. Jika tidak ada langkah konkret, maka akan menghadapi gelombang masalah sosial yang lebih besar, yaitu perceraian yang meningkat, anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh konflik, dan pelemahan institusi keluarga.

“Jika fenomena ini terus diabaikan, standar-standar tidak realistis dari media sosial dapat mengikis nilai-nilai keluarga dan memperburuk krisis sosial yang sudah ada. Kebijakan dan intervensi yang berbasis data sangat dibutuhkan untuk mencegah dampak jangka panjang yang lebih parah,” pungkasnya. (raf)

SHARE
Tag :Big Data

Berita Aktual

Kantor FBI/ Foto: Anadolu
FBI Meyakini Pencuri Aset Digital Uang Kripto Binance Adalah Korea Utara
Minggu, 1 November 2026
Kobaran api dalam atraksi Sengkala Geni di Hotel Inna Tretes/dok.Aktual.co.id
Menikmati Malam Minggu di Inna Tretes Hotel & Resort, Atraksi Api Sengkala Geni Pukau Ratusan Pengunjung
Minggu, 1 November 2026
Tampilan baru grup WhatsApp/ Foto: GSM Arena
WhatsApp Mengumumkan Fitur Baru Termasuk Status Grup
Minggu, 1 November 2026
Kostum tangan Heidi Klum di pesta Helloween/ Foto: variety
Kostum Potongan Tangan Heidi Klum Memecah Pesta Helloween
Minggu, 1 November 2026
Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik
Awal November BMKG Memperkirakan Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia
Minggu, 1 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Aktor Senior Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Sebuah Gudang Milik PBB Mengalami Kerusakan Pasca Serangan Israel di Palestina

Amazon Mencatatkan Peningkatan Penjualan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.526 Juta Per Gram

BPBD Kab Garut Minta Masyarakat Waspada Banjir Akibat Hujan Deras

More News

Tiga anggota Polres Katingan yang gugur dalam operasi penangkapan pelaku kasus narkoba/ Foto: ANTARA

Kapolri Menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Kepada Tiga Personel Polres Katingan

Selasa, 7 Juli 2026
Ikon Singapura patung Merlion yang berada di kawasan Marina Bay Sands/ Foto: Ist

Begini Respon Singapura Setelah Prabowo Mengumumkan Pengurangan Ekspor Gas

Minggu, 25 Oktober 2026
Selat Hormuz/ Foto: The Guardian

AS Mengatakan Menyerang Target di Iran Terkait Agresi Terhadap Pelayaran.

Minggu, 28 Juni 2026
Perayaan Cap Go Meh di Balai Kota Surabaya/Dok. Aktual.co.id

Perayaan Cap Go Meh Nusantara 2025 di Balai Kota Surabaya Jadi Bukti Keberagaman

Kamis, 13 Februari 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id