• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Cara Orang Cerdas Menghadapi Pertemuan dengan Kerabat yang Beracun
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Cara Orang Cerdas Menghadapi Pertemuan dengan Kerabat yang Beracun

Redaktur III Selasa, 16 Desember 2025
Share
4 Min Read
Pertemuan keluarga perlu trik ketika dipenuhi sifat racun / Foto : ist
Pertemuan keluarga perlu trik ketika dipenuhi sifat racun / Foto : ist

Aktual.co.id –  Berkumpul bersama merupakan moment yang membahagiakan. Namun bagaimana jika keluarga tersebut dipenuhi orang yang memiliki sifat racun.

Berikut cara menghadapi keluarga yang mempunyai sifat racun seperti yang ditulis oleh Isabella Case berdasarkan pengalaman serta literatur psikologi.

Bersandar Pada Kesadaran Diri dan Perawatan Diri

Artinya mengenali kapan sudah merasa cukup dan kapan memerlukan rutinitas perawatan diri yang lebih mendalam pasca-pertemuan.

Perawatan diri bisa berbagai cara seperti menulis jurnal, ikut yoga, berolah raga ringan, atau kegiatan yang bersifat rekreasi. Tidak lupa sambal instropeksi diri apakah pertemuan dengan saudara cukup membuat mental membaik.

Fokus pada Hal Positif

Sangat mudah untuk terpaku pada hal-hal yang negatif. Saat salah satu keluarga menekan tombol emosi negative, maka segera perkuat kesadaran awal tujuan untuk pertemuan kali ini.

Tetap fokus pada hal positif agar bisa menekan untuk tidak terlibat dalam perbincangan yang bernada negatif. Menurut Isabella Case, agar tidak terlepas kontrol kepercakapan negatif, catat lebih dahulu bahwa kegiatan nanti adalah hal positif.

Baca Juga:  Terapi Platform Virtual Diyakini Membantu Kecemasan Berbicara di Depan Umum

Gunakan Strategi Keluar yang Penuh Perhatian

Semua akrab dengan ungkapan ‘lawan atau lari.’ Dalam situasi keluarga yang tegang, kecerdasan emosional mencakup mengenali kapan melarikan diri. Namun dilakukan secara wajar dan tidak harus dramatis.

Cara paling nyaman adalah keluar untuk mencari udara yang segar. Seperti pergi keluar rumah, atau penghindaran ke tempat yang tidak jauh dari pertemuan tersebut.

Bersantai beberapa menit dapat memberikan keajaiban saat ketegangan meningkat. Keluar dengan penuh kesadaran bukanlah penghindaran, melainkan istirahat sejenak menyusun kembali pikiran.

Batasi Paparan Negatif Bila Perlu

Terkadang pilihan yang paling penuh kasih adalah menjauh. Jika komentar kerabat yang beracun berulang  tanpa henti, maka pola membatasi interaksi dapat menjadi tindakan perawatan diri.

Ini bukan berarti pemutusan hubungan secara total, namun meminimalkan situasi tidak terpapar pembicaraan negative. Sebab jika terpapar perkataan negative maka menurut Harvard Health , stres kronis berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik, menyebabkan masalah seperti kecemasan dan tekanan darah tinggi.

Baca Juga:  Jika Makan Sendirian di Tempat Umum Tanpa Canggung, Menunjukkan Sikap Ini

Beralih dari Reaksi ke Rasa Ingin Tahu

Ketika saudara yang beracun mulai memuntahkan kenegatifan, salah satu hal tersulit adalah menahan keinginan untuk membalasnya. Maka gunakan cara rasa ingin tahu kenapa dia mengatakan hal tersebut.

Cobalah mengajukan pertanyaan, “Mengapa Anda merasa seperti itu?” atau “Apa yang paling Anda khawatirkan tentang hal itu?”

Pertanyaan-pertanyaan itu tidak dimaksudkan membenarkan pernyataan-pernyataan yang kejam namun mengalihkan pembicaraan dari konfrontasi mentah ke ruang yang lebih reflektif. Sehingga dengan pertanyaan tersebut bisa membelokkan pikiran mereka.

Latihan Kehadiran Tanpa Kesempurnaan

Orang-orang yang memiliki kecerdasan emosional tidak menjadi tamu yang sempurna. Mereka hadir begitu saja dengan kesadaran apa adanya yang dimiliknya.

Jika seseorang mengkritik atau mencemooh pilihan hidup, maka bisa dilakukan pengalihan pembicaraan atau diam tanpa interaksi.

Baca Juga:  Memaafkan Langkah Menyehatkan Mental Seutuhnya

Hadir dalam pertemuan dibutuhkan kesadaran tinggi serta latihan agar tidak memicu emosi saat bersama keluarga yang penuh racun.

Siapkan Batasan Mental

Kecerdasan emosional sering kali topik apa yang tidak boleh dibicarakan dan bagaimana menjauh jika keadaan menjadi panas.

Jika berkomitmen menghindari perdebatan tentang karier, hubungan, atau keuangan, cobalah berlatih secara mental memberikan tanggapan yang sopan namun tegas. Di sinilah batasan bisa menjadi tidak kentara.

Batasan pribadi membuat merasa aman apa pun yang dikatakan orang lain. Cara ini bukan tentang mengucilkan melainkan untuk melindungi kedamaian diri.

Tetap dalam Ketenangan

Latihan kesadaran dapat  menurunkan respons stres dengan mengalihkan perhatian saat ini. Terapi ketenangan bisa dalam bentuk mengambil napas dalam-dalam beberapa kali atau melakukan meditasi pemindaian tubuh cepat.

Ritual kecil ini berfungsi sebagai pengingat punya pilihan menanggapi konflik. Saat komentar beracun itu muncul maka bisa dideteksi lebih awal sehingga tidak memunculkan respon negatif. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaKesehatan PsikologiMental healthPsikolog
Ad imageAd image

Berita Aktual

Samsung Galaxy M44/ Foto: Gizmochina
Samsung Bakal Meluncurkan Samsung Galaxy M47 yang Mulai Dilirik Pasar
Sabtu, 16 Mei 2026
Petugas layanan darurat bekerja di lokasi kecelakaan di Jalan Asok-Din Daeng yang melibatkan tabrakan kereta api dengan bus dan beberapa mobil/ Foto: Aljazeera
Delapan Orang Tewas dan 25 Luka Luka Kecelakaan KA vs Mobil Barang di Bangkok
Sabtu, 16 Mei 2026
Presiden Prabowo usai meresmikan koperasi merah putih/ Foto: setneg
Presiden Prabowo: MBG dan Koperasi Merah Putih Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Sabtu, 16 Mei 2026
Ketua Samsung Electronics Co., Lee Jae-yong / Foto: Yonhap
Ketua Samsung Electronics Mengatakan Semua Pekerja Adalah Keluarga
Sabtu, 16 Mei 2026
Jang Dong Joo / Foto: Allkpop
Sebelum Mengudurkan Diri, Jang Dong Joo Terlibat Pembayaran Tagihan Hiburan Malam
Sabtu, 16 Mei 2026

Mental Health

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Tiga Anggota tripleS Mengalami Kecelakaan Mobil Ringan dan Tidak Tampil

Instagram Meluncurkan Aplikasi Foto Baru Bernama Instants.

Awal Penanggalan Hari Kenaikan Yesus yang Beragam

Serikat Pekerja Samsung Elektronik Berencana Mogok Kerja Terkait Bonus Kinerja

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

More News

Orang yang memiliki kerendahan hati intelektual lebih memiliki tingkat empaty yang tinggi / Foto : Freepik

Orang Rendah Hati Secara Intelektual Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Jumat, 25 April 2025
Berhubungan dengan orang toxic hanya menguras tenaga / Foto : Ist

Ciri Pemilik Kepribadian Racun yang Menguras Emosi Orang Lain

Sabtu, 24 Mei 2025
Ilustrasi dua orang sedang ngobrol/ Foto: freepik

Jika Memiliki Kebiasaan Menyelesaikan Kalimat Orang Lain Memiliki Kepribadian Ini.

Kamis, 23 Oktober 2025
Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Selasa, 14 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id