Aktual.co.id – Banyak yang menilai wanita yang menarik dilihat dari fisiknya yang cantik. Namun bagi para psikolog wanita yang menarik justru dilihat dari kepribadiannya yang sehat.
Kehadirannya membuat banyak orang nyaman karena sikapnya yang santun tidak mudah menilai buruk orang lain.
Berikut ciri wanita yang menarik menurut Alissa Scully, seorang Ph.D dibidang bahasa Inggris yang saat ini menulis di berbagai media di bidang kepribadian.
Memberikan Waktu untuk Diri Sendiri
Wanita ini memilih waktu untuk kesehatan mentalnya. Memberikan ruang untuk sendiri sambil membaca atau mendengarkan music kesukaannya, membuat pertumbuhan mentalnya menjadi baik.
Sebagai wanita tidak lupa untuk perawatan diri seperti merawat kulit, merawat rambut serta memperbaiki kulit secara rutin.
Hal ini mendukung bahwa berfokus pada peningkatan kecantikan alami tanpa bergantung pada produk mahal dapat bermanfaat secara psikologis.
Tetap Aktif dan Kuat
Seseorang yang berolahraga sering kali lebih sehat daripada seseorang yang tidak. Dia mungkin pergi ke pusat kebugaran, menonton video pilates, atau mengunjungi studio yoga. Dia merawat tubuhnya, dan yang
Menunjukkan Rasa Percaya Diri
Wanita yang menarik bukan karena cantik, melainkan percaya diri. Dirinya tidak peduli dengan apa yang diomongkatn tentang dirinya.
Meskipun rasa percaya diri merupakan sifat yang diinginkan, namun penting untuk menumbuhkan ini tanpa menjadi sombong.
Penelitian menyimpulkan bahwa kemampuan rasa percaya diri sambil rendah hati dan penuh rasa hormat menjadi aset yang kuat baik dalam lingkungan romantis maupun profesional.
Menyukai yang Abadi Daripada yang Trendi
Wanita yang sangat menarik mungkin memiliki beberapa sepatu klasik: sepatu hak tinggi hitam, sepatu hak warna kulit, sepatu hak hitam, dan sepatu hak stiletto merah.
Penelitian tentang sepatu hak tinggi , kepercayaan diri, ekspresi diri, dan kesan pertama menunjukkan bahwa minat pada alas kaki, dapat berkontribusi pada persepsi daya tarik wanita.
Mengakui Ketidaksempurnaan
Mengakui ketidaksempuraan bagian dari kesehatan mental. Banyak yang tidak mengakui kerapuhan dan selalu menipu diri dengan kemilau kehidupan.
Mengakui diri sendiri bagian dari ketenangan jiwa. Tidak perlu malu menujukkan kelemahan asalkan tetap percaya diri serta membawa kesopanan dan kesantunan sebagai bentuk penghargaan kepada orang lain. (ndi)
