• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sate Buntel Solo Dikenalkan Oleh Orang Tionghoa Tahun 1948
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Sate Buntel Solo Dikenalkan Oleh Orang Tionghoa Tahun 1948

Redaktur III Rabu, 21 Mei 2025
Share
3 Min Read
Sate Buntel dikenalka orang Tionghoa sejak tahun 1948 / Foto : Indonesia Kaya
Sate Buntel dikenalka orang Tionghoa sejak tahun 1948 / Foto : Indonesia Kaya

Aktual.co.id – Selain dikenal karena Keraton Kasunanan, Kota Solo juga menjadi surga pecinta kuliner kambing dan sapi.

Apalagi kalau bukan sate dan tengkleng. Jika sate biasa disajikan dengan daging yang dipotong-potong kemudian dibakar, lain halnya dengan sate buntel yang bisa temui di sudut-sudut kota Solo.

Menurut situs Indonesaia Kaya, sate ini diperkenalkan oleh Lim Hwa Youe adalah orang Tionghoa yang memperkenalkan sate buntel pada 1948.

Mulanya sate buntel dibuat karena melihat sisa dari daging kambing yang keras. Kemudian Lim Hwa Youe menemukan ide untuk mencincang daging kambing yang agak keras tersebut.

Kemudian diolah dengan rempah-rempah lainnya dan dibungkus lemak kambing agar tidak pecah saat dibakar. Jika dibandingkan dengan sate pada umumnya, sate buntel punya ukuran yang lebih besar. Maka dari itu sate buntel biasa disajikan dua tusuk seporsinya.

Baca Juga:  BPJPH: Masyarakat Bisa Gugat "Class Action" Restoran Ayam Widuran

Bentuknya yang istimewa mencerminkan cita rasa sate buntel yang lembut, manis, dan kaya akan rempah yang aromatik. Sate jenis ini biasa disajikan bersama dengan bumbu kecap, bawang merah, tomat, dan kol.

Perpaduan bumbu kecap, sate buntel, bawang merah, dan nasi panas, siapa yang sanggup menolaknya.  Makan sate buntel lebih nikmat ditemani tengkleng.

Sama-sama berbahan dasar daging kambing, tengkleng sendiri merupakan kuliner berbahan dasar daging kambing yang dominan balungan (tulang) dan juga jeroan lengkap dengan yang kuah yang diolah seperti gulai tetapi dengan sedikit kuah.

Cita rasa gurih manis dan sedikit pedas membuat tengkleng juga banyak dicari wisatawan lokal maupun mancanegara. Tengkleng lahir saat penjajahan Jepang yang mana pada saat itu, masyarakat Solo kekurangan bahan makanan.

Baca Juga:  Anggota DPR Minta KBS Menjadi Destinasi Wisata Edukasi yang Murah

Akhirnya muncul inspirasi untuk mengolah jeroan kambing yang pada waktu itu dianggap sampah atau limbah. Karena bagian dagingnya lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat ekonomi menengah ke atas.

Untuk menghasilkan daging yang empuk dibutuhkan waktu memasak minimal 45 menit. Penggunaan bara api dalam proses memasak juga membuat daging di sekitar tulang matang sempurna, empuk dan juga memiliki aroma asap dalam setiap setiap suapan.

Tekstur kuah  kental membuat tengkleng juga membuat tengkleng terlihat mirip dengan tongseng. Penggunaan tulang dan jeroan seperti sumsum, telinga, usus, ati dan jeroan lain yang lebih banyak menjadikan perbedaan paling signifikan antara tengkleng dan tongseng.

Baca Juga:  Terong Enak Dibuat Balado Atau Sambal Teri Sesuai Selera

Selain itu kuah yang lebih encer karena tidak menggunakan santan juga memberikan sensasi segar dan menggugah selera. (ndi/ Indonesaia Kaya)

SHARE
Tag :Kuliner SoloSate BuntelSoloTongseng
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ilustrasi zakat/ Foto: Ist
Berikut Tata Cara Pembayaran Zakat Fitrah Sebelum Salat Idul Fitri
Minggu, 8 Maret 2026
Titik gempa di Aceh/ Foto: BMKG
Gempa 5,6 Magnitudo Akibat Subduksi Lempang Indo-Australia di Aceh
Minggu, 8 Maret 2026
Pemeriksaan mata / Foto: national hospital
Peringatan Glaukoma untuk Meningkatkan Kesadaran Kondisi Medis Pasien
Minggu, 8 Maret 2026
Sampul resmi "Ruby (The Complete Collection)/ Foto: koreantimes
Jennie BLACKPINK Buka Toko Pop Up untuk Merayakan Ultah Album Ruby
Minggu, 8 Maret 2026
Sundar Pichai / Foto: techcrunch
Paket Gaji Sundar Pichai Bisa Bernilai Rp11 Trilyun
Minggu, 8 Maret 2026

Mental Health

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

ilustasi / Foto: freepik

Berikut Perbedaan Kepribadian Introvert dan Covert Narsisistik Personality Disorder (NPD)

Ilustrasi mendidik anak/ Foto: freepik

Perbedaan Anak Patuh dengan Anak yang Penuh Tantangan Kreativitas

Ilustrasi mendengarkan/ Foto: freepik

Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Awal Mula Hari Perempuan International 8 Maret 2026

Mengenal Kanker Ginjal yang Diderita Vidi Aldiano

Rudal Israel Menghantam Depo Penyimpanan Minyak di Teheran

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir

More News

Ice Cream Lembut / Foto : Freepik

Pencetus Es Krim Lembut Masih Menjadi Pedebatan Hingga Kini

Selasa, 19 Agustus 2025
Permen karet bisa digelembungkan/ Foto: national today

Hari Permen Karet dengan Menyumbangkan Donasi untuk Warga Miskin

Jumat, 6 Februari 2026
Pulau Gili Labak salah satu destinasi unggulan di Pulau Madura

Rekomendasi Wisata untuk Liburan di Pulau Madura

Kamis, 27 Februari 2025

Desa Wisata Sade Lombok Percontohan “Eco Village”

Jumat, 23 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id