• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kepribadian Narsisistik Memiliki Kecanduan Situs Jejaring Sosial Lebih Tinggi
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kepribadian Narsisistik Memiliki Kecanduan Situs Jejaring Sosial Lebih Tinggi

Redaktur III Jumat, 23 Mei 2025
Share
4 Min Read
Penelitian menjelaskan ada keterkaitan antara narsisistik dengan kecanduan media sosial / Foto : freepik
Penelitian menjelaskan ada keterkaitan antara narsisistik dengan kecanduan media sosial / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi longitudinal terhadap pengguna situs jejaring sosial menemukan bahwa hampir semua bentuk narsisme dikaitkan dengan gejala kecanduan situs jejaring sosial.

Dengan kata lain, individu dengan sifat narsistik lebih mungkin mengembangkan pola penggunaan media sosial yang bermasalah. Makalah ini diterbitkan dalam Journal of Research in Personality .

Situs jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok memungkinkan pengguna membuat profil, berbagi konten, dan berinteraksi dengan orang lain secara daring.

Situs-situs tersebut berfungsi sebagai platform untuk koneksi sosial, hiburan, ekspresi diri, dan pertukaran informasi. Akan tetapi, penggunaan platform-platform ini secara berlebihan dapat menyebabkan pola perilaku yang dikenal sebagai kecanduan situs jejaring sosial.

Bentuk kecanduan ini ditandai dengan pengecekan kompulsif, ketidakmampuan mengurangi aktivitas meskipun ada konsekuensi negatif, dan ketergantungan emosional pada interaksi daring.

Baca Juga:  Sebuah Penelitian Menyebutkan Psikopat dan Narsisistik Bisa Dilihat dari Wajah

Hal ini dikaitkan dengan hasil seperti berkurangnya keterlibatan sosial di dunia nyata, gangguan tidur, dan penurunan kinerja akademis atau pekerjaan. Faktor psikologis seperti harga diri rendah, kesepian, dan takut ketinggalan dapat berkontribusi pada perkembangan kecanduan perilaku ini.

Beberapa studi neuroimaging menunjukkan bahwa kecanduan situs jejaring sosial mengaktifkan sirkuit penghargaan otak dengan cara yang mirip dengan kecanduan perilaku lainnya.

Penulis studi Julia Maria Balcerowska dan rekan-rekannya bertujuan meneliti hubungan antara narsisme dan kecanduan situs jejaring sosial.  Peneliti tertarik pada bentuk narsisme memprediksi perubahan gejala kecanduan dari waktu ke waktu dan apakah gejala kecanduan bisa merubah sifat narsistik.

Narsisme adalah sifat kepribadian yang dicirikan kecenderungan terhadap keegoisan, pandangan diri yang berlebihan, dan keinginan kuat untuk diperhatikan dan dikagumi.

Baca Juga:  Orang yang Merasa Dirinya Paling Baik di Keluarga Akan Menunjukkan Perilaku Ini

Penelitian ini didasarkan pada Model Narsisme Sirkumpleks, yang mengatur sifat narsistik sepanjang dua dimensi: agensi (berkisar dari ketegasan hingga kepasifan) dan persekutuan (berkisar dari kehangatan hingga dingin).

Kombinasi dari dimensi-dimensi ini menghasilkan bentuk narsisme yang berbeda. Penelitian meneliti enam bentuk: kekaguman, persaingan, permusuhan, isolasi, kepahlawanan, dan kesucian.

Para peneliti berhipotesis bahwa kecanduan situs jejaring sosial akan dikaitkan dengan kekaguman, persaingan, permusuhan, dan isolasi pada pemilik kepribadian narsisistik.

Studi ini menggunakan desain longitudinal, dengan peserta menyelesaikan penilaian pada empat titik waktu antara tahun 2020 dan 2021. Dari 665 individu yang berpartisipasi dalam gelombang kedua pengumpulan data, 362 berpartisipasi dalam gelombang keempat.

Analisis akhir melibatkan 339 peserta, semuanya dari Polandia, dengan rentang usia 19 hingga 41 tahun. Sampel dibagi rata antara pria dan wanita.

Baca Juga:  Kalimat yang Dilontarkan Pasangan Manipulatif untuk Mengontrol Pasangan

Peserta menyelesaikan pengukuran laporan diri tentang narsisme dan kecanduan situs jejaring sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa semua bentuk narsisme kecaduan situs jejaring sosial.

Dengan kata lain, individu yang mendapat skor lebih tinggi pada sebagian besar bentuk narsisme juga melaporkan lebih banyak gejala penggunaan media sosial yang bermasalah.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua bentuk narsisme dikaitkan dengan kecanduan SNS [situs media sosial],” ungkap peneliti.

Peneliti juga mengamati beberapa variasi di antara bentuk terkait hubungan longitudinal. Secara khusus, menemukan hubungan longitudinal untuk kepahlawanan, kekaguman, dan persaingan sementara untuk permusuhan dan isolasi, hubungan tersebut terbatas.

“Temuan tersebut menguatkan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa motif perlindungan diri sangat penting dalam memahami kemunculan narsisme dan kecanduan SNS secara bersamaan,” simpul penulis penelitian. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan kepribadian narsissisticNarsisisticNarsisistic Personality Disorder
Ad imageAd image

Berita Aktual

Xiaomi 18 / Foto: Gizmochina
Bocoran Xiaomi 18 Kemungkinan Memiliki Pilihan Lima Warna
Selasa, 11 Agustus 2026
Ilustrasi HipHop/ Foto: natonal today
Memperingati Musik HipHop yang Dikenalkan dari Pesta Jalanan Bronx
Selasa, 11 Agustus 2026
Emas Antam/ Foto: ANTARA
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 Jadi Rp2,710 Juta Per Gram
Selasa, 11 Agustus 2026
Tangkapa layar klarifikasi dari pihak penyelenggara/ Foto: capture Radar Cirebon
MUI Kecam Aksi Tantangan Booth Minuman Keras Newport di Jakarta
Selasa, 11 Agustus 2026
Bangunan runtuh akibat gempa di Kolombia/ Foto: anadolu
Bangunan Tiga Lantai Runtuh Total Akibat Gempa Magnitudo 7,4 di Cali
Selasa, 11 Agustus 2026

Mental Health

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Kemenhut Menutup Wisata Gunung Bromo Dampak Kebakaran Hutan yang Meluas

Pilot dan Kru Helikopter Pemadam Tewas Saat Pembasahan Kebakaran di Utah

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Agensi Menjawab Kekhawatiran Terhadap Kesehatan Han Seung Yeon

Jumlah Korban Tewas Akibat Penembakan di Sekolah Bertambah 9 Orang

More News

Menurut penelitian psikopati dan narsisistik bisa dianalisa lewat wajah / Foto : Freepik

Sebuah Penelitian Menyebutkan Psikopat dan Narsisistik Bisa Dilihat dari Wajah

Minggu, 18 Mei 2025
Ilustrasi vertigo / Foto : freepik

Tangani Vertigo dengan Langkah Berikut Ini Menurut Medis

Minggu, 24 Agustus 2025
Ilustrasi wanita menyendiri / Foto : freepik

Sikap Orang-orang yang Dibesarkan dalam Rumah Tangga yang Dingin, Menurut Psikololgi

Selasa, 8 Juli 2025
Begadang sampai malam memicu kehadiran depresi./ Foto : Freepik

Begadang Sampai Dini Hari Memicu Kehadiran Depresi

Jumat, 21 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id