• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sifat Tersembunyi Bagi Orang-orang yang Memprediksi Skenario Terburuk
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Sifat Tersembunyi Bagi Orang-orang yang Memprediksi Skenario Terburuk

Redaktur III Minggu, 25 Mei 2025
Share
4 Min Read
Memprediksi hal terburuk memang baik namun bisa memicu kecemasan / Foto : Freepik
Memprediksi hal terburuk memang baik namun bisa memicu kecemasan / Foto : Freepik

Aktual.co.id – dalam sebuah komunitas kantor atau kelompok pasti ada seseorang yang memprediksi hal terburuk. Misalnya dalam kelompok komunitas ada yang selalu menyampaikan hal terburuk ketika menjalankan kegiatan bersama.

Ternyata menurut psikolog  Eliza Hartley perilaku ini sering kali berasal dari sifat-sifat tersembunyi tertentu. Orang-orang yang selalu meramalkan skenario terburuk bukan sekadar pesimis, biasanya punya prediksi lebih penting daripada yang terlihat. Berikut ini sifat terdalamnya.

Berpengalaman dalam Pecahkan Masalah

Mungkin ciri paling penting dari orang yang terbiasa memprediksi skenario terburuk adalah keterampilan dalam memecahkan masalah. Orang-orang ini memiliki bakat untuk mengidentifikasi masalah dan menyusun solusi.

Sifat ini merupakan hasil dari analisisnya yang terus-menerus terhadap berbagai kemungkinan. Ketika meramalkan suatu masalah, orang ini mulai memikirkan cara menyelesaikannya. Dirinya tidak hanya meramalkan malapetaka tetapi juga bagaimana cara memecahkan persoalannya.

Secara Alami Lebih Berhati-hati

Orang yang secara konsisten memprediksi skenario terburuk memiliki kecenderungan untuk berhati-hati. Dirinya suka bertindak hati-hati dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga:  Tanda Mental Kamu Sangat Kuat dan Tangguh

Kehati-hatian ini dapat menjadi sifat yang berharga, karena dapat mencegah keputusan yang tergesa-gesa dan perilaku impulsif. Namun, hal itu dapat menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan dan kecenderungan mengharapkan yang terburuk.

Perfeksionis

Perfeksionisme umum terjadi bagi yang terbiasa meramalkan malapetaka dan kesuraman. Orang ini menetapkan standar yang tinggi untuk diri sendiri dan takut konsekuensi jika tidak memenuhi standar tersebut.

Memahami hubungan antara perfeksionisme dan prediksi skenario terburuk dapat membantu bersimpati dengan orang-orang ini dan memberi dukungan yang dibutuhkan untuk mengelola ekspektasi dengan cara yang lebih sehat.

Berorientasi pada Detail

Karakteristik lain yang sering temukan yang terbiasa memprediksi skenario terburuk adalah perhatian terhadap detail.

Orang-orang ini tidak hanya melihat permukaannya tapi menyelami hal-hal yang lebih dalam. Di mana akan memperhatikan hal detail-detail yang diabaikan orang lain. Dan detail-detail yang diabaikan inilah yang membuat mengantisipasi masalah.

Baca Juga:  Lebih Memilih Kegiatan Bersantai, Menjadi Ciri Orang yang Hidup Penuh Kekacauan

Berorientasi pada detail bisa menjadi aset yang hebat, terutama di bidang yang membutuhkan ketepatan dan ketelitian. Namun dalam kehidupan sehari-hari, sifat ini dapat menimbulkan gangguan kecemasan karena memikirkan hal yang tidak perlu.

Sangat Berempati

Orang yang mengetahui sering mempridiksi hal terburuk memiliki sifat empati yang lebih dalam.  Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Jurnal Kepribadian dan Psikologi Sosial menemukan bahwa individu dengan tingkat empati tinggi lebih cenderung mengantisipasi hasil negatif.

Ini karena memahami emosi orang lain dan menyadari potensi hasil negatif dapat memengaruhinya. Ketika teman atau kolega meramalkan skenario terburuk bukan berarti mengartikan pesimisme, melainkan kekhawatiran mandalam terhadap kesejahteraan orang lain

Memiliki Rasa Tanggung Jawab yang Tinggi

Orang seperti ini selain mempridiksikan kemungkinan terburuk, dirinya juga memikirkan bagaimana penyelesaian jika kemungkinan tersebut terjadi.

Baca Juga:  Batasan yang Ditetapkan oleh Orang yang Memiliki Sehat Mental

Dirinya merasa bertanggung jawab jika prediksinya ternyata benar, sehingga di dalam komunikasi kelopok orang ini akan berupaya menyelesaikan masalah tersebut.

Potensi tersembunyi ini tidak bisa dilihat sekilas melainkan perlu pendekatan ketika mengenali orang yang mampu memprediksikan hal terburuk.

Sangat Analitis

Jika pernah berbicara dengan orang yang secara konsisten memprediksi skenario terburuk, akan melihat betapa sangat analitisnya orang tersebut.

Orang ini tidak hanya meramalkan potensi masalah, dirinya akan membedahnya, menyelidikinya, dan mengeksplorasi setiap sudut pandang untuk menyelesaikannya.

Sifat analitis ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, sifat ini memungkinkan untuk menemukan masalah sebelum masalah itu muncul, yang bisa sangat bermanfaat dalam bidang atau situasi tertentu.

Di sisi lain, analisis terus-menerus  dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Tidak mudah memikul beban setiap potensi bencana di pundak orang seperti ini. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan Cemaskesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rismon dan Gibran sesaat setelah saling memaafkan/ Foto : courtesy ANTARA
Rismon Sianipar Mendatangi Gibran Meminta Maaf Soal Ijazah Jokowi
Jumat, 13 Maret 2026
Ilustrasi advocat/ Foto: Freepik
Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern
Jumat, 13 Maret 2026
Yaqut Cholil Qoumas / Foto: Ist
KPK Menduga Yaqut Cholil Qoumas Menerima Uang Percepatan Haji Khusus
Jumat, 13 Maret 2026
ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik
Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan
Jumat, 13 Maret 2026
Warga berkumpul di sekitar gedung kantor polisi yang rusak di pusat kota Teheran, Iran/ Foto: aljazeera
Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang
Jumat, 13 Maret 2026

Mental Health

ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik

Berikut Alasan Rindu Sulit Terobat Akibat Luka Dikecewakan

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Berikut Alasan Psikologis NPD Panik Ketika Titik Lemah Tersetuh

Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist

Peneliti Sepakat Puasa Baik untuk Kesehatan dan Penurunan Berat Badan

Ilustrasi depresi / Foto : Freepik

Awas Masa Tua Depresi Jika Tidak Melepaskan Hal Ini

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Jisoo BLACKPINK Akan Menerima Penghargaan Madame Figaro Rising Star Award di Cannes

Google Gemini Akan Meluncurkan Prediksi Bencana Banjir Bandang

Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang

Menjaga Etika Profesi Advokat di Tengah Tantangan Hukum Modern

Harga Emas Antam Turun Rp21 Ribu

More News

Ilustrasi saling berbicara/ Foto: Freepik

Berikut Batasan yang Ditetapkan oleh Orang yang Sehat Mental

Kamis, 9 Oktober 2025
ilustrasi depresi dengan ponsel/ Foto: freepik

Chat Tidak Berbalas Bisa Memicu Diam yang Berarah pada Negatif

Selasa, 20 Januari 2026
Sikap tidak konsisten orang tua bisa menyebabkan anak tidak hormat / foto : Istimewa

Sikap Orang Tua yang Menyebabkan Tidak Dihormati Oleh Anak

Kamis, 6 Maret 2025
Ilustrasi persahanbatan perempuan / Foto : freepik

Tanggal 1 Agustus Hari Kekasih Nasional Bentuk Apresiasi Persahabatan Perempuan

Jumat, 1 Agustus 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id