• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang yang Memendam Stres dan Kecemasan Menampilkan Perilaku Seperti Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang yang Memendam Stres dan Kecemasan Menampilkan Perilaku Seperti Ini

Redaktur III Sabtu, 14 Juni 2025
Share
5 Min Read
Iustrasi depresi / Foto : freepik
Iustrasi depresi / Foto : freepik

Aktual.co.id – Banyak yang menilai jika seseorang membentak, menarik diri, kemungkinan sebagai tanda seseorang mengalami depresi kecemasan.

Menjalani masa depresi kecemasan tidaklah mudah, karena akan mempengaruhi hidup dalam kesehariannya.

Banyak individu mengalami seperti itu, namun tidak menyadari jika kondisi tersebut bagian dari gejala stress dan deprei. Berikut perilaku yang diakibatkan memendam depresi kecemasan sesuai analisa psikolog Olivia Reid.

Sangat Kritis Terhadap Diri Sendiri

Orag yang memiliki beban depresi biasanya menunjukkan menciptakan standar yang tinggi. Akibatnya tidak jarang orang seperti ini menyalahkan diri sendiri ketika berada dalam lingkaran depresi.

“Keraguan dan kritik diri  ini bukan hanya tentang kerendahan hati atau keinginan memperbaiki diri. Ini tentang stres dan kecemasan yang terpendam yang menggerogoti dirinya,” ungkap Olivia Reid.

Mungkin ini tanda yang paling jelas dan banyak menimbulkan gangguan. Jika seseorang mengalami tanda seperti ini maka harus segera mendapat penanganan psikolog atau psikiater.

Mereka Perfeksionis

Bagi yang memendam stres dan kecemasan, hal itu sering kali berasal dari rasa takut yang mendalam akan kegagalan atau penghakiman.

Baca Juga:  Melatih Diri dari Sikap yang Mudah Tersinggung

“Orang ini mungkin menghabiskan waktu berjam-jam menyempurnakan presentasi, memeriksa ulang email, atau melatih percakapan. Bukan karena ingin, tetapi harus dillakukan karena khawatir melakukan kesalahan,” ungkapnya.

Jika mendapati diri sendiri atau orang lain berupaya mencapai kesempurnaan, mungkin ada baiknya mencermati lebih dekat apa yang mendorong perilaku ini.

Sering Terlihat Tenang dan Kalem

Sudah menjadi kepercayaan umum bahwa orang yang stres atau cemas selalu gelisah atau gugup. Namun, itu tidak selalu terjadi. Terutama bagi yang memendam stres dan kecemasannya.

“Faktanya, orang ini sering kali tampak orang yang paling tenang di ruangan itu. Orang ini pandai memendam emosinya menyimpan kekhawatiran sehingga sulit mendeteksi emosi dirinya,” kata Olivia.

Jangan tertipu oleh penampilan dengan orang yang sangat tenang, itu mungkin topeng menyembunyikan stres dan kecemasan yang terpendam.

Cenderung Menghindari Pertemuan Sosial

Kecemasan menghadapi kerumunan membuat orang dengan depresi kecemasan menghindari pertemuan sosial.

“Orang ni khawatir mengatakan hal yang salah, khawatir tidak diterima, khawatir dihakimi.

Dan terkadang, rasanya lebih untuk menghindari situasi-situasi yang mengarahkan dirinya seperti dihakimi,” kata Olivia

Baca Juga:  Penelitian : Risiko Pikun Bisa Dimulai pada Masa Remaja

Jika mendapati diri sering membatalkan rencana atau lebih suka menyendiri, mungkin merupakan tanda memendam stres dan kecemasan.

Terus-menerus Merasa Lelah

Pernahkah mengalami hari-hari di mana benar-benar lelah, meskipun tidak melakukan sesuatu yang sangat berat?

Itu adalah kejadian umum bagi orang-orang yang memendam stres dan kecemasan. Pikiran nya selalu bekerja keras, selalu memproses, selalu khawatir.

“Dirinya seperti lari maraton, tapi buka fisik melainkan di dalam otaknya. Dampak kelelahan mental ini bisa berpengaruh pada fisik,” ungkap Olivia.

Dalam keadaan duduk diampun orang ini  terus bekerja keras, dan menguras tenaga. Oleh sebab itu mereka tampak malas atau tidak bugar. Itu karena pikiran yang melelahkannya.

Berpikir Berlebihan 

Berpikir berlebihan selalu hadir, terkadang samar, terkadang sangat kuat. Orang ini mencermati setiap kata, setiap tindakan, setiap keheningan, menciptakan narasi di kepala yang mungkin tidak ada wujudnya.

“Mereka selalu gelisah, menunggu malapetaka yang mungkin tidak akan pernah datang,” kata Olivia. Orang seperti ini harus segera mendapatkan pertolongan.

Baca Juga:  Jika Makan Sendirian di Tempat Umum Tanpa Canggung, Menunjukkan Sikap Ini

Analisis berlebihan yang terus-menerus ini bukan tentang ketelitian atau kehati-hatian, ini tanda stres dan kecemasan. Dan perilaku ini masuk daftar yang harus diwaspadai.

Pola Makan Berfluktuasi

Tahukah bahwa stres dan kecemasan  berdampak pada kebiasaan makan. ? Saat memendam emosi ini, tubuh akan masuk ke mode melawan atau lari , yang menekan nafsu makan atau mencari makanan yang menenangkan.

Satu menit pertama menikmati es krim, dan menit berikutnya tidak punya selera untuk melihat makanan. Pola ini bukan hanya tentang keinginan atau kurangnya pengendalian diri. Ini tentang respons tubuh mereka terhadap stres.

Tidak Bisa Tidur

Meskipun tubuh memohon untuk tidur, pikiranku tetap terjaga. Seolah-olah pikiranku menjadi liar, menolak untuk berhenti meskipun sudah larut malam.

Itulah yang terjadi pada orang yang memendam stres dan kecemasan tidur sering kali menjadi konsep yang sulit dipahami. Bukannya tidak ingin tidur; lebih tepatnya tidak bisa.

JIka sering mengalami insomnia atau malam yang tidak tenang , itu mungkin salah satu tanda bahwa memendam stres dan kecemasan. (ndi)

 

SHARE
Tag :cemasdepresiGangguan Depresikesehatan jiwaMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan secara simbolis PNBP hasil pemulihan aset oleh Kejaksaan RI kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa / Foto : kejaksaan
Kejaksaan Menyerahkan Penelusuran Aset Edy Tansil kepada Menkeu
Senin, 15 Juni 2026
Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik
Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga
Senin, 15 Juni 2026
Ilustrasi pertambangan minyak/ Foto: anadolu
Harga Emas Melonjak Sementara Harga Minyak Turun Pasca Perdamaian AS dan Iran
Senin, 15 Juni 2026
Kapal tangker di Selat Hormuz/ Foto: Aljazeera
Kesepakatan Perdamaian AS dan Iran Tercapai dengan Pembukaan Selat Hormuz
Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Negara Jerman Elke Büdenbender menuruni tangga pesawat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta/ Foto: capture ANTARA
Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Berkunjung ke Indonesia
Senin, 15 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

DJI Menggugat Insta360 Luna Ultra Karena Memiliki Kemiripan dengan DJI Osmo Pocket 4P

BMKG Memperkirakan Hujan Ringan di Wilayah Indonesia

AS Klaim Akan Ada Perjanjian Perdamaian dengan Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,7 Juta Per Gram

EJAE Mendapat Respon Positif Saat Memakai Sepatu Kets di Pembukaan Piala Dunia 2026

More News

Pemimpin narsisitik cenderung menyembunyikan sifat aslinya / Foto : freepik

Penelitian Psikologi, CEO yang Narsisistik Cenderung Memalsukan Emosi Ketika Merasa Kesepian.

Jumat, 30 Mei 2025
Ilustrasi/ foto: freepik

Ciri Orang Bertahan Hidup di Tengah Kesulitan

Kamis, 12 Februari 2026
Debat perlu teknik agar menguasai keadaan / Foto : Freepik

Jurus Ampuh Menghadapi Debat Argumen Agar Jarang Kalah

Selasa, 22 April 2025
Ilustrasi penyakit Chagas/ Foto: national today

Mengenal Penyakit Chagas yang Diperingati 14 April untuk Menekan Penyebaran

Selasa, 14 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id