• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ciri Jaringan Otak Kepribadian Narsisistik dan Antisosial Sama, Namun Berbeda
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Ciri Jaringan Otak Kepribadian Narsisistik dan Antisosial Sama, Namun Berbeda

Redaktur III Sabtu, 23 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik
Ilustrasi narsisistik dengan kemewahan / Foto : Freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi baru memberikan bukti bahwa ciri-ciri kepribadian narsistik dan antisosial terkait dengan pola konektivitas otak yang sama maupun berbeda.

Penelitian yang dipublikasikan Psychophysiology ini menunjukkan bahwa disfungsi pada tiga jaringan otak inti, yang dikenal mode default, saliensi, dan jaringan frontoparietal, memainkan peran dalam membentuk ciri-ciri ini.

Temuan ini menawarkan kerangka kerja berbasis ilmu saraf untuk memahami ciri-ciri patologi kepribadian yang tumpang tindih namun berbeda.

Ciri narsistik dan antisosial seringkali muncul bersamaan, tetapi keduanya bermanifestasi dengan cara yang berbeda.

Narsisme cenderung melibatkan kemegahan, fokus yang berlebihan pada citra diri, dan kebutuhan akan kekaguman. Sebaliknya, antisosialitas ditandai oleh impulsivitas, pelanggaran aturan, dan pengabaian hak orang lain.

Baca Juga:  Cara Menghadapi Perbedaan Pendapat Dengan Bijaksana

Kedua jenis ciri ini dapat muncul pada tingkat subklinis pada populasi umum atau muncul lebih parah sebagai bagian dari gangguan kepribadian.

Memahami dasar neurobiologis dapat membantu bagaimana keduanya saling tumpang tindih namun berbeda, serta cenderung mengelompok pada individu tertentu.

“Ciri-ciri kepribadian narsistik dan antisosial sering kali tumpang tindih dalam kehidupan nyata dan dapat menyebabkan masalah interpersonal yang serius,” ujar penulis studi Alessandro Grecucci, seorang profesor madya di Universitas Trento dan kepala Laboratorium Neurosains Klinis dan Afektif .

Meskipun psikologi telah menjelaskan ciri-ciri ini selama beberapa dekade, namun pengetahuan tentang ciri-ciri ini terwakili di otak masih kurang.

Baca Juga:  Cara Melepaskan Mencari Penghargaan dari Orang Lain. Berdasar Rekomendasi Psikolog

Kemajuan terbaru dalam neurosains jaringan, khususnya studi tentang ‘jaringan rangkap tiga’ berskala besar di otak, memberi kesempatan unik mengeksplorasi apakah ciri-ciri ini memiliki mekanisme saraf yang sama atau memiliki ciri-ciri otak yang berbeda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat narsistik dan antisosial memiliki beberapa kesamaan fitur saraf. Dalam kedua kasus, konektivitas yang lebih rendah dalam jaringan saliensi, terutama di korteks cingulate anterior (ACC) yang merupakan prediktor yang konsisten.

Wilayah ini memainkan peran kunci dalam kesadaran emosional dan mengintegrasikan informasi tentang risiko dan imbalan.

Konektivitas yang berkurang di area ini dapat mencerminkan gangguan dalam mengenali konsekuensi tindakan seseorang dalam mengatur impuls emosional. Sehingga berpotensi pada kesulitan interpersonal yang terlihat pada kedua sifat tersebut.

Baca Juga:  Jika Ingin Membuat Kesan Baik, Hindari Obrolan yang Tabu Ini

Penelitian ini memiliki keterbatasan. Sampelnya terdiri dari partisipan non-klinis, dan hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan kepada orang-orang dengan diagnosis formal seperti gangguan kepribadian narsistik atau antisosial.

Penggunaan MRI dalam kondisi istirahat juga temuan mencerminkan aktivitas otak dasar, bukan respons terhadap tugas-tugas tertentu.

Meskipun para peneliti menggunakan metode statistik tingkat lanjut, beberapa temuan, terutama yang didasarkan pada ambang batas yang belum dikoreksi, harus ditafsirkan dengan hati-hati hingga direplikasi. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan narsisistikkepribadianNarsisistik Personality Disorderpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Warga Teheran melewati poster menentang AS/ Foto: the guardian
AS dan Iran dalam Kebuntuan Ketika Trump Menolak Proposal dari Iran
Senin, 11 Mei 2026
Byeon Woo Seok / Foto: Soompi
Byeon Woo Seok Aktor Perfect Crown Terpilih Jadi Duta Baru BVGARI
Senin, 11 Mei 2026
Dr. dr. Michael Leksodimulyo, MBA., M.Kes / Foto: Dok Aktual
dr.Michael Mengapresiasi Aliansi Arek Surabaya Menggugat Terkait Toko Nam
Senin, 11 Mei 2026
Fasad Toko Nam/ Foto: Pemkot Surabaya
Aliansi Arek Suroboyo Menggungat Sepakat Fasad Toko Nam Dibongkar
Senin, 11 Mei 2026
Ilustrasi penyebaran virus/ Foto: freepik
Seorang Wanita Prancis dan Dua Warga AS Dinyatakan Positif Hantavirus dari MV Hondius
Senin, 11 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ilustrasi serangan asma/ Foto: national today

Hari Asma se Dunia Memperingatkan Bahaya Kesehatan Pernapasan

Ilustrasi bekerja/ Foto: freepik

Berikut Kiat Agar Tidak Dimanfaatkan oleh Orang Lain

Ilustrasi bugar/ Foto: freepik

Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Bocoran Spesifikasi Honor Magic9 Pro Max yang Bakal Diluncurkan

Perayaan Hari Ibu Dunia Sejak Zaman Romawi Meski Sempat Dihapus dari Kalender

Jennie BLACKPINK Mengumpulkan Pendapatan Rp302 Miliar dari Bisnis Agensinya

Arya Khan dan Pinkan Mambo Mengumumkan Bercerai

AS Mengatakan 58 Kapal Komersial Dialihkan Rutenya di Bawah Blokade Angkatan Laut Iran.

More News

Ilustrasi orang dengan ketenagan diri/ Foto: freepik

Tips Agar Tidak Diremehkan oleh Orang Lain

Sabtu, 14 Maret 2026
Ilustrasi mendengarkan/ Foto: freepik

Cara Menghadapi Orang Yang Memiliki Sikap yang Menguras Energi Mental

Selasa, 3 Maret 2026
Kadang tidak sadar jika membicarakan tentang diri sendiri / Foto : Freepik

Orang Kurang Empati Menunjukkan Perilaku Ini Tanpa Disadari

Minggu, 18 Mei 2025
Pembicaraan perlu dua arah sehingga bisa saling memahami isi pembicaraan / Foto : geediting

Orang yang Berbicara Tentang Dirinya Sendiri Dalam Percakapan Menampilkan Perilaku Ini

Jumat, 18 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id