• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian : Bekerja 4 Hari Seminggu Baik Buat Kesehatan Mental
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian : Bekerja 4 Hari Seminggu Baik Buat Kesehatan Mental

Redaktur III Rabu, 23 Juli 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi bekerja / Foto : freepik
Ilustrasi bekerja / Foto : freepik

Aktual.co.id – Sebuah tim di Boston College mengatakan di studinya bahwa bekerja empat hari seminggu dapat membantu pekerja melindungi kesehatan mental.

Peneliti telah melibatkan 100 perusahaan dan hampir 2.900 pekerja di AS, Inggris, Australia, Kanada, dan Irlandia, mengungkapkan perubahan dikaitkan dengan tingkat kepuasan yang di pihak pengusaha dan karyawan.

Hal ini mencakup peningkatan produktivitas dan pertumbuhan pendapatan terhadap dampak positif pada kesehatan fisik dan mental, serta mengurangi stres dan kelelahan .

Sebuah jajak pendapat tahun 2024 terhadap lebih dari 2.000 pekerja purnawaktu di AS menemukan bahwa lebih dari separuh responden melaporkan kelelahan akibat stres di tempat kerja dalam setahun terakhir.

Baca Juga:  Orang yang Ponselnya dalam Mode Senyap Menampilkan Ciri Unik Ini, Menurut Psikologi

“Ketika orang yang saya wawancarai seseorang klien yang memberi tahu bahwa dirinya tidak akan bekerja lagi di hari Jumat hingga Minggu. Tanggapan yang diterimanya adalah ‘Bagus sekali!’” kenang Juliet Schor, profesor sosiologi yang menjabat di dewan akademis lembaga nirlaba 4 Day Week Global.

Kelompok 4 Day Week Global  didirikan untuk menyediakan platform bagi pendukung minggu kerja empat hari.

“Saya pikir itu merupakan lambang bagaimana orang-orang telah mengubah cara berpikir tentang hakikat pekerjaan,” ungkapnya.

Perusahaan-perusahaan tersebut berpartisipasi dalam serangkaian uji coba selama enam bulan yang diselenggarakan oleh 4 Day Week Global.

Baca Juga:  Penelitian Mengatakan Konsumsi Telur Memperkecil Riziko Terkena Alzheimer

Program percontohan ini tidak mengurangi gaji pekerja. Data terbaru studi dari uji coba pertama dan kedua, yang melibatkan hampir 33 perusahaan.

Para peneliti, yang juga berasal dari University College Dublin, mengumpulkan informasi dari karyawan melalui survei dan wawancara.

Tim peneliti mengatakan kepada perusahaan bahwa sedang menganalisis perubahan sebelum dan sesudah uji coba. Serta di berbagai negara dan perusahaan, dalam hal demografi karyawan, dan jenis pekerjaan.

“Jam kerja berkurang, kesejahteraan meningkat, dan hasil utama organisasi tetap terjaga. Libur selama 3 hari bisa efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan,” jelas profesor madya Wen Fan.

Baca Juga:  Tips Menghadapi Orang Beracun yang Ingin Menjatuhkan

Di hari libur tersebut dapat digunakan karyawan untuk untuk membuat janji dengan dokter dan mengurus urusan pribadi lainnya yang mungkin akan tidak bisa dilakukan pada saat jam kerja.

Namun, pendekatan ini tidak bisa dilakukan oleh semua pekerjaan. Beberapa tempat kerja seperti perusahaan manufaktur, akan kesulitan menerapkan empat hari kerja seminggu.

Peneliti juga belum menguji empat hari kerja seminggu di perusahaan yang sangat besar dengan jumlah karyawan  di atas 5.000 orang. (ndi/ independent)

SHARE
Tag :gangguan kecemasankesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Rumah Sakit Martir Al-Aqsa / Foto; Vietnam
Tentara Israel Telah Menyerang Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Jalur Gaza
Minggu, 30 Agustus 2026
iPhone 17 Pro/ Foto: GSM Arena
Berikut Waktu Peluncuran dan Pra Pemesanan iPhone 18 Pro
Minggu, 30 Agustus 2026
Lee Know dari Stray Kids / Foto; Soompi
Lee Know dari Stray Kids Memberikan Donasi Korban Bencana di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026
Bendera AS dan Iran/ Foto: anadolu
Presiden Iran Mengatakan Nota Kesepahaman Demi Kepentingan Kedamaian Dunia
Minggu, 30 Agustus 2026
Tim SAR sedang mencari korban di bekas longsor di Nepal/ Foto: Vietnam
Biaya Pembangunan Pasca Banjir Mencapai Miliaran Dollar di Nepal
Minggu, 30 Agustus 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Misi Penyelamatan Ditunda Karena Bendungan Jebol Perbatasan Tiongkok dan Nepal

Teaser Grand Theft Auto VI Akhinya Tayang di Netflix

KATSEYE Batal Tampil di Daisy Chain Fields karena Megan Cidera

Polri Sebut Keamanan Ketertiban Kembali Normal Pasca Demonstrasi

Huawei Mengumumkan Akan Meluncurkan Seri Nova 16 Bulan September 2026

More News

Ilustrasi dialog saling mendengarkan / Foto : freepik

Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Rabu, 8 Oktober 2025
Ilustrasi dua orang sedang ngobrol / Foto: freepik

Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Minggu, 14 September 2025
Seseorang yang mudah marah cenderung tidak memiliki empati / Foto : Freepik

Berikut Kepribadian Orang Mudah Pemarah Tanpa Disadari

Senin, 14 April 2025
Hari Kanker Se Dunia/Foto : National today

4 Februari Hari Kanker Se Dunia Sebagai Kepedulian Terhadap Penderita Kanker

Rabu, 4 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id