• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Orang Rendah Hati Menunjukkan Empati dan Ketahanan Emosional yang Tinggi.

Redaktur III Minggu, 14 September 2025
Share
3 Min Read
Ilustrasi dua orang sedang ngobrol / Foto: freepik
Ilustrasi dua orang sedang ngobrol / Foto: freepik

Aktual.co.id – Dalam tiga penelitian, peneliti menemukan kerendahan hati intelektual berhubungan positif dengan akurasi empati, khususnya terhadap anggota kelompok luar.

Temuan tersebut menunjukkan kerendahan hati intelektual dapat meningkatkan perhatian empati tanpa memperbesar tekanan pribadi. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kerendahan hati dapat meningkatkan sikap memaafkan, dan toleransi terhadap perspektif yang berbeda.

“Kerendahan hati intelektual seperti pemahaman bahwa kita tidak tahu segalanya, adalah kebajikan yang penting dan langka,” kata penulis studi Michal Lehmann , seorang rekan peneliti pascadoktoral di Universitas Carnegie Mellon dalam jurnal  Personality and Social Psychology Bulletin.

Untuk penelitiannya, Lehmann dan rekan-rekannya melakukan tiga studi pra-terdaftar yang melibatkan total 533 partisipan, semuanya orang dewasa Yahudi Israel.

Studi tersebut berfokus pada empati kognitif, atau kemampuan mengidentifikasi secara akurat apa yang dirasakan orang lain, dan empati emosional, yang mencakup perhatian empatik dan tekanan pribadi.

Baca Juga:  Kenali Empat Jenis Introvert yang Dikemukakan Pakar, Kamu Golongan yang Mana?

Dalam penelitian ini para peserta menonton klip video pendek berisi individu-individu yang menceritakan pengalaman pribadi yang emosional.

Para peneliti membandingkan penilaian para peserta terhadap emosi dari film tersebut dengan keadaan emosional. Dalam studi pertama, 212 peserta mengunjungi laboratorium atau berpartisipasi melalui Zoom karena pembatasan COVID-19.

Setiap peserta menonton delapan video. Saat menonton video, peserta menilai emosi pemeran video secara langsung menggunakan skala geser.

Peserta juga menyelesaikan pengukuran tambahan untuk menilai reaksi emosional, serta kuesioner yang mengukur kerendahan hati intelektual.

Temuan dari studi ini menunjukkan kerendahan hati intelektual memprediksi akurasi empati yang lebih besar, terutama ketika peserta menonton video pembicara Palestina-Israel.

Baca Juga:  Begini Orang Manipulasi Dalam Memainkan Emosi untuk Orang Lain

Peserta yang memiliki kerendahan hati intelektual lebih tinggi akurat mengenali emosi anggota kelompok luar dibandingkan yang tidak memiliki kerendahan hati intelektual. Hubungan ini lebih lemah atau bahkan terbalik ketika mengevaluasi kelompoknya sendiri.

Peserta dengan kerendahan hati intelektual yang lebih tinggi juga melaporkan perhatian empatik yang lebih besar. Kombinasi perhatian tinggi dan tekanan rendah inilah yang disebut para peneliti sebagai “ketahanan empatik.”

Studi kedua mereplikasi temuan ini dengan kelompok baru yang terdiri dari 112 peserta. Kali ini, para peneliti menyertakan ukuran motivasi untuk berempati, dengan meminta peserta memilih antara terlibat dengan perasaan sendiri atau mencoba membayangkan perasaan orang lain

Baca Juga:  Kenali Vibrasi Negatif Agar Sehat Mental

Seperti dalam studi pertama, kerendahan hati intelektual dikaitkan dengan akurasi empati yang lebih besar menggunakan salah satu dari dua metrik empati.

Sekali lagi, yang memiliki kerendahan hati yang lebih tinggi menunjukkan kesenjangan yang lebih lebar antara perhatian empati dan tekanan pribadi.

Untuk menguji apakah kerendahan hati intelektual dapat ditingkatkan secara eksperimental, para peneliti melakukan studi ketiga menggunakan desain antar-subjek dengan 209 partisipan.

Satu kelompok ditugaskan untuk membaca materi dan menjawab pertanyaan yang dirancang untuk menumbuhkan kerendahan hati intelektual, sementara kelompok lain dihadapkan pada konten yang menekankan keyakinan intelektual. “Kerendahan hati intelektual memiliki nilai penting, terutama saat situasi dan hubungan sedang sulit,” kata Lehmann. (ndi)

SHARE
Tag :gangguan jiwakesehatan jiwaMental healthpsikologi

Berita Aktual

Kantor BNPB/ Foto: Ist
KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai
Jumat, 16 Oktober 2026
Lokasi gempa bumi di Kota Bogor/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat
Kamis, 15 Oktober 2026
Doddy Katamsi/ Foto: Ist
Vokalis Elpamas Doddy Katamsi Meninggal Dunia
Kamis, 15 Oktober 2026
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak/ Foto: youtube setpres
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT
Kamis, 15 Oktober 2026
Ahmad Hidayat/ Foto: dok AHa
Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme
Kamis, 15 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB

Dampak Polusi Udara Karhutla Terhadap Kesehatan Respirasi

Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

More News

Ilustrasi Narsisistik yang sering menyalahkan orang lain / Foto : Freepik

Penelitian Bahwa Kepribadian Narsistik Cenderung Memiliki Sedikit Anak

Selasa, 27 Mei 2025
Ilustrasi saling berbicara/ Foto: Freepik

Awas Berikut Kalimat Racun Dipakai untuk Merendahkan Mental Pasangan

Selasa, 10 Juni 2025
Ilustrasi/ Foto: freepik

Begini Agar Tidak Diremehkan oleh Orang Lain

Rabu, 25 Maret 2026
Memiliki kemampuan finansial bisa dimulai sejak dini / Foto : freepik

Tinggalkan Perilaku Ini Jika Ingin Mencapai Kekayaan di Usia 40 Tahun

Senin, 7 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id