Aktual.co.id – Dengan dimulainya wajib militer grup-grup K-pop generasi ketiga seperti Seventeen dan NCT, industri K-pop bersiap menghadapi gejolak baru dalam dunia boy group.
Wajib militer merupakan babak yang tak terelakkan bagi hampir setiap boy grup K-pop. Meskipun anggota asing dikecualikan, jarang ada grup yang seluruhnya terdiri dari artis non-Korea.
Akibatnya, wajib militer seringkali menyebabkan jeda sementara dalam aktivitas grup — periode yang oleh penggemar disebut “hiatus militer”.

Meskipun penggemar mungkin sedih dengan absennya idola favorit, para pelaku industri melihat hal ini sebagai peluang untuk pertumbuhan dan keseimbangan yang lebih sehat dalam ekosistem K-pop.
Menurut analisa dari Korean Times, ketika grup-grup papan atas berhenti beraktivitas, artis-artis baru mendapatkan ruang untuk berkembang, menjangkau audiens baru, dan membangun warisan abadi mereka sendiri.
Kini, dengan Seventeen dan NCT yang memasuki masa jeda wajib militer, industri musik mengamati dengan saksama grup mana yang akan bersinar selanjutnya.
Para pesaing utama dari generasi keempat antara lain Stray Kids, ATEEZ, Tomorrow X Together, dan Enhypen. Sementara itu, pendatang baru generasi kelima seperti RIIZE, NCT WISH, TWS, dan ZEROBASEONE juga menarik perhatian saat bersiap tampil di panggung.
Seiring perubahan lanskap, persaingan antar grup muda diperkirakan akan semakin ketat. Dengan kesempatan langka untuk memperluas jangkauan, grup-grup ini berfokus pada konsep unik, musik berkualitas tinggi, dan penampilan yang luar biasa untuk membedakan diri di pasar yang semakin ramai. (ndi/koreantimes)
