Aktual.co.id – Setelah gelombang tsunami kecil tiba di California menyusul gempa bumi dahsyat di Rusia, peringatan diturunkan dan dibatalkan untuk sebagian besar negara bagian.
Dampak yang dirasakan dari tsunami kecil ini adalah merusak dermaga di Crescent City. “Dalam kasus ini, kami hampir terhindar dari masalah. Setiap dermaga akan mengalami kerugian puluhan ribu dolar, tetapi dermaga tetap berfungsi sebagaimana mestinya,” ujar Kepala Pelabuhan Crescent City, Mike Rademaker, dalam jumpa pers hari Rabu seperti dikutip LA Times.
“Dermaga tersebut merupakan bagian yang dikorbankan dari keseluruhan antarmuka dan desain, dan sebagian besar melindungi dermaga lainnya. Untungnya, kami akan dapat melanjutkan kegiatan operasional seperti biasa,” tambahnya
Gelombang tsunami tertinggi yang dilaporkan di pantai California mencapai puncaknya sekitar 4 kaki di Crescent City, sekitar 20 mil dari perbatasan Oregon, sementara gelombang tertinggi di AS mencapai 5,7 kaki di Kahului, Hawaii.
Ombak mencapai 2,5 kaki di San Francisco dan umumnya satu kaki atau kurang di California Selatan. Tepat sebelum pukul 11.00, area peringatan tsunami di Pantai Barat telah menyusut menjadi hanya garis pantai Del Norte County dan garis pantai Santa Barbara serta San Luis Obispo County. Peringatan tsunami dibatalkan untuk seluruh pesisir California.
Tsunami bisa berlangsung hingga 30 jam di Crescent City, tempat gelombang setinggi 1,5 meter diprediksi terjadi.
Peringatan tsunami dikeluarkan Selasa sore setelah gempa bumi dahsyat melanda lepas pantai timur Rusia yang jarang penduduknya dengan kekuatan 8,8 magnitudo.
“Semua sistem peringatan dini diaktifkan dengan segera, dan evakuasi warga dari daerah yang membutuhkan evakuasi telah diatur untuk menghadapi tsunami,” ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
Gempa bumi melanda lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka Rusia di Siberia timur pada pukul 9:25 pagi hari Rabu waktu setempat. (ndi/latimes)
