• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Pemiliki Kepribadian Narsisistik Cenderung Dikucilkan Karena Arogan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Pemiliki Kepribadian Narsisistik Cenderung Dikucilkan Karena Arogan

Redaktur III Senin, 11 Agustus 2025
Share
1 Min Read
Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik
Narsisistik kagum terhadap dirinya sendiri / Foto : freepik

Aktual.co.id – Individu narsis melaporkan sering dikucilkan dalam kehidupan sehari-hari dan hubungan ini didorong bagaimana memandang situasi sosial terhadap dirinya.

Ostracisme, istilah dikucilkan atau diabaikan, adalah pengalaman psikologis yang menyakitkan dengan konsekuensi negatif. Studi ini mengkaji peran narsisme dengan pengucilan yang mereka rasakan.

Christiane M. Büttner dan rekan-rekannya mengeksplorasi kemungkinan ini dengan mengusulkan tiga mekanisme yang menghubungkan narsisme dengan pengucilan: narsisis terlalu sensitif terhadap isyarat pengucilan dan dengan demikian merasakan lebih banyak pengucilan, perilakunya dapat mendorong orang lain untuk mengucilkan terhadap mereka, dan pengalaman pengucilan yang berulang dapat memperkuat sifat narsistik dari waktu ke waktu.

Baca Juga:  Situasi dalam Hidup yang Bisa Membuka Sifat Asli Seseorang Terungkap

Hasil studi mengatakan individu dengan tingkat narsisme, terutama yang antagonis, melaporkan sering dikucilkan.Aspek persaingan pada narsisme melibatkan permusuhan serta daya saing, secara khusus memprediksi tingkat eksklusi yang dilaporkan lebih tinggi.

Kekaguman, yang mencerminkan gaya narsisme lebih menawan dan mementingkan diri sendiri, memiliki hubungan yang lemah dengan pengucilan dalam ingatan retrospektif, tetapi dikaitkan dengan pengucilan yang lebih parah dalam kehidupan sehari-hari.

Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa narsisis tidak hanya rentan terhadap persepsi pengucilan, tetapi juga perilakunya yang membuat orang lain menolak secara sosial. (ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan KejiwaanGangguan MentalMental health
Ad imageAd image

Berita Aktual

ASN baris di depan gedung Pemkot Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya Berkomitmen Membayar Gaji ke-13 Kepada ASN
Rabu, 10 Juni 2026
Paraterdakwa penyiraman air keras Andrie Yunus mendengar putusan Mahkamah Militer Jakarta/ Foto: ANTARA
Tersangka Penyiraman Andrie Diputus 2 Orang Dipecat dari TNI dan 2 Tahun Penjara
Rabu, 10 Juni 2026
Orang-orang berkendara melewati mural yang menggambarkan mendiang pemimpin tertinggi, Ayatollah Ruhollah Khomeini, di Teheran/ Foto: The Guardian
Iran Mengatakan Melancarkan Serangan Rudal ke Pangkalan AS di Yordanian
Rabu, 10 Juni 2026
Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik
Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang
Rabu, 10 Juni 2026
Lumpia/ Foto: National today
Mengenal Sejarah Lumpia yang Diperingati Setiap Tanggal 10 Juni
Rabu, 10 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi media sosial/ Foto: freepik

Postingan Media Sosial Bukan Cerminan Diri Mental Seseorang

Ilustrasi tua bahagia/ Foto: freepik

Seni Menikmati Hidup Saat Menjelang Usia Tua

Ilustrasi pertemanan/ Foto: freepik

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Ilustrasi overthingking / Foto : Freepik

Berikut Langkah Meredam Overthingking yang Mengganggu Pikiran

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Peringatan Tsunami Dampak Gempa Mag 7,7 di 224 Km Barat Laut Pulau Karatung Sulut

Harga Emas Hari Senin Terpantau Stabil di Harga Rp2,7 Juta Per Gram

BMKG Menyatakan Gempa Mag 7,7 Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng di Filipina

Lingkungan Pertemanan Menentukan Kualitas Kesehatan Mental

Gempa Mag 7,7 Perairan Mindanao Filipina Menyebarkan Peringatan Tsunami di Asia

More News

Kelelahan mental bisa diakibatkan aktifitas digital yang tanpa batas / Foto : freepik

Kekacauan Hidup yang Bisa Menguras Energi Tanpa Disadari oleh Orang

Minggu, 25 Mei 2025
Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Kamis, 7 Mei 2026
Pria yang manipulatif akan ditinggalkan di masa tua./ Foto : Freepik

Perilaku Pria Pada Saat Menua Sendirian dan Kehilangan Teman, Menurut Psikologi

Selasa, 25 Maret 2025
Sikap tidak konsisten orang tua bisa menyebabkan anak tidak hormat / foto : Istimewa

Sikap Orang Tua yang Menyebabkan Tidak Dihormati Oleh Anak

Kamis, 6 Maret 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id