• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Ciri Perilaku Orang Menutupi dengan Tertawa Padahal Penyuka Kesendirian
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Ciri Perilaku Orang Menutupi dengan Tertawa Padahal Penyuka Kesendirian

Redaktur III Kamis, 4 September 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi kesendirian / Foto: Freepik
Ilustrasi kesendirian / Foto: Freepik

Aktual.co.id – Banyak yang berpikir bahwa tertawa menunjukkan kebahagiaan. Namun dalam sebuah studi dari psikolog Eliza Harley, tertawa belum tentu menjadi gambaran seseorang Bahagia.

Bisa jadi tertawa untuk menutupi hatinya yang terluka atau sedang kesepian. Dia tertawa hanya untuk menunjukkan  bahwa dirinya baik-baik saja.

Berikut faktanya, orang-orang ini cenderung menunjukkan perilaku dari kesendirian batin meski dikelilingi oleh orang yang mendukungnya.

Pandai Berpura-Pura

Orang ini pandai memasang wajah tegar tersenyum mengangguk di tengah komunitasnya. Namun, di balik permukaan yang tegar dirinya bergulat dengan rasa kesepian yang mendalam.

Mirip seperti seorang aktor menghilang ke dalam karakternya, tanpa meninggalkan jejak jati dirinya. Orang ini membaur dengan penonton, menyembunyikan perasaan yang sebenarnya di balik kedok kenormalan.

Menghargai Kesendirian

Bagi orang-orang yang sangat kesepian meskipun dikelilingi orang lain kesendirian adalah tempat perlindungan. Ini adalah ruang di mana bisa menurunkan kewaspadaan, melepas topeng, dan menjadi diri sendiri tanpa takut dihakimi atau diawasi.

Baca Juga:  Ciri Pemilik Kepribadian Racun yang Menguras Emosi Orang Lain

Bukan berarti tidak menikmati kebersamaan, orang ini menemukan penghiburan dalam kebersamaan sendiri.

Sensitif Terhadap Pergeseran Energi

Orang ini memiliki kemampuan suasana hati di sekitarnya. Keheningan mendadak, perubahan bahasa tubuh, perubahan nada suara, semua dalam pantauannya.

Peningkatan kepekaan ini dapat ditelusuri kembali ke Neuron Cermin, sejenis sel otak yang aktif saat bertindak dan saat mengamati tindakan yang sama dilakukan oleh orang lain.

Neuron-neuron inilah yang memungkinkan merasakan emosi orang lain, sehingga membuat lebih berempati. Bagi orang-orang yang kesepian, kepekaan ini berkah sekaligus kutukan.

Di satu sisi, membantu memahami orang lain di sisi lain meningkatkan perasaan kesepian saat menyerap energi di sekitarnya.

Lebih Introspektif

Saat terperangkap dalam pusaran emosi, introspeksi sering kali menjadi satu-satunya pelipur lara. Orang yang kesepian cenderung mengalihkan pandangannya ke dalam.

Orang ini sering kali mendapati dirinya tenggelam dalam analisis dan refleksi diri, mencoba memahami perasaan dan menemukan makna dalam pengalaman.

Baca Juga:  Hari Internasional Melawan Perundungan Mengingatkan Bahaya Bully

Alih-alih mencari validasi eksternal, orang ini mencari jawaban dalam diri sendiri. Dia mempertanyakan pikiran, tindakan, dan motif. Seolah-olah terus-menerus berusaha memahami diri sendiri dengan lebih baik.

Sifat introspektif ini  disalahartikan sebagai sikap acuh tak acuh atau tidak tertarik. Namun, sebenarnya, itu hanyalah cara mengatasi rasa kesepian.

Mencari Koneksi yang Lebih Dalam

Orang ini tidak tertarik pada hubungan yang dangkal atau kenalan biasa. Yang didambakan adalah hubungan yang lebih dalam dan bermakna.

Baginya, ini bukan tentang punya banyak teman, tapi tentang teman dekat. Tentang merasa dilihat, didengar, dan dipahami pada tingkat yang melampaui hal-hal biasa.

Orang ini cenderung selektif dalam memilih orang yang diizinkan masuk ke lingkaran terdekat. Orang in mementingkan kualitas daripada kuantitas dalam hal hubungan.

Namun, meskipun menginginkan hubungan yang mendalam , orang ini sering merasa sulit menjalin, sehingga memperparah perasaan kesepiannya

Baca Juga:  Melatih Pikiran Agar Tidak Memutuskan Persoalan Secara Dangkal

Sering Menjadi Pendengar yang Baik

Inilah hal yang menarik tentang individu yang kesepian, orang ini sering kali menjadi pendengar yang baik.

Orang ini mendengarkan saat orang lain berbicara, menawarkan kenyamanan dengan diam dan pengertian diri.  Dia memiliki kemampuan unik membuat orang lain merasa didengar, dilihat, dan diakui.

Ironisnya, meskipun pandai mendengarkan orang lain, orag ini kesulitan mengungkapkan perasaan dan emosi sendiri.

Membawa Rasa Sedih yang Mendalam

Kesedihan tak selalu terlihat jelas. Ia tersembunyi di balik senyum, canda, dan interaksi sehari-hari. Namun jika perhatikan lebih dekat, dapat dilihat dari mata, mendengarnya kata-kata, merasakan dalam kehadirannya.

Itu adalah kesedihan yang mendalam. Kesedihan yang muncul karena perasaan terputus dan sendirian, bahkan ketika dikelilingi oleh orang lain. Itu adalah bukti perjuangan, ketangguhan, dan harapan yang tak tergoyahkan akan rasa memiliki. (ndi)

SHARE
Tag :anxietygangguan kecemasanMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Suasana terminal Bandar Udara Soekarno Hatta/ Foto: courtesy KOMPAS
Sebanyak 764 Pesawat di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terdampak Erupsi GAK
Minggu, 6 September 2026
Logo Apple/ Foto: Ist
Apple Tengah Mengembangkan Pengontrol Gim
Minggu, 6 September 2026
Semburan erupsi Gunung Anak Krakatau/ Foto: TikTok
Presiden Pantau Perkembangan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Minggu, 6 September 2026
Schedule pesawat di bandara dibatalkan/ Foto: courtesy KOMPAS
Kemenhub Menyatakan 6 Bandara Ditutup Sementara Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Minggu, 6 September 2026
Semburan erupsi Gunung Anak Krakatau/ Foto: TikTok
Dinkes Kota Tangerang Meminta Kewaspadaan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Minggu, 6 September 2026

Mental Health

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gunung Anak Krakatau Erupsi Warga Diminta Tidak Panik

Suara Dentuman di Tiga Provinsi Diduga Akibat Erupsi Anak Gunung Krakatau

Menteri Keamanan Israel Mengusulkan untuk Mengusir Paksa Warga Palestina di Gaza

Gempa Bumi Magnitudo 5,4 Melanda di Perairan Cilacap Jawa Tengah

Wakil Presiden AS Mengatakan Konflik AS – Iran Tidak Diklasifikasikan Perang Skala Penuh

More News

Ilustrari family gathering / Foto: freepik

Cara Orang Cerdas Menghadapi Pertemuan dengan Kerabat yang Beracun

Senin, 15 September 2025
Ekspresi kekecewaan bisa dibingkai dalam kata kata

Frasa dalam Percakapan yang Melambangkan Seseorang Tidak Bahagia

Kamis, 20 Februari 2025
Penampilan wajah tidak bisa jadi simbol kepribadian seseorang / Foto : Freepik

Orang Manipulatif Lebih Meyakinkan Karena Memiliki Daya Tarik di Wajah

Rabu, 28 Mei 2025
Keceriaan kadang menyembunyikan luka batin seseorang / Foto : Freepik

Tanda Orang Ceria Menutupi Luka Batin yang Sesungguhnya

Selasa, 1 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id