Aktual.co.id – Penyanyi Yoo Seung Joon (Steve Yoo) akhirnya dapat menginjakkan kaki di Korea Selatan lagi setelah 23 tahun, menyusul keputusan pengadilan yang membatalkan penolakan pemerintah untuk memberinya visa.
Menurut pemberitaan llkpop, Divisi Administratif 5 Pengadilan Tata Usaha Negara Seoul (Hakim Ketua Lee Jung Won) memutuskan mendukung Yoo dalam gugatannya terhadap Konsulat Jenderal Korea di Los Angeles, yang telah menolak permohonan visanya.
Pengadilan memutuskan, bahwa larangan masuk internal Kementerian Kehakiman tidak dapat digunakan sebagai dasar hukum penolakan visa.
Lebih lanjut, pengadilan mencatat bahwa kerugian pribadi yang ditimbulkan pada Yoo lebih besar daripada potensi kepentingan publik yang dapat diuntungkan dengan mempertahankan larangan tersebut.
Namun, putusan tersebut tidak berarti persetujuan atas tindakan Yoo di masa lalu. Yoo meninggalkan Korea pada tahun 2002.
Hanya tiga bulan sebelum jadwal wajib militernya dan memperoleh kewarganegaraan AS yang memicu badai kritik atas dugaan penghindaran wajib militer.
Pengadilan menolak gugatan terpisah Yoo yang berupaya membatalkan larangan masuk Kementerian Kehakiman dengan alasan larangan tersebut kebijakan internal dan bukan ketentuan hukum formal yang dapat digugat di pengadilan.
Kasus ini menandai pertarungan hukum ketiga Yoo melawan Konsulat Jenderal Los Angeles. Meskipun ia akhirnya menang dalam gugatan-gugatan sebelumnya, konsulat terus menolak permohonan visanya.
Terlepas dari putusan terbaru, kepulangan Yoo masih belum pasti. Pemerintah diperkirakan akan mengajukan banding, dan Kementerian Kehakiman belum menunjukkan tanda-tanda akan melunakkan sikapnya terhadap larangan masuknya.
Yoo melejit ketenarannya dengan lagu-lagu hits seperti “Gaui“ dan “Me Me Me” tahun 1997. Setelah meninggalkan Korea untuk sebuah konser sebelum wajib militer, ia memperoleh kewarganegaraan AS, yang memicu kontroversi serta larangan kembali ke negaranya.
Pada tahun 2015, di usia 39 tahun, Yoo mengajukan permohonan visa Korea luar negeri (F-4) melalui konsulat Los Angeles, tetapi ditolak. Sejak itu, ia terlibat dalam perjuangan hukum yang berlarut-larut untuk mendapatkan kembali izin masuk ke Korea Selatan. (ndi/llkpop)
