Aktual.co.id – Peristiwa terlindasnya ojek online oleh kendaraan taktis (rantis) di Jakarta Selatan, pihak Komisi Kepolisian Nasional memastikan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Dikatakan oleh anggota Kompolnas Muhammad Choirul Anam bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini seterang-terangnya.
Dirinya mengaku sudah bertemu dengan keluarga korban, dan meminta keadilan atas tewasnya pengemudi ojol saat demo yang berakhir ricuh tersebut
Karena itu, Cak Anam memastikan Kompolnas akan mengawal kasus dari proses awal hingga akhir, agar semua dapat diawasi dengan baik. Apalagi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga sudah berkomitmen untuk menangani kasus tersebut secara transparan.
“Kapolri menyatakan penanganan kasus akan dilakukan secara transparan. Seperti misalnya, kami akan dikasih akses selebar-lebarnya, seluas-luasnya, setransparan mungkin,” ujarnya.
Sebelumnya, Kapolri Jederal Pol Listiyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa kendaraan taktis (rantis) yang menabrak ojek online di Jakarta Selatan.
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk korban serta seluruh keluarga dan juga seluruh keluarga besar ojol,” kata Kapolri kepada awak media di Jakarta, Kamis malam.
Hingga kini, pihaknya sedang meminta Kapolda Metro Jaya, Kadiv Propam Polri, dan tim Pusdokkes Polri untuk mencari keberadaan korban.
Selain itu, dia memerintahkan Divisi Propam Polri untuk menangani peristiwa ini lebih lanjut. Sebagai informasi, kabar ini mencuat pada media sosial X usai beredarnya video yang menggambarkan seorang sopir ojol ditabrak oleh mobil rantis Brimob. (ndi/ANTARA)
