Aktual.co.id – Tersangka pembunuhan Charlie Kirk kini menghadapi banyak tuntutan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia adalah Tyler James Robinson berusia 22 tahun dari Washington, Utah ditahan atas dugaan pembunuhan berat, penembakan massal menggunakan senjata api, dan penghalangan keadilan.
Sebelum melakukan aksinya, menurut petugas, Robinson sempat bercerita kepada keluarganya jika Charlie Kirk akan melakukan kunjungan ke Universitas Utah, AS.
Menurut petugas, Robinson aktif sekali berbicara tentang politik terutama menyinggung peran Charlie Kirk di panggung politik Amerika Serikat.

Catatan negara bagian Utah menunjukkan bahwa ia terdaftar sebagai pemilih, tetapi ia tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Alamatnya yang tercantum memiliki enam kamar tidur milik orang tuanya yang berbisnis pembuatan meja dapur dari granit serta terdaftar sebagai pemilih Partai Republik.
Catatan pengadilan negara bagian dan federal menunjukkan bahwa Robinson tidak memiliki kasus pidana sebelumnya. Namun tidak diketahui apakah Robinson memiliki pengacara atau pendampingan hukum selama dirinya kuliah di Utah.
Menurut sebuah unggahan media sosial, Robinson memiliki dua adik laki-laki. Unggahan dari ibu Robinson mencerminkan keluarga yang aktif dengan liburan ke Disneyland, Hawaii, Karibia, dan Alaska.
Mereka sering menghabiskan waktu di luar ruangan seperti berperahu, memancing, mengendarai ATV, zip-lining, dan menembak sasaran. Sebuah unggahan tahun 2017 menunjukkan keluarga tersebut mengunjungi fasilitas militer dan berpose dengan senapan serbu. Robinson muda terlihat tersenyum sambil memegang gagang senapan mesin berat kaliber 50.
Menurut Doug Andersen, juru bicara gereja, bahwa Robinson sejak mudah aktif menjadi anggota Gereja Yesus Kristus Orang-Orang Suci Zaman Akhir.
Para tetangga tidak menyangka jika Robinso diamankan karena menjadi tersangka penembakan terhadap Charlie Kirk di Universitas Utah. “Saya tahu, ketika identitasnya terungkap dan dicap sebagai penembak. Ini sangat mengejutkan. Padahal Robinso tidak pernah aktif dalam politik praktis,” kata tetangga.
Seperti diberitakan sebelumnya, Charlie Kirk tewas tertebak saat memberikan orasi di program ‘The American Comeback’ dan ‘Prove Me Wrong’ di Universitas Utah, Amerika Serikat.
Saat melakukan dialog terbuka dengan mahasiswa, tiba-tiba dari arah kanan terdengar tembakan hingga menembus leher Charlie Kirk Sontak, politisi muda pro Presiden Trump itu pun meningga dunia di tempat dan acara dialog pun bubar penuh histeris dari peserta yang hadir.
Polisi pun segera melakukan penyelidikan ke TKP serta mengindentifikasi pelaku penembakan. Foto tersangka disebar agar segera menyerahkan diri ke petugas yang berwajib. (ndi/AP)
