Aktual.co.id – Prawirotaman dulunya merupakan kawasan organisasi keluarga prajurit Keraton Yogyakarta. Namun seiring berjalannya waktu, kawasan ini tumbuh menjadi daerah favorit wisatawan asing.
Mengutip laman dari Dinas Pariwisata Pemprov Yogyakarta, Prawirotaman mendapat julukan “kampung bule” karena menjadi tempat menginap paling favorit bagi wisatawan manca negara.
Kini, kawasan ini telah berubah total menjadi pusat wisata kreatif, dipenuhi hotel butik, kafe estetik, galeri seni, dan toko kerajinan lokal yang memikat.
Prawirotaman tidak bisa melepaskan identitasnya sebagai kawasan seni dan budaya. Setiap sudut jalan dipenuhi mural dan grafiti yang menjadi kanvas ekspresi para seniman lokal dan internasional, menghidupkan dinding dengan warna-warna cerah dan cerita yang menginspirasi.
Seniman muda dan komunitas kreatif berbaur di kafe-kafe artistik yang tersebar, menjadikan kawasan ini pusat pergerakan seni alternatif Yogyakarta.
Kehidupan malam di Prawirotaman pun tak kalah menggoda. Di balik lampu temaram kafe dan warung kopi, suara petikan gitar akustik dan alunan jazz menambah suasana romantis.
Bagi para wisatawan yang ingin lebih dari sekedar bersantai, beragam workshop seni, pameran kerajinan tangan, serta pertunjukan musik dan tari tradisional sering diadakan di sini, menciptakan pengalaman budaya yang autentik dan mendalam.
Tak kalah menariknya adalah Pasar Prawirotaman dan Rooftop di mana tidak hanya menyediakan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki ruang kantor bersama, food court , dan studio mini.
Puncaknya adalah area rooftop yang menawarkan pemandangan kota yang menakjubkan, sempurna untuk menikmati hidangan sambil menikmati senja Yogyakarta. (ndi/Pemprov DIY)
