Aktual.co.id – Penyanyi opera, klasik, dan gospel yang pernah dinominasikan Grammy Award, Jubilant Sykes, ditikam hingga tewas di rumahnya di Santa Monica Senin (8/12). Menurut polisi, pelaku diduga dilakukan oleh putranya
Dikutip dari Variety, petugas dipanggil ke rumah Sykes sekitar pukul 9:20 malam setelah seseorang menghubungi 911 untuk melaporkan adanya penyerangan terhadap korban.
“Petugas tiba dan menghubungi pelapor, yang mengarahkan ke rumah tempat mereka menemukan seorang pria dewasa dengan luka serius,” ujar Letnan Polisi Santa Monica, Erika Aklufi.
Sykes dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. “Tersangka, putra korban, Micah Sykes, 31 tahun, ditemukan di dalam rumah dan ditahan tanpa perlawanan,” kata polisi.
Pihak berwenang menjelaskan bahwa pelaku akan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan dan kasusnya akan diserahkan ke Kejaksaan Distrik Los Angeles County.
Sykes adalah penyanyi dengan karakter soprano sejak kecil. “Awalnya, saya tidak bercita-cita menjadi penyanyi opera,” ujarnya kepada CSUF News di California State Fullerton pada tahun 2019.
Namun, hal itu berubah ketika dirinya di Cal State Fullerton. Dia memiliki guru yang mencurahkan seluruh hidupnya untuk pertumbuhannya. “Saya memiliki semua yang saya butuhkan di kampus untuk mempersiapkan karier saya,” katanya.
Dia pernah tampil di berbagai tempat bergengsi seperti Metropolitan Opera, Deutsche Oper Berlin, Carnegie Hall, Kennedy Center, Barbican Centre London, Apollo Theater, Hollywood Bowl, New Orleans Jazz Festival, dan masih banyak lagi.
Pernah tampil sebagai Celebrant dalam rekaman Misa Leonard Bernstein tahun 2009, yang membuatnya mendapatkan nominasi Grammy.
“Ini karya klasik dan para penyanyi sering kali cenderung berlebihan,” ujar Sykes kepada CSUF tentang “Marriage of Figaro” karya Mozart, dalam deskripsi yang tepat tentang karyanya.
“Saya suka mengambil pendekatan yang berbeda tidak terlalu angkuh dan lebih ke sikap sinis. Ini tidak perlu terlalu berlebihan. Tarik napas dalam-dalam. Rasanya seperti sedang menunggangi ombak,” katanya. (ndi/variety)
